Happy Story In High School

Happy Story In High School
GOMBALAN SEKRETARIS IRGI KEPADA DAVITA


__ADS_3


GOMBALAN SEKRETARIS IRGI KEPADA DAV



Waktu terus berlalu dan tak terasa hari pun menjelang pagi. Namun, para pelayan sudah melakukan aktivitas seperti biasa nya. Saat ini waktu menunjukkan pukul 5 pagi, bunda Sita sudah terbangun dari tidur nya dan bergegas ke kamar mandi, tak lupa juga membangun kan sang suami untuk melaksanakan sholat subuh.


Alarm jam pun berbunyi pada pukul 5 pagi di kamar Dav, Dav pun menggeliat dan bangun dari tidur nya lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, dan tak lupa juga menjalankan kewajiban nya sebagai umat muslim untuk melaksanakan shalat subuh.


" Hoaaammm udah subuh aja, sholat dulu deh nanti kesiangan lagi." Ucap Dav sambil menguap dan berjalan menuju kamar mandi.


Di kamar Dev, Dev sudah bangun sedari awal sebelum alarm berbunyi dan dia pun tak lupa juga sudah melaksanakan shalat subuh, begitupun di kamar tamu yang di tempatkan sekretaris Irgi, dia pun juga tak lupa melaksanakan shalat subuh.


" Alhamdulillah selesai juga sholat subuh, mending nge-gym dulu deh sekalian nunggu matahari terbit." Semangat Dev menuju ruang gym yang berada di lantai 1 dan Dev berjalan menuju lift yang menghubungkan ke lantai dasar.


Sementara di kamar Omah, sudah ada pelayan yang di khususkan untuk menjaga Omah Hana, namun Omah Hana hanya ingin di jaga oleh bibi Tia. Mungkin karena dia sama sama berusia lanjut dan bibi Tia pun juga sudah begitu lama bekerja di keluarga Radiansyah sejak tuan Hazlan masih kecil. Itulah yang membuat omah Hana begitu nyaman bersama bibi Tia.


" Bi. Apa anak, menantu serta cucu ku sudah bangun?" Tanya Omah Hana.


" Mungkin saja sudah Omah." Jawab bibi Tia.


" Ya sudah kalau begitu saya ingin keluar bi, dan mana tau saja sudah ada menantu ku di dapur, kan menantu ku selalu bangun pagi."


" Benar Omah, nyonya memang sangat rajin bangun pagi. Baiklah mari saya bantu Omah."


Omah Hana dan bibi Tia pun keluar dari kamar nya.


Di kamar bunda Sita dan tuan Hazlan. Bunda sudah melaksanakan shalat subuh berjamaah bersama sang suami lalu langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi yang spesial,apalagi ibu mertua nya dan juga sekretaris Irgi yang menginap di rumah nya.


Tuan Hazlan setelah selesai sholat subuh melakukan olahraga pagi di ruang gym yang di mana ada putra nya yang juga sedang berolahraga.


Dav pun yang juga sudah selesai sholat subuh nya langsung keluar dari kamar nya dan tak sengaja ber pas pas an dengan sekretaris Irgi yang juga keluar dari kamar nya. Sekretaris Irgi yang melihat Dav berpenampilan cantik dengan kaos biru langit lengan pendek dan celana panjang hitam terpukau di buat nya, sampai Dav memanggil nya pun tak di dengar nya.


" Sekretaris Irgi? selamat pagi."


Namun tidak ada sahutan dari yang di sapa nya, karena masih terpukau melihat penampilan cantik Dav.


" Heyy!!! sekretaris Irgi?? kok malah bengong. masih pagi loh, nanti kesambet hantu Wak Keling hahahaha."

__ADS_1


Ni orang kenapa sih bengong aja, apa kurang asupan gizi ya?


Sekretaris Irgi pun tersadar dari lamunannya kemudian menyapa kembali.


" Selamat pagi nona Dav ku yang cantik." Sapa nya sambil mengedipkan mata genit kepada Dav, Dav yang melihat nya pun kaget di buat nya.


" Hah?? eh...iiyy....iya pagi juga kalau gitu Dav duluan ya ke bawah nya."


" Gimana kalau barengan aja nona?" Tawar sekretaris Irgi


" Oke baik lah."


Mereka berjalan menuju ke lift dan menekan tombol 1. Sepanjang di dalam lift, sekretaris Irgi terus melihat Dav yang begitu cantik. Namun Dav hanya cuek saja dan tak melihat apa yang sekretaris Irgi lakukan, sampai lift pun terbuka dan sampai ke lantai dasar. Sesampainya di lantai dasar, sudah ada omah Hana yang sedang berjalan menuju meja makan bersama bibi Tia, dan tak lama kemudian di susul oleh Dev dan tuan Hazlan yang baru selesai olahraga di ruang gym.


" Nak Irgi, kamu kok bisa barengan sama Dav?" Tanya Omah Hana.


Hal itu menjadikan bahan ejekan Dev yang memang dari dulu sangat suka menjahili sekretaris Irgi sekaligus sebagai saudara nya itu.


" Omah kayak gak tau aja, kan Irgi suka sama adek, iyalah kan adik ku ini cantik nya luar biasa. Iya kan dek." Goda Dev kepada nya yang membuat wajah nya memerah malu dan Dav yang di puji pun membusungkan dada dengan bangga dan sejenak kemudian kaget mendengar penuturan kakak nya kalau sekretaris Irgi menyukai nya.


" Jelas dong kan aku emang cantik dari lahir. Cetakan ayah sama bunda mah selalu klop" Ucap Dav percaya diri.


" Benar itu apa yang kamu bilang sayang, oiya Gi. Kamu kenapa gak ikut olahraga juga?." Sambung tuan Hazlan mendukung Dav.


Tuan Hazlan menanggapi nya dengan menganggukkan kepalanya sementara Dav hanya tersenyum menanggapi nya juga.


*A*nda memang cantik nona, maka nya saya menyukai anda hihihi, apalagi senyum Anda nona.... bikin hati Abang jadi adem dek... kalau seandai nya kita menikah pasti anak kita cantik dan tampan hihihi jadi gak sabar deh meminang mu dek hahaha. Ucap sekretaris Irgi dalam hati yang berbunga-bunga melihat Dav tersenyum manis.


*E*h bentar!! tadi kakak bilang apa? WHAT!! sekretaris Irgi suka sama aku? masa iya sih, tapi kan sekretaris Irgi udah kayak kakak aku sendiri. Emang sih dia ganteng apalagi dia blasteran Turki, makin tampan lah sekretaris Irgi, tapi aku rasa gak mungkin deh, pasti banyak banget yang ngejar² sekretaris Irgi*.


Masakan yang sudah di buat oleh bunda dan di bantu dengan para pelayan yang di khususkan bekerja di bagian dapur pun telah selesai dan siap di hidang kan.


Ya... waktu menunjukkan pukul 6 pagi, dan semua nya telah berada di meja makan tak terkecuali sekretaris Irgi yang hati nya masih berbunga bunga melihat senyum manis dari nona muda nya itu.


" Semua nya, ehh Dav mau kasih tau kalau hari Sabtu nanti Dav terpilih dan akan mengikuti olimpiade geografi tingkat provinsi."


" Wah hebat banget kamu nak bangga ayah sama kamu, dan bukan nya tahun lalu juga kamu ikut olimpiade matematika ya kan."


" Benar yah dan ini Dav terpilih lagi mengikuti olimpiade geografi dan yang ikut ada 4 orang olimpiade geografi dan 3 olimpiade ekonomi."

__ADS_1


" Ayah harap kamu bisa melewati nya dengan baik dan jangan lupa selalu minta kepada yang maha kuasa nak, karena segala sesuatu nya sudah kehendak yang kuasa, kamu paham kan nak? ayah akan selalu menyertai kamu."


" Iya yah makasih banyak ayah udah ijinin aku dan merestui langkah awal aku."


" Iya nak, apapun itu ayah akan selalu mendukung kamu nak."


Semakin berbunga lah sekretaris Irgi di buat nya, sudah lah cantik, cerdas pula.


" Kamu hebat banget dek, bangga kakak sama kamu, semoga aja kamu berhasil dan mengharumkan nama sekolah kamu dan keluarga Radiansyah tentunya hihihi." Sambung Dev yang bangga melihat kecerdasan sang adik.


" Aamiin ya Allah, jelas dong kak."


" Nak, apapun yang kamu lakukan. Baik Omah, kak Dev, ayah dan bunda akan selalu mendoakan yang terbaik buat kamu sayang, omah hanya minta satu hal saja, jadikan kecerdasan mu sebagai amal untuk kamu berbagi ilmu kepada orang yang membutuhkan ilmu kamu ya nak." Nasihat Omah Hana kepada Dav.


" Betul nak apa yang di kata kan Omah, bunda juga harap semoga kamu selalu berbuat kebaikan kepada siapapun tanpa pandang bulu. paham kan nak?"


" Iya paham Omah, paham juga bund. makasih buat semua nya yang selalu memberikan dukungan kepada Dav."


" Sama-sama nak."


Sekretaris Irgi pun tak kalah juga untuk memuji yah bisa jadi rayuan gombal untuk nona kesayangan nya.


" Iya nona Dav, saya akan selalu berdoa kepada Tuhan agar nona bisa memenangkan olimpiade nya dan mengharumkan nama sekolah dan keluarga juga yahh nama saya juga inti nya hihihi."


" Hihihihi iya makasih sekretaris Irgi atas doa nya."


" Sama-sama nona, apapun jenis doa nya, saya akan berdoa apapun buat nona. Bahkan, doa agar kamu dan aku menjadi kita dan KUA pun akan saya lakukan, bahkan doa agar anda menjadi istri saya, saya selalu siap kok nona"


" Ciee yang yang di taksir cogan cuit.... cuit."


" Apaan sih gak jelas banget deh."


" Udah-udah kita langsung sarapan yuk nanti keburu siang." Ucap bunda yang menghentikan percakapan penuh gombal itu."


" Baik bund."


Yang lain hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku sekretaris Irgi yang terkadang rada aneh dan gesrek.


*B*lush

__ADS_1


Merah merona lah pipi Dav yang di gombal sekretaris Irgi yang memang menyukai diri nya itu dan Dev yang melihat pipi adik nya yang memerah semakin jadi untuk tidak mengejek sang adik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2