
MERAYAKAN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN MALL
Saat Dev Irgi dan Clara lebih memilih untuk mengitari sekeliling mall tersebut, tuan Hazlan dan tuan Aras banyak berbincang membahas tentang bisnis mereka. Mereka juga sepakat akan merayakan keberhasilan nya dalam pembangunan mall tersebut dengan mengadakan sebuah acara sederhana, biarpun begitu acara mereka tetap di liput oleh awak media.
flashback on.
" tuan Hazlan bagaimana jika keberhasilan kita ini dengan merayakan sebuah pesta sederhana gimana, ya walau sederhana tapi tetap saja awak media tak pernah putus asa meliput berita tentang ini hahaha."
tuan Aras memberikan sebuah ide untuk merayakan keberhasilan mereka dalam kerja sama yang sangat menguntungkan itu.
" wah boleh juga itu tuan Aras sekalian kita promosikan mall ini agar banyak para pengunjung yang tertarik."
" benar sekali tuan, baiklah kalau gitu kita akan mengadakan nya di hotel milik mendiang ayah anda saja, karena setau saya hotel itu sangat bagus untuk di jadikan sebagai tempat acara, bagaimana tuan."
" boleh saja saya akan meminta para pekerja di sana untuk mengurus segala acara nya dan meyiapkan sebaik mungkin. kalau acara nya kita buat akhir pekan depan apa tuan bisa atau ada kesibukan lain nya." tanya tuan Hazlan.
" ya boleh saja tuan lagipun saya juga tidak ada jadwal apa apa lagipun juga jatuh nya weekend haha."
" iya tuan."
Usai menyetujui untuk merayakan keberhasilan mereka, mereka pun sepakat akan di adakan Minggu depan sekaligus berlibur tepat di hari weekend."
flashback off.
Perayaan pesta sederhana namun megah ini pun menjadi trending nomor satu di situs internet, di mana seorang pengusaha sukses dengan berhasil nya membangun mall di pusat kota, apalagi di sana letak nya sangat strategis, hal itu lah yang membuat banyak daya tarik tersendiri bagi para pengunjung di sana.
Saat ini sudah beberapa awak media meliput sosok pebisnis hebat di kota J ini dengan rekan bisnis nya juga yang tak kalah hebat di wawancara oleh setiap reporter yang ingin mendapatkan informasi dari narasumber nya langsung.
" tuan saya ingin bertanya bagaimana anda ada pemikiran untuk membangun mall baru yang sangat bagus dan menarik ?" ucap salah satu reporter.
" baik lah akan saya beri intisari nya saja, sebenarnya saya dan rekan bisnis saya ini memang telah bersepakat untuk bekerja sama dalam pembangunan ini, selain itu tempat yang kami pilih juga memang yang sangat strategis yaitu di pusat kota Jakarta sendiri, kira nya seperti itu." ucap tuan Hazlan dan di setujui oleh rekan bisnis tuan Aras.
" ya benar sekali apa yang di katakan oleh tuan Hazlan, maka dari itu kami berdua berinisiatif untuk mengembangkan kembali tempat yang strategis tersebut menjadi pusat perhatian dengan membangun sebuah mall."
Tuan Aras memberikan penambahan kata yang di sampaikan oleh tuan Hazlan.
" lalu proses pembangunan mall tersebut memakan waktu berapa lama kira kira tuan?"
Dev dan Irgi saat itu dengan di wawancarai juga namun tidak bergabung dengan tuan Hazlan dan rekan bisnis nya.
" kurang lebih 3 bulan lama nya karena di sana juga terdapat banyak sekali tempat hiburan untuk para pengunjung juga salah satu nya Aquarium raksasa dengan makhluk hidup di laut seperti ikan kecil maupun ikan besar, seperti itu lah kira nya."
" baik tuan tuan semua terima kasih telah menyempatkan diri untuk kami wawancarai, semoga mall ini menjadi langkah awal kesuksesan bisnis anda."
__ADS_1
" ya Aamiin terima kasih banyak oh iya jangan lupa untuk kalian semua mampir ke pusat perbelanjaan itu dengan lambang HZ group, di sana banyak sekali tempat tempat yang harus kalian kunjungi sekian terima kasih."
tuan Aras mempromosikan mall tersebut dan di sambut dengan tepukan tangan meriah dari setiap yang mendengar nya.
Setelah selesai proses wawancara tak lama Dev Irgi Clara bahkan Dav juga menghampiri tuan Hazlan, sementara bunda Sita sedang mengobrol dengan teman arisan nya.
" yah Alhamdulillah banget ya usaha yang kita tunggu-tunggu bersama akhir nya terwujud juga."
" benar kak ayah juga sangat bahagia dan bersyukur sekali."
Acara di lakukan pada sore hari tepat nya pukul 5 sore agar acara tersebut tidak memakan waktu hingga berakhir malam hari, awak media saja sudah berjam jam meliput acara tersebut padahal acara ia buat sederhana saja, tapi tetap saja terlihat mewah apalagi jika di buat semewah mungkin, yang ada acara akan berakhir hingga tengah malam.
Sosok pria tampan berhidung mancung datang menghampiri tuan Aras, ya dia adalah putra dari tuan Aras yang bernama Ervin. Ia berjalan menuju sang Daddy yang sedang mengobrol dengan rekan bisnis nya sembari merangkul pinggang sang istri.
hadeh gak ada malu nya amat si Daddy, di depan orang lain aja peluk bini gitu apalagi kalau berdua haduh bakal punya adek dah gw.
Ervin sudah tak heran melihat orang tua nya yang selalu romantis meskipun mereka sudah tidak muda lagi.
" dad mom." panggil nya ke arah mereka.
" hai nak kamu darimana aja." tanya mommy kepada nya.
" aku abis ngobrol sama teman mom kebetulan dia juga ada di sini."
ia melihat sosok pria sebaya nya seakan familiar dengan wajah itu, pria yang ia lihat saat itu sedang berbincang dengan seorang pria dan dua wanita di sofa yang tak jauh dari tempat nya berdiri.
tuan Aras yang melihat putra nya termenung pun memanggil nya.
" nak, ada apa. Apa kamu liat sesuatu."
tuan Hazlan dan bunda Sita pun ikut melihat ke arah putra rekan bisnis nya, bunda Sita yang berbincang dengan teman arisan nya yang merupakan istri dari tuan Aras ia ikut bergabung bersama.
" nak Ervin kamu liat mereka." tuan Hazlan menunjuk ke arah anak-anak nya.
" eh iya dad paman em itu Dev kan."
tuan Hazlan cukup terkejut saat mendengar ucapan Ervin, karena pada saat meeting dulu Ervin tidak dapat hadir karena ia harus menghandle perusahaan nya.
" kamu kenal sama putra paman nak?" tanya tuan Hazlan penasaran.
sementara tuan Aras dan istri pun ikut penasaran.
" Dev itu sahabat SMA aku dulu paman dia juga teman sekampus waktu kita kuliah di London."
" what? wah tak ku sangka ternyata dunia sesempit ini hahaha ternyata dia sahabat toh." ucap tuan Aras
tak lama Dev dan yang lain nya bergabung bersama mereka. Dev kaget saat melihat Ervin sahabat nya ada di depan mata nya.
__ADS_1
" SAIPUL! LU SAIPUL KAN BESTIE GW YA KAN PUL."
itu lah nama panggilan Ervin yang di berikan oleh Dev.
Saipul? bukan nya Saipul tukang gorengan yang ada di perempatan jalan ya kok bisa sih. batin Irgi
" kak Saipul Saha, bukan nya tukang gorengan di perempatan rumah kita ya." tanya Dav kepada Dev, sontak Dev terbahak bahak mendengar ucapan adik nya.
" JAMALUDIN! ya Allah Jamal lu apa kabar bro."
mereka berpelukan layak nya Teletubbies, Dav dan Irgi juga Clara yang melihat nya langsung geli sendiri.
" Alhamdulillah baik pul lama gak ketemu makin handsome aja lu." puji Dev.
" jelas lah anak nya pak Aras Adhitama gitu loh, eh Maisaroh, lu Maisaroh kan kan di kejar kejar sama Jamal terus."
kampret lu pul kan kebongkar rahasia besar gw.
" enak aja lu nama gw Clara buka Maisaroh, mantan lu kali yang namanya Maisaroh apa jangan-jangan janda yang sering lu gombalin itu namanya Maisaroh."
pecah sudah gelak tawa yang hadir di setiap mereka, sementara Ervin malu sendiri dan mendadak cemberut.
" rese lu mai gini gini besti lu juga kan, eh iya kalau nama lu siapa bro."
Ervin melihat Irgi di samping Dav, ia berkenalan dengan nya.
" gw Irgi salam kenal." ucap Irgi sembari berjabah tangan.
" gw Ervin salam kenal juga semoga kita bisa jadi teman baik juga."
" iya Vin."
Ervin sudah tau gadis di samping nya adalah Dav, adik dari Dev sahabat nya.
orang tua mereka melihat persahabatan anak nya tersenyum karena rupanya mereka sudah lama kenal.
tak lama seorang gadis datang yang merupakan Sahabat Dav, orang tua mereka di undang ke acara tersebut. bahkan sahabat juga di undang semua tanpa terkecuali.
" permisi semua."
Ervin seolah terkesima melihat sosok gadis cantik itu yang tersenyum menyapa mereka semua bersama orangtuanya yang merupakan rekan bisnis tuan Hazlan juga.
" wah lu cantik banget." ucap Dav kepada gadis.
...****************...
ayo siapa kah gadis itu?
__ADS_1
di tebak siapa kah gerangan gadis itu... othor kasih gambaran dikit ya, dia itu geng dari Lady Sweet pasti tau dong siapa ya kan.