Happy Story In High School

Happy Story In High School
94. PELUKAN HANGAT IRGI


__ADS_3


PELUKAN HANGAT IRGI



Aku tau. Bahwa di dunia ini, hal yang paling menyakitkan dari sekian luka yang di rasa setiap orang adalah kehilangan. Namun, entah dengan apa aku bisa membantu menghilangkan rasa sakit itu saat melihat seseorang yang aku cintai hati nya terpuruk.


Ah iya benar, aku akan memberi nya pelukan untuk menenangkan diri nya agar lebih tenang.


Irgi yang saat itu berperang batin, sekian lama ia berdiri di depan pintu kamar kekasih nya itu, dengan penuh keberanian ia masuk ke kamar itu dan tak lama juga bi Tia dan bi Kalisa pun masuk ke kamar Dav.


Dav saat itu masih di landa kesedihan, apalagi wajah nya yang semakin sembab, membuat Irgi tak kuat melihat gadis kecil itu bersedih terlalu larut.


Dengan penuh kelembutan Irgi menghampiri nya yang sedang duduk di pinggiran ranjang nya sembari menatap bingkai foto.


" hai,,, kenapa kamu di sini, kok gak ikut gabung sama yang lain di bawah." Irgi memulai percakapan dengan basa-basi. Namun Dav masih bungkam seolah enggan mengeluarkan suara sepatah kata pun.


Irgi yang tak pantang menyerah, ia membawakan nampan berisikan makanan untuk Dav, lalu ia mempersilahkan bi Tia dan bi Kalisa untuk undur diri dari kamar Dav. Ia kemudian meletakkan nampan berisi makanan itu di meja nakas.


" Dav,,, kenapa,,, apa kamu teringat akan omah?" tanya nya kembali sambil memegang kedua bahu Dav.

__ADS_1


Hingga suara tangisan pecah dari gadis periang itu.


hiks hiks hiks...


Dav tak mampu menahan air mata yang sedari tadi ia tahan sejak kedatangan kekasih nya itu.


Irgi yang paham akan keadaan itu langsung memeluk nya erat sembari menenangkan nya dengan elusan lembut di punggung nya.


" menangis lah jika itu bisa membuat kamu lebih tenang sayang..." ujar Irgi yang masih dalam memeluk Dav erat.


Tangisan pilu yang Irgi dengar seolah mengiris hati nya, bagaimana tidak, ia juga ikut sakit saat mendengar tangis sendu kekasih kecil nya itu.


Hingga akhir nya suara yang bungkam dan tangis yang ia keluarkan pun bersuara juga.


" kakak mengerti apa yang kamu rasakan sayang,,, kamu tau,,, bukan hanya kamu aja yang merasakan sedih itu, tapi semua yang sayang sama omah dan opah juga merasakan kesedihan nya, tapi satu hal yang harus selalu kamu tau sayang,,, aku juga jauh lebih pedih saat kehilangan kedua orang tua ku, terutama ibu ku,,, ia dengan ikhlas nya mengorbankan nyawa nya demi melahirkan aku,, yaa ibu ku meninggal saat melahirkan aku, kalau sekarang berarti kurang lebih sudah 23 bahkan menginjak 24 tahun,, belum lagi saat kepergian ayah saat aku masih sekolah,,, di mana saat itu ayah tiba-tiba serangan jantung saat kerja di perusahaan Hazard Group,,, kamu tau sayang,,, saat itu aku lagi berjuang untuk membahagiakan ayah,, tapi saat ayah menghembuskan nafas terakhir nya ia sempat memberikan aku wasiat agar meneruskan tugas nya menjadi sekretaris di perusahaan Hazard Group." Irgi bahkan dengan santai dan tenang nya juga mencurahkan isi hati nya yang selama ini ia pendam seorang diri.


Dav yang mendengar kan segala keluh kesah Irgi justru ia memeluk pria blasteran Turki itu dengan lembut.


" kakak,,, maafin aku, aku gak bermaksud membuka lembaran lama yang buat kakak sedih,, maaf kak,, aku egois gak seharusnya aku aja yang merasakan aku yang paling terluka,, tapi nyata nya kakak jauh lebih terluka dari aku,, maafin aku kak." ucap Dav dengan rasa bersalah.


" enggak sayang,, kenapa kamu harus minta maaf, kamu gak salah apa-apa sayang,, kakak ngerti kok apa yang kamu rasakan saat itu, dan di sini juga kamu harus belajar untuk ikhlas dan terima keadaan nya, kakak yakin dengan ini kamu akan lebih dewasa menanggapi nya dan paham apa yang kakak sampaikan sama kamu sayang." Irgi yang penuh perhatian sangat memaklumi apa yang di rasakan oleh Dav kekasih nya.

__ADS_1


" kak,,, kakak kenapa bisa setegar ini, mungkin kalau aku jadi kakak gak akan sekuat ini menjalani hidup tanpa kekuatan dan dukungan orang tua,,, tapi kakak hebat banget bisa bertahan sampai saat ini."


Dav begitu kagum kepada sosok kekasih nya yang tiada ia sangka jika dalam mode rapuh, mungkin Irgi lah yang orang nya,,, oh iya jangan lupakan sahabatnya nya si Winda.


Irgi hanya mampu tersenyum saja saat kekasih nya memuji dirinya, tanpa Dav sadari setiap malam Irgi selalu menangisi kedua orang tua nya yang sudah berpulang ke pangkuan illahi.


aku gak sekuat yang kamu kira sayang,,, setiap malam aku menunjukkan sisi rapuh ku kepada tuhan, dimana saat itu aku tumpah kan seluruh air mata ku ketika merindukan kedua malaikat ku yang sudah bahagia di sana.


Irgi terdiam merenungi setiap kata demi kata yang terlontar di bibir manis Dav, saat itu mereka masih dalam keadaan berpelukan.


" kamu tau sayang,,, aku gak sekuat dan setegar yang kamu kira,, ada kala nya aku menunjukkan sisi rapuh ku ketika suasana tenang dan damai yaitu di malam hari, di mana semua orang terlelap menuju ke alam mimpi,, maka di situ lah sisi rapuh ku aku keluarkan."


Irgi terus bercerita sembari mengusap punggung Dav lembut, Dav yang mendengar nya seolah ikut merasakan kesedihan itu.


" kakak,,, mulai saat ini, kakak jangan sungkan-sungkan untuk cerita sama aku,,, aku kan pacar kakak, sekaligus adik kakak juga bahkan teman cerita kakak, jadi kakak jangan pernah merasa sendiri. Karena aku, ayah, bunda dan kak Dev bahkan semua nya juga keluarga kakak, jadi apapun yang terjadi apapun yang kakak rasakan jangan pernah kakak pendam sendiri,, oke sayang."


Irgi melepaskan pelukan itu saat pertama kali nya Dav memanggil nya sayang, sungguh itu lah yang ia ingin kan ketika Dav memanggil nya. Ia begitu bersyukur bisa di cintai keluarga Radiansyah yang terkenal akan keharmonisan nya, terutama ia bisa merasakan kasih sayang seorang ibu dari bunda Sita dan merasakan cinta nya seorang wanita dari Dav, pacar kecil nya.


Tanpa sungkan, Irgi mengecup lembut kening Dav bahkan sang empu pemilik kening itu memejamkan mata nya seolah ia juga merasakan kecupan lembut kening dari kekasih nya itu.


...****************...

__ADS_1


Irgi,,, kamu kasian banget sih, tapi kamu juga beruntung banget di kelilingi orang-orang yang sayang banget kamu seperti keluarga Radiansyah ❤️


reader bestie,,, ku harap tissue di rumah kalian stok nya 1 lusin ya biar pas melow nya masih ada stok nya 🥺


__ADS_2