Happy Story In High School

Happy Story In High School
119. KEKHAWATIRAN SAHABAT KEPADA MONICA


__ADS_3


KEKHAWATIRAN SAHABAT KEPADA MONICA.



Saat bel berbunyi tanda jam istirahat tiba, seluruh siswa baik itu kelas 10 sampai kelas 12 berhamburan keluar dari kelas untuk menuju kantin. Sama seperti yang di lakukan di kelas 11 A, kelas Dav dan para sahabat nya berada.


Bel berbunyi nyaring tersebut menjadi penanda berakhirnya jam pelajaran pertama.


KRING


Bu Rahayu mengakhiri materi pembelajaran nya sampai sini.


" Baik lah anak-anak, materi pelajaran kita hari ini cukup sampai di sini, dan jangan lupa untuk di pelajari nanti saat di rumah, lalu tugas yang belum siap boleh di jadikan PR, jika yang sudah siap segera kumpulkan ke meja ibu." Ucap Bu Rahayu.


" Baik Bu guru." Jawab mereka serempak.


Sebagian murid telah siap dengan tugas nya termasuk Dav. Namun hanya Dav, Edo,dan Teguh saja dan beberapa orang saja yang sudah siap, sedangkan sahabat nya yang lain belum siap.


" Ada lagi yang mau mengumpulkan tugas nya, jika ada yang belum siap boleh di kerjakan di rumah, tapi ingat saat ada jadwal ibu di hari Rabu nanti semua nya harus siap ya, kalau ada yang ketahuan tidak membuat tugas ibu akan hukum dengan membersihkan semua toilet sampai bersih. Mengerti!" Tegas Bu Rahayu.


" Iya Bu."


" Baik lah jika tidak ada yang mengumpulkan lagi maka kalian boleh istirahat, sampai jumpa kembali di pertemuan berikutnya. Kalau begitu terima kasih wassalamu'alaikum wr wb."


" Wa'alaikumsalam wr wb."


Setelah Bu Rahayu keluar kelas, tak lama kemudian semua murid yang ada di kelas 11 A pun keluar berhamburan dengan tertib.


Dav menuju ke meja sahabatnya yang sedang melanjutkan tugas nya untuk di kumpulkan kepada Bu Rahayu secepatnya.


" Guys kalian belum selesai buat tugas nya, mau gw bantu gak?" Tawar Dav kepada para bestie nya.


Mereka seolah mendapat angin segar langsung menganggukkan kepala nya seolah menyetujui tawaran Dav, bahkan Dav dengan mudah nya memberikan jawaban itu melalui buku catatan nya dan membantu nya agar cepat selesai.


" Nih jawaban nya lengkap semua kok, kalau gak nih buku catatan Edo sama Teguh juga ada tuh udah ada garis sebagai jawaban setiap nomor soal nya." Ujar Dav kepada sahabat nya.

__ADS_1


" Dav, perasaan lu cepat amat ngumpulin tugas nya malah jawabannya sebagian gak ada di buku catatan." Ucap Vivian.


" Iya Dav, malah kalian bertiga easy aja tuh jawab soal nya, dan cuma beberapa aja yang kumpul,,, kurang lebih 6 orang termasuk kalian sendiri." Sambung Chintya dan di setujui oleh Julia yang begitu fokus mengerjakan soal nya.


" Oke udah selesai thank you my bestie ku yang paling cantik." Ucap Julia sambil memeluk Dav.


Tak lama kemudian Winda pun juga sudah menyelesaikan tugas nya.


" Alhamdulillah selesai juga makasih banyak ya Dav, jadi gak perlu lagi deh nunggu hari rabu, jadi biar bisa belajar yang lain apalagi kan besok ulangan ekonomi fiuh." Bahkan Winda yang hebat dalam pelajaran ekonomi saja sampai menghela nafas.


" Yaelah lu pada makasih segala kayak sama siapa aja deh, lagian kan kamu jago ekonomi Win, kenapa mesti ngeluh."


" Tapi kan butuh persiapan juga Dav."


" Iya juga sih."


Akhirnya mereka semua telah menyelesaikan semua tugas yang di berikan oleh Bu Rahayu, tanpa perlu ia mengerjakan nya di rumah.


" Yaudah yuk guys kita kumpulin ke tempat nya Bu Rahayu, mumpung masih jam istirahat." Ajak Winda.


" Ayo."


" Tapi kenapa Nic? are you oke?" Tanya Tere.


" Kaki gw sakit soal nya kemarin gw hampir kecelakaan." Ucap Monic pelan.


" Hah!! serius Nic? astaghfirullah terus lu gapapa kan?" Ucap Dav panik dan di ikuti oleh yang lain nya.


" Alhamdulillah Dav gw gapapa cuma luka di kaki dan sempat di jahit juga, soal nya kaki gw saat luka rupa nya ada sobekan di bagian betis, tapi it's oke gw udah agak mendingan kok." Jelas Monica.


" Ya Allah Nic kok bisa sih sampai kayak gitu, emang siapa yang nabrak lu, terus lu kenapa bisa hampir kecelakaan?" Tanya Chintya.


Fiuh...


" Jadi gini cerita nya guys."


Ketika ia di tengah jalan menuju trotoar, tiba-tiba mobil yang berkendarakan seorang pria tampan bertubuh atletis ini sedang nelpon, mobil itu melintas dengan kecepatan cukup tinggi tanpa melihat seorang gadis sedang menyebrang jalan, ia melirik mobil yang sudah mendekati nya langsung panik.

__ADS_1


" Aaargh." Teriak nya dengan berlari hingga kaki nya terluka karena saat berlari menuju trotoar, ia tersungkur.


Tepat saat itu juga, pria yang mengendarai mobil itu langsung mengerem cepat.


" Gitu lah kira-kira cerita nya guys, gw itu mau ke minimarket mau beli cemilan, nah saat gw mau nyebrang eh ada mobil dengan kecepatan tinggi hampir mau nabrak gw, maka nya gw buru-buru lari terus saat lari gw tersungkur dan kaki gw berdarah lumayan banyak, untung nya di sana jalan gak terlalu ramai orang." Sambung nya.


" Astaghfirullah gila ya tuh orang, emang ia kira tu jalan punya Mbah nya apa!!" Geram Dav.


Padahal dia gak tau kalau yang hampir nabrak bestie nya kakak sepupu bule sableng nya sendiri wkwkwkwk.


" Siapa yang di tabrak." Tanya Teguh.


Teguh dan Edo baru datang dari kantin, karena mereka paham jika sahabat perempuan nya pasti sibuk.


" Si Monic hampir kecelakaan tuh liat kaki nya aja sampai di perban, kita aja baru sadar kalau kaki nya di perban." Jawab Vivian.


" Tapi lu gapapa kan Nic?" Tanya Edo menuju kursi dan duduk di samping Winda.


" Gapapa sih cuma luka sobek aja di betis itu pun gak parah kok." Jawab nya santai.


" Terus tu orang gak tanggung jawab sama lu Nic?" Tanya Julia.


" Dia tanggung jawab kok, malah dia yang bawa gw ke rumah sakit terus dia juga yang antar gw pulang ke rumah, dan lu mau tau gak dia...." Ucap nya berbinar.


" Apaan dah jadi kepo aing." Teguh pun ikut penasaran.


" Dia itu bule guys dewasa lagi aw aw awwww pas banget sama kriteria gw arghh,,,, ahayyy de', malah ganteng nya berlipat-lipat ganda ehey." Teriak histeris bahagia si Monica saat menjelaskan cowok yang hampir membuatnya celaka.


Sementara mereka semua hanya memutarkan bola mata nya jengah, mereka sangat tau jika Monica sangat menyukai pria bule dewasa.


Karepmu wae lah Nic,,, Nic. Batin Vivian


Lama lama ni anak gila deh, ih amit amit dah, kasian amat efek kelamaan jomblo jadi gila gara gara bule hiiiiiiiiiii. Batin Teguh.


Astaghfirullah makan apaan ni anak sampe stress gini hiiiiiiiiiii kasian ya Allah malah masih muda, tapi udah gila. Batin Dav.


Ya begitu lah isi hati mereka yang melihat Monica tergila-gila dengan bule tampan, apalagi dewasa yang menggoda beeeehhhh idola nya sekali.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2