
MENAKJUBKAN
Tak terasa hari yang mereka tunggu tunggu telah tiba juga, perasaan tegang sudah pasti mereka rasakan, belum lagi pengumuman hasil nilai ujian akhir semester mereka akan di beritahu kan siapa saja yang mendapatkan nilai tertinggi dan memegang juara nya.
Bagai mendapat hidayah ilahi, Edo tak henti berdoa memohon kepada Tuhan agar ia masuk 3 besar, bahkan ia rela begadang demi ujian tersebut, dan alhasil lembar jawaban ujian yang ia dapat dari hasil pembagian tersebut mendapat nilai sempurna.
Dav yang tak kalah tegang pun ikut berdoa bersama para sahabatnya, bahkan ia tak henti berdoa kepada Tuhan yang maha esa agar ia mendapatkan hasil nilai yang memuaskan.
Aula sekolah
seluruh siswa telah rapi duduk di ruangan, aula yang sangat besar bahkan mampu menampung lebih dari 500 orang ini di padati oleh berbagai siswa dari setiap kelas.
Suasana aula menjadi lebih tegang ketika seluruh guru telah hadir di depan siswa nya.
" baik lah anak anak sekalian, sebelum saya mengucapkan terima kasih karena semua nya telah hadir di aula SMA Tunas Bakti dengan tertib bahkan sangat rapi. Maka dari itu saya selaku wakil kesiswaan akan menyampaikan bahwa hari ini adalah pembagian raport ujian kalian selama semester ini, maka dari itu kata sambutan akan kami persembahkan kepada pak Rudi selaku kepala sekolah, kepada pak Rudi waktu dan tempat kami persilahkan." ucap pak Axel yang merupakan waka kesiswaan memberikan sambutan kepada pak Rudi.
Pak Rudi pun melangkah maju ke podium aula dan memberikan kata sambutan cukup panjang, bahkan salah satu murid hampir ketiduran mendengar pidato pak Rudi yang bagaikan obat tidur.
pak... lama amat sih ya Allah keburu lebaran monyet ini mah lama amat, itu kata sambutan apa pidato nya bung Tomo sih heran gw. batin Julia yang sudah kesekian kali nya menguap.
hoam... gila ni pak Rudi, itu kata sambutan ada curhat sih lama amat, yang ada keburu gw tua ini mah. ( Edo )
" Baik lah itu saja yang bapak sampaikan kepada anak anak ku sekalian, semoga kalian menjadi anak didik kami yang membanggakan sekolah terutama orang tua dan guru kalian, sekian terima kasih wassalamu'alaikum wr wb."
gila ini mah bukan kata sambutan tapi nyanyian tidur buat murid pak, malah gw semalam begadang eh pagi nya dapat sarapan beginian. ( Dav ).
" baik lah terima kasih kepada pak Rudi selaku kepala sekolah kami, baik lah untuk acara selanjut nya kita akan membagikan raport hasil ujian kalian, bapak harap kalian tetap terus belajar apapun hasil nya baik yang nilai nya bagus atau kurang tetap kalian terus tingkatkan belajar kalian."
Pembagian raport pun di mulai, berawal dari kelas 10, sebelum nya mereka di bubarkan untuk kembali ke kelas masing-masing, setiap dari mereka mendapatkan semua raport nya, ada yang mendapatkan nilai tertinggi dan juga ada yang mendapatkan nilai rendah.
Kini giliran kelas 11 yang mana di mulai dari kelas A sampai D dimana Bu Rahayu selaku wali kelas mereka membagikan raport siswa nya.
Di kelas 11 A.
" baik lah sebelum nya kalian semua harus siap dan apapun hasilnya kalian tetap tingkat kan belajar kalian agar lebih maksimal, ibu akan mengumumkan mulai dari 10 besar sampai peringkat 4 saja, baik lah ibu mulai dari peringkat 10 dengan jumlah nilai 1979 dengan nilai rata-rata 82,25 di berikan kepada Dena Calista, peringkat 9 dengan jumlah nilai 1982 dengan rata-rata 84,12 diberikan kepada Tere Maelie bagi yang ibu panggil nama nya harap maju ke depan dan ambil raport nya, lanjut untuk peringkat 8 dengan jumlah nilai 1985 dengan nilai rata-rata 86,44 di berikan kepada Monica Safitri, peringkat 7 dengan jumlah nilai 1987 dengan rata-rata 87,92 di berikan kepada Chintya Emelia, peringkat 6 dengan jumlah nilai 1990 dengan nilai 89,21 di berikan kepada Vivian Ayu dan untuk peringkat 5 besar dengan jumlah nilai 1992 dengan rata-rata 90,56 di berikan kepada Juliana Puspita Hoon, dan terakhir peringkat 4 dengan jumlah nilai 1994 dengan nilai rata-rata 91,83 di berikan kepada Winda Daniaty. Selamat ya untuk kalian, ibu tidak sangka kalian memiliki nilai sebagus ini."
__ADS_1
Alhamdulillah ya Allah gak nyangka bisa dapat peringkat, biasa nya gak pernah masuk 10 dan sekarang tiba tiba malah peringkat 6, ya Allah terima kasih banyak. batin Vivian tanpa terasa air mata nya menetes, Bu Rahayu melihat Vivian menangis sontak kaget.
" kamu kenapa Vi, kenapa menangis?" tanya Bu Rahayu.
Dengan deraian air mata Vivi berusaha kuat menjawab pertanyaan dari Bu Rahayu.
" saya... saya hiks gak nyangka Bu, saya bisa masuk 10 besar dengan nilai memuaskan adalah suatu kebanggaan tersendiri untuk saya, semua nya gak pernah saya sangka Bu, semenjak saya sama yang lain berteman baik dengan Davi dan lainnnya membuat saya banyak belajar dari mereka, biar mereka terlihat beda dari siswa lain nya tapi mereka adalah orang-orang yang cerdas dan jenius, saya bersyukur bisa kenal mereka Bu. guys... makasih kalian udah baik sama kami yang dulu pernah berbuat salah sama kalian, tapi kalian dengan tangan terbuka memaafkan kami hiks makasih banyak berkat kalian gw bisa sampai di sini sekarang." ucap Vivian dengan segala keluh kesah nya kepada para sahabat nya.
Dav yang melihat itu tak kuasa menahan tangis karena haru, ia juga bersyukur bisa memiliki sahabat sebaik mereka. Dengan senyum manis nya Dav menganggukkan kepalanya sembari mengucapkan kata selamat meskipun tidak terdengar, namun Vivian dapat mengetahui nya.
Sementara sahabat nya yang ada di samping Vivian berusaha menegarkan nya agar ia tetap terus bersyukur dengan apa yang ia capai sekarang.
" Alhamdulillah itu adalah bukti bahwa persahabatan bisa menjadikan kita lebih baik, bahkan bisa memotivasi satu sama lain, buktinya teman kalian yang ini, maka jadikan lah persahabatan sebagai pondasi menyanggah agar tetap kuat meskipun angin begitu kuat menerpa pondasi tersebut, paham kan semua nya." jelas Bu Rahayu kepada semua murid nya.
" paham Bu." ucap nya mereka kompak.
" baik lah sekali lagi selamat ya untuk kalian bertujuh, ibu harap kedepannya kalian harus tingkatkan lagi."
" baik Bu."
" baik lah kalian boleh kembali ke tempat duduk kalian, oh iya ibu akan memberikan info bahwa juara umum akan di umum kan di aula sekolah, ibu lanjutkan berikut nya ya."
waduh kok gw mendadak tegang ya, semoga aja nilai gw memuaskan Aamiin ya Allah 🤲. batin Edo.
bismillahirrahmanirrahim semoga ini yang terbaik untuk gw. ( Teguh )
" Baik ibu akan memanggil siapa yang mendapatkan juara 3 hingga satu."
deg
" untuk juara 3 dengan jumlah keseluruhan nilai 1996 dengan rata-rata 93,42 di berikan kepada Edo Mahardika kepada nama yang ibu panggil harap maju ke depan kelas."
Alhamdulillah ya Allah nilai makin naik ya walaupun gak naik peringkat it's oke lah. batin Edo sembari ia maju ke depan kelas dan ia mendapat piala juara 3 kelas.
" untuk juara 2 dengan jumlah keseluruhan nilai 1999 dengan rata-rata 94,87 di berikan kepada..... nungguin ya ayo menurut kalian siapa?" goda Bu Rahayu yang memang terkenal cukup iseng
astaghfirullah Bu Rahayu malah ngelawak, udah lah gw spot jantung siapa orang nya eh malah becanda. ( Teguh )
Allahuakbar Bu... Bu malah sempat nya ngegoda dulu alamak ay semoga aja gw atau Teguh gitu Aamiin hehehe. ( Dav )
__ADS_1
" baik lah sepertinya kalian semua tegang tegang ya, yuk relaks sejenak."
et dah malah di suruh relaks hadeh
" oke lah ketegangan sesungguhnya akan ibu sampaikan bahwa juara 2 kelas di berikan kepada anak kita yaitu.... Teguh Wijaya Kusuma."
sorak bahagia tak lepas dari mereka, bahkan teguh refleks ikut berteriak dan sujud syukur.
Alhamdulillah gw juara 2 kelas, eh tapi yang juara 1 siapa ya wah... pasti jangan jangan Dav lagi, dia kan nilai nya mendekati sempurna semua.
" oke untuk Teguh kamu maju ke depan, untuk juara 1 kelas dengan jumlah keseluruhan nilai 2003."
what 2003 ? sesempurna apa tuh nilai, gila si Dav kalau belajar kayak kerja rodi, feeling gw pasti Dav.
" dengan rata-rata 97,66 di berikan kepada....."
bismillahirrahmanirrahim ya Allah apapun dan siapapun orang nya gw bangga sama orang yang nilai nya mendekati sempurna ini.
" ayo kepada siapa, siapa yang tau."
sontak mereka semua menjawab Dav, bahkan Dav sudah keringat dingin menunggu hasil nya.
" apa kalian yakin kalau Davita yang mendapat juara 1?"
" sangat yakin Bu." ucap mereka kompak.
" baik lah ibu akan memberitahukan bahwa juara 1 kelas di berikan kepada..... DAVITA SARASWATI ya benar tebakan kalian."
Dav yang terkejut nama nya di panggil langsung sujud syukur bahkan tak kuasa ia menahan nangis karena nilai nya memecahkan rekor baru.
Alhamdulillah ya Allah hiks terima kasih atas apa yang engkau berikan pada hambamu.
Bahkan sahabat mereka memeluk Dav karena bangga, banyak sekali ucapan demi ucapan ia dengar dari sahabat nya.
" kepada Davita Saraswati harap maju ke depan."
dengan senyum manis nya yang masih menyisakan air mata nya ia maju dan mendapat piala juga penghargaan sama seperti juara 3 maupun 2.
" selamat ya untuk kalian bertiga, wah ini rekor baru sepertinya bahkan nilai kalian hampir mendekati sempurna loh, wah otak kalian cerdas sekali ibu bangga sama kalian, ingat ya terus tingkatkan belajar kalian oke, teruntuk kalian semua juga ya."
__ADS_1
" iya siap Bu."
wah sangat menakjubkan nilai mereka, bahkan waktu saya sekolah saja tidak pernah ada nilai setinggi ini, memang mereka anak yang jenius.