Happy Story In High School

Happy Story In High School
135. USAHA KERAS TUAN MARVIN & DANTE


__ADS_3


USAHA KERAS TUAN MARVIN & DANTE



Jangan pernah putus asa dengan usaha yang selalu gagal, karena gagal adalah proses keberhasilan yang tertunda. Jangan ada kata menyerah selagi hayat masih dikandung badan. Perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil, mau sebesar atau sekecil apapun usaha jika melakukan nya dengan tulus, pasti akan terbayar sudah jerih payah usaha mu selama ini.


Sebesar itu lah usaha tuan Marvin, mencari pendonor lambung untuk sahabat anak nya yang sudah ia anggap seperti anak nya sendiri.


Saat ini ia berada di sebuah markas kebesaran mafia yang sangat jauh dari pusat kota, bahkan jika ingin ke sana memakan waktu hingga 1 jam lebih.


" Dante, bagaimana hasil kalian untuk mencari organ tubuh yang sudah ku perintah kan?" Tanya tuan Marvin.


" Saya sudah mendapatkan nya paman, saya dapatkan itu dari rumah sakit yang sekaligus menjadi tempat untuk penjualan organ tubuh manusia, namun tempat itu sangat rahasia, tapi ia tidak ilegal. Sebab saya dan yang lain nya di dampingi oleh salah satu sahabat saya yang berprofesi sebagai Intel. Dan organ tubuh manusia ini juga bukan hasil dari pembunuhan atau sejenis nya, melainkan seseorang yang sudah meninggal dan mengamanahkan jika organ tubuh nya di donor kan oleh orang yang membutuhkan, dan memang sudah resmi bahkan pihak keluarga dari seseorang tersebut juga menjadi saksi nya. Jadi bisa di katakan jika RS itu aman." Jelas Dante.


" Apa kamu sudah mengecek latar belakang rumah sakit itu nak." Tanya nya sedikit ragu.


" Saya tau paman ragu, tapi saya sudah mengecek dari sebelum RS tersebut di bangun hingga saat ini. Bahkan salah satu anak buah kita ada yang menyamar bekerja di sana." Ucap Dante meyakinkan tuan Marvin.


" Baguslah kalau begitu, apa kamu sudah mendapatkan organ lambung sesuai yang ku mau nak."


" Tentu paman, setelah saya mendengar cerita anda kala itu hati saya tergerak ingin membantu, apalagi ia juga sahabat dari Teguh. Otomatis saya akan berusaha untuk mencari nya meskipun sampai ke ujung dunia sekalipun akan saya cari."


Dante bertekad kuat ingin membantu sahabat Teguh, dan otomatis itu juga sahabat dari kekasih yaitu Tere.


Argh kenapa aku merindukan gadis kecil ku itu, aku bahkan lupa mengabari nya. Nanti setelah paman pergi, aku akan langsung memberi nya kabar.


Tuan Marvin sedikit curiga dengan gelagat aneh Dante, karena tidak biasa nya ia sangat cepat membantu orang lain, apalagi sahabat anak nya.


" Nak. Apa paman boleh bicara empat mata dengan mu, ini sedikit pribadi antara sesama pria. Kamu pasti paham maksud paman kan nak." Tuan Marvin sempat nya menggoda Dante yang wajah nya sudah memerah padam.

__ADS_1


Paman mau ngomong apa ya, kok perasaan gw gak enak gini.


" Baik lah paman, memang nya paman mau bicara apa?" Tanya nya gugup.


Dasar anak muda, kalau sudah kenal cinta pasti pura-pura gak tau apa-apa.


" Apa ada yang kamu sembunyi kan dari paman mu ini hem hem?" Goda nya kepada Dante.


" Maa... maksud pppaa paman apa? saya tidak mengerti." Ucap nya semakin gugup.


" Jangan terlalu formal begitu nak, di bawa santai aja. Apa kamu menyukai seorang gadis, atau salah satu sahabat dari putra ku?"


Deg


Bagaikan terbang di atas awan dan terjatuh hingga ke dasar samudra, itu lah yang Dante rasakan.


" Tii tidak paman, apa yang paman bicarakan." Dante berusaha mengelak nya.


*Skak mat


Apakah sangat terlihat sekali kalau gw suka sama Tere*.


" Hehehe paman bisa saja." Ia menggaruk kan kepala nya tak gatal.


" Tapi benar kah begitu, jika paman lihat kamu seperti nya begitu menatap penuh suka kepada salah satu kolega bisnis paman, apa kamu menyukai Tere, anak dari salah satu teman bisnis paman?" Tuan Marvin bisa menebak nya, karena ia pernah mencari informasi tentang Dante jika ia menyukai sosok Tere, bahkan mereka sudah menjalin hubungan hampir 3 bulan lama nya.


" Daaa dari mana pppaaa paman tttau." Jawab nya pelan.


Pecah sudah gelak tawa tuan Marvin saat ia bisa menebak gadis yang di sukai oleh Dante.


" Huaahahahaha ternyata dugaan ku benar selama ini, bahkan paman tau saat kami semua berlibur ke Labuan Bajo, dimana saat itu Dev meminta mu memotret kami, dan kamu menatap kagum gadis cantik itu. Ya kan." Goda nya kembali.

__ADS_1


Blush


Entah sudah semerah apa wajah Dante yang selalu di pojokan oleh tuan Marvin.


Argh kenapa gw bisa kecolongan begini sih, kan jadi malu sendiri gw hemmmm.


" Apa paman mencari tau informasi tentang ku?" Tanya Dante curiga.


" Tanpa ku cari tau informasi nya pun, paman sudah tau semua nya. Paman sudah melewati itu semua saat pertama kali menyukai mommy nya Teguh, dan semua itu ada padamu, jadi paman tau itu nak. Soal cinta, paman sudah pengalaman soal itu nak. Mau kamu berbohong bagaimana pun, tapi paman bisa membaca nya kalau kamu sedang menyukai seorang gadis."


" Iiiy iya paman, sebenarnya saya sudah lama menjalin hubungan dengan Tere dan kurang lebih 3 bulan."


Wah cepat juga gerakan mu nak. Batin tuan Marvin.


" Wah lama juga ya hemmm paman hanya bisa memberi mu pesan agar selalu menjaga nya, jangan pernah kamu menyakiti hati nya karena dia seorang wanita yang harus kita lindungi sebagai laki-laki. Apa yang kau miliki, jangan pernah sesekali kamu sakiti hati nya atau kamu akan berurusan langsung dengan paman. Kamu mengerti!" Ucap tuan Marvin tegas.


" Baik paman, saya akan selalu mendengarkan nasihat paman dan saya akan selalu ingat itu." Jawab nya tak kalah tegas.


" Bagus lah kalau begitu, sekarang kamu ikut paman untuk menuju ke rumah sakit, karena nak Julia harus mendapatkan pertolongan cepat." Perintah nya tegas.


" Baik paman, mari saya sudah siapkan semua nya." Sahut Dante.


Mereka langsung bergegas menuju ke rumah sakit agar Julia segera mendapatkan penanganan lebih cepat.


...****************...


Semoga Julia bisa di selamat kan ya biar bisa bergabung lagi sama Always Shine dan Lady Sweet, apalagi kalau udah bersama pasti kompak banget.


Cepat sembuh Julia si cabe queen ❤️


Kamu para reader bestie menunggu kelucuan dan keseruan mu bersama yang lain nya.

__ADS_1


__ADS_2