
MENJENGUK DAV DI RUMAH SAKIT 2
Terkadang kita tidak tau kapan sehat itu akan terus hinggap di diri kita hingga sakit pun tak terasa hadir di diri kita sadar atau tidak sadar nya kita. Maka dari itu sesibuk apapun kegiatan yang kita miliki, sempatkan diri untuk beristirahat walau sejenak guna melepas rasa lelah dan jangan memaksakan diri ketika lelah terus melalukan aktivitas tersebut hingga tubuh pun limbung tak tertahan.
Seperti yang di rasakan oleh Dav yang saat ini terbaring lemah di rumah sakit karena terlalu lelah beraktivitas apalagi ia seorang pelajar yang berprestasi sudah pasti begitu padat kegiatan yang ia lakukan hingga tak memperhatikan kesehatan nya.
Irgi yang saat itu sedang di kamar mandi karena saat itu juga Dav sedang tidur dengan pulas nya setelah makan siang dan tak lupa minum obat tiba-tiba pintu ruangan terbuka dengan kedatangan Dev, bunda Sita dan tuan Hazlan melihat sekeliling ruangan dan mencari seseorang yang tak tampak batang hidung nya.
" kemana si Irgi, kok gak ada ya?" Dev berjalan menuju kamar mandi ruangan rawat inap VIP dan mendengar suara gemercik air dan ternyata yang di cari sedang mandi lalu ia kembali ke arah Dav yang masih tertidur pulas.
" Irgi di kamar mandi kak?"
" iya yah ada suara gemercik air juga ya pasti si Irgi lagi mandi."
sementara bunda terus memperhatikan keadaan Dav yang tertidur pulas sambil duduk di kursi samping nya.
Tak lama kemudian Irgi keluar dari kamar mandi dengan pakaian kasual dengan kaos putih dan celana Levis pendek blue yang terlihat sangat tampan. Kemudian ia melihat sudah ada tuan Hazlan,Dev dan bunda Sita.
" ada ayah, bunda dan Dev kapan kalian sampai nya?" tanya Irgi yang berjalan mendekati mereka sambil menggosokkan kepala nya yang habis keramas.
" ya kurang lebih 10 menit lah, oh iya kamu udah makan belum gi? tadi kebetulan kita di jalan beli makanan buat kamu takut nya belum makan siang, aku tau kamu suka daging sambal ijo kan, maka nya aku beliin buat kamu nih." ucap Dev dengan memberikan bungkusan yang berikan makanan untuk Irgi.
" sebaik nya kamu makan dulu nak jangan sampai telat, bahaya loh kalau telat makan nanti bisa kena mag." ucap bunda Sita.
" benar nak apa yang di katakan bunda kamu makan dulu kan ada kami yang jaga Dav, ayah gak mau loh kalau kamu sakit juga." sambung tuan Hazlan.
ya Allah mereka baik banget sama aku hiks...
terbuat dari apa hati kalian yang begitu peduli kepada aku... setelah kepergian kedua orang tua aku, aku ngerasa kalau aku gak punya lagi semangat buat jalani hidup aku tanpa kasih sayang dari orang tua... dan sekarang kalian udah ngobatin itu semua setelah ayah dan ibu pergi... ayah Hazlan, bunda Sita, Dev dan Dav... kalian memang orang baik, saya sangat bersyukur bisa ada bahkan menjadi bagian dari keluarga kalian hiks... ayah Hazlan terima kasih sudah menjadi sosok ayah yang hebat dan sayang sama keluarga... terima kasih atas perhatian, kebaikan dan ketulusan kalian sama aku hiks hiks... terima kasih kalian udah obati rindu ku kepada kedua orang tua ku yang sudah bahagia di sana... terima kasih ~ Irgi ~
tiba-tiba suasana menjadi melow dan bunda Sita pun mendekati nya karena ia paham apa yang Irgi rasakan.
" nak... jangan pernah merasa sendiri atau merasa sungkan sama siapapun, baik bunda ayah dan Dev semua nya karena kita adalah keluarga nak kamu anak bunda anak ayah saudara Dev dan Dav, oke."
" iya bunda... makasih karena bunda dan semua nya Irgi bisa mengobati rasa rindu Irgi kepada ayah ibu yang udah tenang di sana."
" nak, kamu juga harus bisa bahagia kan mereka, meskipun mereka telah pergi tetapi mereka akan selalu ada di hati mu nak." tuan Hazlan berjalan mendekati Irgi yang tertunduk sedih dan menepuk bahu nya dan memeluk nya.
" iya ayah bunda terima kasih sekali lagi."
bunda Sita dan tuan Hazlan mengangguk tersenyum menanggapi nya dan Dev pun ikut menimbrung nya.
Dav yang samar-samar mendengar suara seseorang pun terbangun dari tidur nya meskipun selang infus masih ada di tangan nya, Irgi yang melihat itu pun menghampiri nya dan di susul oleh bunda Sita, tuan Hazlan dan Dev.
__ADS_1
" kamu udah bangun nak, kamu butuh sesuatu?" tanya bunda Sita yang begitu antusias.
" aku mau minum aku haus."
bunda pun mengambil segelas air minum dan membantu Dav untuk minum.
" kamu udah baikan Dav? apa ada yang sakit biar kakak panggil dokter."
" gak kak Irgi Dav udah mendingan kok."
" sebaik nya panggil dokter saja biar kita tau perkembangan kesehatan kamu udah sejauh mana nak, ayah khawatir kalau terjadi hal yang makin memburuk."
tuan Hazlan menekan tombol untuk memanggil dokter dan ingin melihat perkembangan kesehatan Dav, tak lama kemudian pintu pun terbuka dan datang lah dokter dan 2 suster untuk membantu.
" selamat siang tuan Hazlan apa ada keluhan mengenai nona Davita?"
" saya hanya ingin tau mengenai perkembangan kesehatan Dav bagaimana dok."
" baik lah kalau begitu saya akan memeriksa keadaan Dav terlebih dahulu."
dokter pun memeriksa keadaan Dav dan sambil menunggu mereka menepi, Dev dan Irgi keluar ruangan dan menunggu di depan nya.
.......
Waktu pun semakin siang dan tak terasa jam menunjukkan pukul 1 siang pertanda jam pelajaran sekolah telah usai. Sesuai dengan apa yang mereka rencanakan setelah pulang sekolah mereka akan menjenguk Dav yang di rawat di rumah sakit sambil memberitahukan bahwa olimpiade nya di undur Minggu depan.
mereka bertiga berjalan menyusuri lorong kelas dan berpas pasan dengan lady sweet yang berjalan juga menuju parkiran sekolah.
tanya Chintya yang sedikit ingin tau teman rival nya yang tidak masuk sekolah.
" ada angin apaan lu nanyain Dav,kenapa lu kangen sama dia?" jawab Julia jutek.
" eh gw nanya baik-baik kali sensi amat darah tinggi lu."
Julia pun hampir terpancing emosi kalau teguh tidak mengingatkan nya, apalagi Vivian yang sudah senyum senyum malu melihat teguh yang semakin hari semakin tampan
OMG Mr Tampan makin hari kok makin keren aja sih... wagelaseh sih kalau dia jomblo eh tapi bagus dong kalau dia jomblo berarti gw gak ada saingan nya.ucap Vivian dalam hati.
" sorry si Dav emang di rawat di rumah sakit emang karena drop aja kok, yaudah kita cabut but thanks udah nanya keadaan Dav." ucap Edo dan mengajak Julia untuk duluan karena takut akan memancing keributan di sekolah.
" oke deh get well soon ya buat Dav."
" oke sip Chin thanks."
mereka pun berjalan hingga sampai di parkiran sudah ada pak Axel yang menunggu mereka dan langsung pergi kerumah sakit.
20 menit kemudian...
__ADS_1
sesampai nya di sana mereka pun langsung berjalan menuju resepsionis untuk bertanya di mana ruangan Dav di rawat karena kata nya Dav sudah di pindahkan di ruang rawat inap.
Setelah mereka mengetahui tempat nya, mereka pun langsung menuju ke lantai 3 ruangan inap VIP menggunakan lift.
Ting...
Mereka pun sampai di lantai 3 dan berjalan menuju ruangan VIP ruang inap dan akhir nya mereka melihat ada Dev dan Irgi yang sedang duduk di luar. Dev dan Irgi pun melihat kedatangan mereka dan menyambutnya dan kebetulan Dev sangat mengenali sosok pak Axel yang merupakan Sahabat kecil nya meskipun usia mereka beda 3-4 tahun
" assalamualaikum." ucap pak Axel mereka yang baru sampai.
" wa'alaikumsalam salam eh kak Axel kan ya?" ucap Dev
" eh Devanka oh iya, kamu Deva kan anak om Hazlan."
" iya kak ini aku Deva, kakak apa kabar."
" Alhamdulillah aku baik Dev, kamu apa kabar udah married belum?"
" hahaha non kak masih jomblo kalau kakak kapan? udah mau kepala 3 juga masih aja betah sendiri."
" siapa bilang aku emang belum nikah tapi kalau soal sendiri sorry Dev aku udah ada gandengan hahaha."
" wah kalah start dong aku hahaha."
" kan ada Clara kenapa gak kamu kejar aja cinta nya."
" itu mah gampang kak yang penting dia nya juga mau."
" ya pasti mau lah apalagi sekarang kamu udah sukses karier mapan tampan lagi, wanita mana yang gak tergila-gila sama kamu."
" hahaha kakak bisa aja deh."
mereka pun bersenda gurau tanpa memperhatikan orang yang sedari tadi melihat ke arah nya namun mereka seolah tak peduli dengan apa yang orang lain lihat ke arah nya.
tak lama kemudian dokter beserta suster pun keluar dan di ikuti oleh bunda Sita dan tuan Hazlan yang mengikuti nya.
" kalau begitu saya permisi dulu mari semua nya." ucap dokter dan melangkah pergi bersama para suster yang mengikuti nya dari belakang.
setelah kepergian dokter dan para suster, bunda Sita pun menghampiri mereka yang merupakan sahabat anak nya dan guru sang anak.
" eh kalian langsung kesini emang nya gak capek, maaf bukan bermaksud apa-apa, tapi bunda khawatir kalau kalian kecapekan."
" gapapa kok Tan, kami memang berniat agar langsung ke rumah sakit buat jenguk Dav dan kami juga gak bisa lama juga Tan ya kan guys." ucap Teguh dan di angguki oleh kedua sahabatnya sambil membawa buah-buahan yang iya beli dijalan.
" oh begitu ya udah kita langsung liat aja yuk Dav nya di dalam dia sendirian tuh."
mereka pun menjenguk Dav dan melihat keadaan nya yang semakin membaik bahkan mereka pun bersenda gurau apalagi Edo yang notabene nya seorang pelawak kelas kakap.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hallo semua nya maaf nya kalau up nya dikit karena aku memang di sibukkan sama dunia nyata hehehe tapi othor bakal sesempat mungkin untuk up dan jangan lupa terus ikuti cerita nya dan tinggalkan like, komen dan vote juga ya terima kasih 🙏❤️