
KESERUAN DI RUMAH KEBESARAN KELUARGA RADIANSYAH.
Keseruan tercipta begitu saja oleh mereka, apalagi di tambah dengan acara sederhana seperti BBQ an dan nobar. Seolah itu sudah lebih dari cukup untuk mengisi keseruan mereka.
Tak lupa petikan gitar yang di main kan oleh Dav menjadi poin plus, jangan salah biarpun Dav seorang wanita, ia tak kalah hebat nya bermain gitar akustik seperti sang kakak Dev. Bahkan Dav sangat jago bermain gitar elektrik.
Seperti yang saat ini, dimana seluruh keluarga besar bahkan pak Axel juga ikut merasakan hawa keseruan itu, apalagi pak Axel merupakan guru Dav sekaligus kakak senior Dev ketika kuliah di London dulu.
" request dong boleh gak, saya mau request lagu nya Tri Suaka yang judul nya aku bukan jodoh nya, boleh kan Dav kamu yang main gitar nya,,,soal nya kamu lebih jago ketimbang Dev hihihi." ucap Axel yang meminta request sebuah lagu yang sedang trending saat ini.
" eh btw itu lagu buat siapa kak Axel, apa belum bisa move on dari si Carissa yang waktu kuliah se leting itu Hem..." ucap Dev.
" ada deh kepo banget sih lu Wek." ucap Axel sambil menjulurkan lidahnya.
Tanpa di sadari Julia yang mendengar penuturan dari Dev, jika pria yang ia sukai sejak duduk di bangku kelas 10 ternyata belum bisa melupakan masa lalu nya.
nyes...
sakit. Ya itu lah yang di rasakan Julia, apalagi Axel saat itu hanya tersenyum tanpa ia sadari secara tak langsung telah melukai hati sahabat Dav yang satu ini.
buat apa anda kasih saya harapan kalau pada akhir nya anda sendiri belum bisa melupakan masa lalu anda,,, kalau begitu biar saya yang mundur, saya gak mau hati saya terlalu sakit mengharapkan seseorang yang saya cintai, tapi setelah saya tau kebenaran nya seperti ini,, mungkin saya yang terlalu terobsesi sama anda sampai-sampai saya gak sadar kalau di hari anda masih terukir masa lalu anda,,, maaf. mulai saat ini saya mundur. batin Julia sakit.
" ehem gak lah Dev,,, itu kan masa lalu,,, udah lah gak usah bahas mantan,, yang ada aku gak bisa lupain dia lagi,,, udah Dav kamu mainkan gitar nya biar saya yang nyanyi." ucap Axel tanpa rasa bersalah bahkan ia tak menyadari setiap kata-kata yang ia lontarkan.
" cie gamon ni ye."
Axel hanya mampu tersenyum saat di ejek oleh Dev.
tring....
Ini salahku
Terlalu memikirkan egoku
Tak mampu buatmu bersanding nyaman denganku
Hingga kau pergi tinggalkan aku
Terlambat sudah
Kini kau t'lah menemukan dia
Seseorang yang mampu membuatmu bahagia
Ku ikhlas kau bersanding dengannya
Aku titipkan dia
__ADS_1
Lanjutkan perjuanganku 'tuknya
Bahagiakan dia, kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
'Kan kuikhlaskan dia
Tak pantas ku bersanding dengannya
'Kan kuterima dengan lapang dada
Aku bukan jodohnya
Aku titipkan dia
Lanjutkan perjuanganku 'tuknya
Bahagiakan dia, kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
Dan 'kan kuikhlaskan dia
Tak pantas ku bersanding dengannya
'Kan kuterima dengan lapang dada
Oh, aku titipkan dia
Lanjutkan perjuanganku 'tuknya
Bahagiakan dia, kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
'Kan kuikhlaskan dia
Tak pantas ku bersanding dengannya
Dan 'kan kuterima dengan lapang dada
Aku bukan jodohnya*.
Dengan santai nya Axel menyanyikan yang ia persembahkan secara tak langsung untuk mantan kekasih nya.
Edo yang tak merespon setiap kata-kata orang itu, memang sudah sedari tadi menahan emosi jika saja kalau dia bukan guru nya maka sudah habis babak belur. Edo melirik Julia yang tepat di samping nya, ia bisa lihat sendiri bagaimana sahabat nya sedih bahkan meneteskan air mata nya,, namun dengan sigap Julia menghapus nya. Edo yang tak tega pun memberikan kekuatan dengan mengusap punggung nya agar bestie nya ini lebih tenang.
Sementara Dav yang peka apa yang dirasakan sahabat nya berusaha untuk menenangkan melalui lirikan mata, agar yang lain tidak curiga saat melihat keadaan Julia yang sudah menangis dalam diam.
Dengan sekuat tenaga Julia bangkit dan di ikuti oleh Edo, Winda yang sudah di beri pengertian oleh Edo pun paham dan sangat kecewa kepada Axel yang tidak menghargai perasaan sahabat nya.
__ADS_1
Untung nya para orang tua lebih memilih untuk nobar film jaman mereka masih muda yaitu Ada Apa Dengan Cinta, film yang di rilis tahun 2000 an.
" semua nya gw pamit ya udah malam, gw ngantuk,,, kapan-kapan kita buat lagi ya acara nya,,, sorry ya gw gak bisa lama-lama,,, oke kalau gitu semua nya gw pamit assalamualaikum." ucap Julia, bahkan suara nya sumbang seperti orang menangis.
Chintya yang baru menyadari kalau Julia menyukai guru nya ini pun tau bahwa ia merasa sakit dan kecewa, karena secara tidak langsung Axel telah menoreh luka di hati sahabat nya.
pak Axel bener bener kebangetan ya,, gak hargain apa perasaan Julia,, dia kan juga punya perasaan kali,,, eh ini malah bahas masa lalu,,, emang ya, awas aja kalau sampai berani nyakitin bestie gw,,, kalau emang gak ada perasaan apa-apa seengak nya di jaga dong perasaan orang lain... batin Chintya kesal.
Axel yang saat baru sadar akan apa yang ia katakan mendadak panik, apalagi melihat ekspresi Julia yang seolah enggan menatap nya.
Allahuakbar kenapa bisa gini sih,,, aduh gimana nih pasti Julia marah banget sama gw,,, maafin aku Li, aku gak bermaksud begitu. batin nya merasa bersalah.
" loh Ana kok kamu cepet banget pulang nya, ini baru jam 8 malam apalagi ini kan weekend, masa iya kamu udah ngantuk aja." tanya Dev.
Dev mempunyai panggilan sendiri kepada Julia yaitu Ana, karena yang lain nya terlalu sering memanggil Uli maka dari itu ia berinisiatif memanggil dengan panggilan lain.
" iya kak soal nya kemarin malam aku begadang kak, maka nya baru kerasa ngantuk nya,,, oh iya kalau gitu aku pamit assalamualaikum." Julia memberikan alasan yang cukup masuk akal dan tak lama ia pun berpamitan.
Kemudian Edo yang sudah tak tahan pun menghampiri Axel dengan raut wajah yang sulit di artikan.
" kalau anda emang gak bisa kasih kepastian sama sahabat saya,,,seenggaknya anda bisa jaga perasaan perempuan apalagi dia bestie saya,,, jangan anda memberikan dia harapan yang pada akhir nya anda sendiri yang mengingkari,,, bahkan tanpa rasa bersalah anda membahas masa lalu anda,,, it's a fucking x your girlfriend you know!!! mulai hari,,, jauhi Julia atau anda akan berurusan langsung dengan saya,,,persetan dengan anda seorang guru saya tidak peduli,, jika sudah berkaitan dengan sahabat saya, maka jangan salahkan saya kalau saya bisa berubah buas karena anda sendiri yang menginginkan itu." ucap Edo tepat di hadapan Axel dengan emosi apalagi ekspresi dingin Edo yang tidak pernah di perlihatkan lagi kembali ia keluarkan. Bahkan Dav yang tau akan emosi Edo mencoba untuk menenangkan nya.
" Do tenang ya, jangan emosi right,,, gw paham apa yang di rasakan Uli,,, tapi kita sebagai sahabat nya harus memberikan dia kekuatan supaya dia tetap tegar dan belajar ikhlas menerima semua nya." ucap Dav lembut sembari mengusap punggung Edo.
Dev yang tak tau apa-apa saat itu bingung mengapa sahabat adik nya bisa semarah ini dengan kakak senior nya, sementara Axel hanya mampu terdiam sembari mengutuki kebodohan nya.
" dek sebenar nya ada apa, kenapa mendadak panas begini." tanya Dev.
Irgi menghampiri Dav yang saat itu sedang menenangkan sahabatnya yang tersulut emosi.
" kakak bisa tanyakan langsung sama pak Axel, Dav gak bisa cerita soal nya ini privasi mereka,, Dav gak mau ikut campur."
" Do,,, tenangin diri kamu, jangan tersulut emosi dulu sebaik nya biarkan Julia untuk menenangkan hati nya sementara waktu." ucap Irgi bijak.
Teguh. Jangan tanyakan lagi bagaimana dingin nya pria itu saat sahabat nya seolah di permainkan oleh orang lain, apalagi dia seorang guru.
" iya kak Irgi oiya Dav gw sama Winda susul Julia ya gw takut dia kenapa-napa."
" iya Do maaf gw gak bisa ikut." ucap Dav.
" santai aja Dav,, oiya Guh gw cabut dulu ya mau nyusul Julia, apalagi kan orang tua mereka gak tau kalau Julia pulang tiba-tiba."
" iya Do mending lu susul Julia gw takut tu anak nekat."
Axel. Ya ia sangat menyesal secara tidak langsung menoreh luka di hati gadis yang sudah membuat hati nya berdetak kencang.
maafkan aku my Uli.
...****************...
maka nya Axel lain kali kalau mau bahas mantan lihat² dulu,,, apalagi ada Julia yang suka sama kamu bahkan kamu juga tau kan kalau Julia suka sama kamu,,, kenapa kamu mendadak nyebelin gini sih🙂
__ADS_1