
KEKOMPAKAN KELUARGA RADIANSYAH
Ketika jam menunjukkan pukul 5 sore mereka pun mengakhiri belajar kelompok nya, mengingat bahwa hari semakin senja,apalagi jam ini menunjukkan waktu di mana jam nya pulang para pekerja.
Sambil melirik jam di tangan nya, Julia pun memberitahukan kepada sahabat nya bahwa cukup sampai di sini saja waktu belajar bersama nya.
Kayak nya udah sore an deh takut nya macet di jalan, gw kasih tau mereka aja deh.
" Guys kayak nya udah sore an deh, kita cukup disini aja kali ya belajar nya, takut nya kita macet di jalan nanti pas sampai rumah kemalaman juga."
Teguh pun yang juga melihat jam di tangan nya juga cukup terkejut karena lumayan lama juga kami belajar bersama nya sampai lupa waktu.
" Eh iya juga guys udah pukul 5 sore aja, ya udah yuk kita lanjut besok aja takut nya orang tua kita khawatir nanyain kita."
" Gila guys gw gak sadar sama sekali loh kalau udah pukul 5 sore aja." Ujar Edo
" Yaudah kalau gitu kita beres beresin dulu deh, kalian juga tuh makan dulu kacang sama kue kering bikinan bunda kalau perlu bawa pulang aja gapapa." Ucap Dav yang memang juga melihat jam di tangan nya sudah menunjukkan pukul 5 sore.
* Di ruang tamu *
Bunda yang sedang duduk sambil menonton TV pun di kejutkan dengan bunyi ponsel nya yang bergetar.
drrrrrrttttt drrrrrtttttt
Bunda yang melihat ponsel nya berbunyi pun langsung mengangkat nya dan terdapat nama Safira, mommy Teguh. Bunda sontak bahagia melihat siapa yang menelepon nya yang tidak lain sahabat SMA nya.
" Hallo assalamualaikum say apa kabar." Mommy Safira
" Wa'alaikumsalam iya say alhamdulillah aku baik, kamu apa kabar nya?" Tanya bunda
" Aku alhamdulilah kabar baik juga say . Gini say aku mau nanya, anakku masih di tempat kamu gak, soalnya tadi dia ijin sama aku mau belajar bersama di rumah kamu tapi sampai sekarang belum pulang juga, aku khawatir say takut ada apa apa sama putraku." Khawatir mommy Safira
" Eh iya say anak kamu sama anak ku dan lain nya masih ada di rumah kok, tenang aja jangan khawatir."
Pada saat bunda menelpon Safira mommy nya Teguh, tidak lama Dav dan yang lain nya muncul dari pintu belakang yang menghubungkan halaman belakang rumahnya.
Dav yang melihat bunda nya bertelepon dengan seseorang hanya melihat sekilas. Bunda pun yang juga melihat putri nya dengan teman teman nya yang baru saja selesai belajar di ruang belakang pun memanggil Teguh dan tak lupa bersama putri nya dan yang lain.
" Nak Teguh mommy kamu nelpon Tante, nih masih nyambung kok."
__ADS_1
Bunda memberikan ponsel nya dan di terima Teguh.
" Assalamualaikum mom, iya aku masih di rumah Dav aku baru selesai belajar nya, maaf ya mom agak sore an soalnya aku sama yang lain juga gak sadar kalau kami belajar nya lumayan lama." Teguh menjelas kan kepada mommy nya mengapa sedikit terlambat.
" Iya sayang nya mommy gapapa kok, kamu emang gak perlu di maklumi lagi kalau udah belajar suka lupa waktu hihihi, yaudah kamu pulang nya hati-hati ya nak,jangan ngebut bawa kendaraan nya."
" Hihihi iya siap mom, kalau gitu aku tutup telepon nya dulu ya mom mau pulang juga nih."
" Iya nak hati-hati ya dijalan kalau gitu mommy tutup duluan ya telepon nya, assalamualaikum."
" Iya mom wa'alaikumsalam."
Teguh memberikan ponsel nya kembali kepada bunda Sita, tidak lupa juga mengucapkan terima kasih sambil berpamitan pulang dan tak lupa juga yang lain nya pun sama karena sedari tadi ponsel mereka berbunyi dan sudah pasti orang tua mereka yang menghubunginya.
" Tante dan Dav kami semua pamit pulang dulu, terima kasih banyak buat suguhan nya hari ini, Dav thanks ya." Edo mewakili sahabat nya.
" Iya guys sama sama, kalian hati-hati di jalan ya dan semoga aja jalan nya gak macet." Ucap Dav
" Iya nak Edo semua nya, kalian harus hati-hati bawa kendaraan nya ya jangan ngebut."
" Iya siap Tan kalau gitu kami pamit dulu, assalamualaikum."
" Iya wa'alaikumsalam."
" Kalian hati-hati ya jangan ngebut bawa kendaraan nya."
" Oke siap Dav, gw dan semua nya pamit ya assalamualaikum."
" Wa'alaikumsalam."
Setelah mereka sudah meninggalkan rumah Dav, Dav pun masuk ke dalam rumah nya dan sudah tidak melihat bunda nya lagi hari pun semakin sore dan sudah pasti bunda berada di dapur untuk menyiapkan makanan malam nya.
Dav kemudian menuju ke dapur untuk membantu bunda nya walapun di rumah mereka ada asisten rumah tangga, namun soal memasak bunda lebih memilih diri nya sendiri yang turun tangan. Di saat itu bunda sedang memotong sayuran dan di bantu oleh 2 asisten rumah tangga yang bertugas menyiapkan bahan masakan. Dav pun ingin membantu nya namun di larang oleh bunda nya, karena melihat putri nya yang sudah pasti lelah dengan belajar bersama nya tadi.
" Bund, Dav bantuin masak nya ya." Tawar Dav
" Udah gak usah nak kamu kan capek tuh baru selesai belajar bersama nya, mending kamu mandi aja gih udah sore juga, ini biar bunda bi Fatmah sama bi Kalisa aja yang urus."
" Hmm yaudah deh bund kalau gitu Dav naik ke atas dulu ya udah lengket juga badan Dav."
" Iya nak."
Dav menaiki tangga menuju kamar nya, karena kamar Dav berada di lantai 3, sebenarnya rumah Dav ini bisa di katakan mewah dan megah apalagi terdapat lift khusus yang menghubungkan lantai 2 dan lantai atas lain nya.
__ADS_1
Rumah Dav ini berlantai 4 dan masing-masing lantai memiliki ruang khusus lain nya, seperti di lantai 1 tempat ruangan untuk olahraga dan gym, lantai 2 dimana terdapat 3 ruangan, pintu pertama adalah ruangan kerja tuan Hazlan, pintu dua adalah kamar tidur tuan Hazlan dan bunda,pintu ke tiga adalah ruangan pakaian yang langsung menghubungkan ke kamar tuan Hazlan, lantai 3 dimana terdapat 3 ruangan di sisi kiri yang mana itu adalah kamar Dev dan kamar di sisi kanan adalah kamar Dav dan ruangan lagi adalah kamar tamu yang biasa di tempatkan sekretaris Irgi ketika menginap di rumah, terakhir lantai 4 adalah ruangan khusus untuk beribadah atau bisa di katakan sebagai Mushola yang berukuran cukup untuk memuat 50 orang dan di lengkapi dengan peralatan sholat seperti mukena yang peralatan nya di jaga bersih dan di cuci setiap seminggu 3-4 kali guna menjaga kebersihan peralatan sholat dan Al-Qur'an yang di tata rapi dan memang setiap hari nya di bersihkan oleh 5 orang asisten rumah tangga yang di tugaskan khusus di lantai 4.
Setelah 30 menit bunda menggeluti pekerjaan di dapur, semua makanan yang di masak nya dengan di bantu oleh bibi Fatmah dan bibi Kalisa sudah selesai dan siap di tata di meja makan. Menu makanan yang di masak bunda memang tidak jauh dari menu sehat, karena bunda memang selalu menerapkan gaya hidup sehat seperti sayur capcay, cumi goreng tepung,ayam kecap dan sayur kangkung.
Bunda yang melihat menu makanan hasil nya sendiri saja sampai kagum dan ingin segera memakan nya, apalagi orang lain yang menyicipi nya. Orang-orang yang berada di rumah ini memang sangat mengakui kalau masakan bunda sangat enak layak nya masakan chef terbaik.
Ga**k salah saya bekerja di rumah keluarga Radiansyah, terutama tuan Hazlan yang di kenal tegas di luar, namun siapa sangka kalau di rumah berbanding terbalik 180° dari sifat nya yang tegas mendadak seperti pelawak club dan sangat hangat kepada penghuni rumah ini apalagi kepada sang istri yang bucin nya seperti ABG baru pacaran hihihihihi maaf ya tuan besar. Apalagi nyonya besar yang jago masak, bahkan masakan saya saja tidak ada apa apanya di bandingkan masakan nyonya besar yang super duper lezat. Dan cara didikan nyonya dan tuan besar kepada tuan muda dan nona muda yang begitu baik. Saya bahagia sekali bisa masuk di keluarga ini dan di sambut suka cita oleh kalian, saya berdoa semoga semua keluarga Radiansyah selalu dalam lindungan Tuhan yang maha esa dan berkah selalu, dan untuk tuan besar serta nyonya besar semoga kalian bahagia selama nya layak nya cinta sejati yang selalu bersama.
Ucap bibi Fatmah dalam hati yang memang sangat kagum kepada keluarga Radiansyah yang sangat harmonis ini apalagi bibi Kalisa yang bahkan sudah jatuh cinta kepada keluarga Radiansyah atas kebaikan yang mereka lakukan kepada nya.
Tuhan. entah saya ini berlebihan atau tidak, saya sangat berterima kasih kepada mu karena berkat mu saya bisa berasa di keluarga bahagia seperti keluarga Radiansyah. Saya sangat bersyukur sekali di kelilingi oleh orang baik seperti mereka. Ya Tuhan jangan lah ada kesukaran di kehidupan keluarga Radiansyah yang begitu menyulitkan mereka, lindungilah mereka selalu dalam dekapan mu. Aamiin ya Rabb. ucap bibi Kalisa dalam hati
Hari menunjukkan pukul 6 sore menjelang magrib, bunda memerintahkan bibi Fatmah dan bibi Kalisa untuk menyiapkan makanan di meja makan dan ditutup dengan tudung saji, karena tak lama adzan magrib berkumandang kewajiban sebagai Muslim untuk menjalankan ibadah sholat magrib. Bunda yang saat itu menaiki lift menuju lantai 3 memanggil sang putri untuk sholat berjamaah.
tuk tuk tuk
" Iya masuk."
bunda pun masuk ke kamar Dav dan melihat Dav baru saja selesai merapikan tempat tidur nya. Dav yang melihat bunda masuk pun bertanya lagi.
" Eh ada bunda, ada apa bund, apa bunda butuh sesuatu?".
" Bunda mau ajak kamu sama yang lain nya sholat magrib berjamaah di mushola lantai atas nak, yuk kamu siap-siap kita ke lantai atas."
" Oh iya bunda tunggu sebentar bund Dav mau ambil mukena dulu." Dav pun mengambil mukena di ruangan khusus pakaian nya di balik meja rias nya dan tak lama Dav pun keluar dengan membawa mukena nya.
" Dav udah siap bund, yaudah yuk ke atas sekarang nanti abis lagi waktu nya."
" Yaudah yuk."
Kemudian mereka menuju ke lantai 4 yang mana sudah ada beberapa orang yang sudah siap untuk sholat magrib.
" Selamat malam nyonya besar dan nona muda semua perlengkapan sudah di siapkan."
" Malam semua ya sudah kalau begitu kita siap-siap aja takutnya waktu magrib udah berakhir."
" Baik nyonya besar."
Mereka pun bersiap untuk melaksanakan shalat Maghrib, ada yang mengambil wudhu dan ada juga yang sudah menunggu di dalam mushola, dan setelah semua nya siap mereka pun melaksanakan shalat Maghrib berjamaah yang di imami oleh pak Odi, satpam yang menjaga pintu gerbang rumah keluarga Radiansyah.
...****************...
Ternyata keluarga Radiansyah taat sama agama juga ya, mereka gak meninggalkan kewajiban nya sebagai umat muslim yang menjalankan kewajiban nya melaksanakan shalat berjamaah.
__ADS_1
Yang mau tau kekompakan keluarga Radiansyah yang lainnya, yuk pantengin terus cerita nya dan jangan lupa di like dan vote ya ❤️❤️🙏🙏