Happy Story In High School

Happy Story In High School
DAV MASUK KE RUMAH SAKIT


__ADS_3


DAV MASUK KE RUMAH SAKIT



Mobil ambulance yang membawa Dav telah sampai di rumah sakit memakan waktu kurang lebih 30 menit. Tak berselang lama kemudian dilarikan ke ruang UGD guna untuk mendapatkan penangan lebih lanjut sementara Bu Clara, kepala sekolah, Teguh, Edo dan Julia menunggu di luar ruangan untuk memastikan kondisi Dav yang sebenarnya sambil menenangkan Julia yang masih menangis melihat kondisi Dav yang belum sadarkan diri juga.


" sebenarnya Dav kenapa, gw khawatir sama keadaan nya gw takut ada apa-apa sama dia." sambil mondar-mandir di depan pintu ruang UGD, kemudian Edo berdiri dari tempat duduk nya dan menenangkan sahabat nya.


" lu jangan berpikir yang macam-macam, gw yakin Dav pasti siuman kok, inti nya kita harus berdoa supaya Dav bisa sembuh."


Bu Clara dan kepala sekolah pun ikut berdiri dan menenangkan Julia.


" iya nak, bapak yakin kalau Davita pasti akan segera sembuh kan pulih seperti sedia kala."


" benar sekali apa yang di katakan pak Rudi kita juga harus doakan untuk kesembuhan Davi."


" iya bu pak saya mengerti."


sementara di tempat lain....


Bunda yang sedang meminum secangkir teh tiba-tiba saja cangkir tersebut jatuh dan terpecah, bunda pun kaget apalagi firasat nya sudah tidak enak.


astaghfirullah... ada apa dengan ku, kenapa perasaan aku tidak enak ya, kenapa jadi kepikiran Dav? tapi kan Dav jam segini lagi belajar, semoga aja tidak terjadi apa-apa dengan anakku.


masih di depan ruangan UGD, mereka masih dengan setia menunggu kabar dari dokter mengenai keadaan Dav sampai kepala sekolah tersadar dan lupa untuk memberitahukan kepada orang tua nya mengenai kondisi Dav.


astaga saya lupa memberitahu kepada orang tua Davita jika ia di larikan ke rumah sakit.


kemudian pak Rudi menghubungi tuan Hazlan karena tuan Hazlan merupakan salah satu donatur terbesar di sekolah SMA Tunas Bakti.


tutttt


pak Rudi terus menghubungi tuan Hazlan yang saat itu sedang meeting dan beberapa saat kemudian terangkat lah panggilan tersebut.


" selamat pagi tuan Hazlan mohon maaf saya sudah menggangu waktu anda."


" iya pak Rudi ada apa?" ucap tuan Hazlan yang di sana.


" sebenarnya saya ingin menyampaikan sesuatu pak kalau ehm Davita masuk kerumah sakit."


" apa!!! anak saya masuk ke rumah sakit? memang sebenarnya nya apa yang terjadi dengan anak saya pak?" tuan Hazlan yang mendengar anak nya masuk ke rumah sakit pun syok di sana.


" saya juga kurang tau pasti pak tapi berdasarkan penjelasan dari guru yang sedang mengajar nya tiba-tiba ia mimisan dan tak lama kemudian pingsan."


" baik pak Rudi sekarang anak saya di rawat di rumah sakit mana?"

__ADS_1


" Davita di rawat di rumah sakit xxx pak dan sekarang di rawat di ruang UGD."


" baik lah kalau begitu saya langsung segera ke sana."


......................


Di Perusahaan Hazard Group


Tuan Hazlan yang mendapat telepon dari kepala sekolah syok mendengar putri nya masuk ke rumah sakit hal itu membuat nya sedih dan tak terasa air mata nya menetes dan untung nya meeting telah usai dan saat ini tuan Hazlan sedang ada di ruangan kebesaran.


astaghfirullah ada apa dengan kamu nak, apa yang terjadi, pantas perasaan ayah tidak enak memikirkan kamu sedari tadi, bahkan kerja pun ayah tidak fokus...


Kemudian tuan Hazlan menghubungi Dev dan sekretaris Irgi.


setelah tuan Hazlan menghubungi mereka tak lama mereka pun datang dan tak lupa juga mengetuk pintu terlebih dahulu.


tuk tuk tuk...


" masuk."


mereka pun masuk dan duduk di sofa dan tuan Hazlan pun melangkah duduk di sofa single.


" ada apa yah, kenapa ayah keliatan abis menangis?"


" adikmu masuk ke rumah sakit kak." tuan Hazlan kembali menetes kan air mata nya


Dav apa yang terjadi pada mu? kenapa bisa seperti ini.


sekretaris Irgi mendengar penuturan dari tuan Hazlan pun terkejut dan sedih apalagi ia adalah pujaan hati nya.


" ayah tadi di hubungi sama kepala sekolah dan kata nya Dav mimisan terus pingsan."


" astaghfirullah kok bisa yah padahal kan setau Irgi Dav gak punya penyakit serius."


" iya yah kakak rasa juga gak mungkin."


" ayah juga berpikir seperti itu nak, yaudah kita ke rumah sakit sekarang dan kebetulan juga rumah sakit nya tempat Fedi."


" paman Fedi? oh rumah sakit xxx itu?"


" iya kak, yaudah ayo kita gak waktu lagi sekarang, kita cepat kerumah sakit ayah mau lihat kondisi adek kamu."


" iya yah."


Mereka bergegas menuju ke rumah sakit yang merupakan rumah sakit keluarga nya juga dan tempat adik sepupu nya tuan Hazlan, dokter Fedi yang merupakan kepala rumah sakit xxx. Sepanjang perjalanan tuan Hazlan begitu khawatir dengan keadaan putri nya bahkan sekretaris Irgi pun tak kalah khawatir nya, tersadar ada yang kurang tuan Hazlan pun menghubungi sang istri untuk memberitahukan apa yang terjadi dengan Dav putri nya.


tuuuuuttt

__ADS_1


Bunda yang saat itu sedang bersantai di ruang tamu tiba-tiba di kejutkan oleh panggilan telepon dari suami nya.


" assalamualaikum yah."


" wa'alaikumsalam bund, bunda siap-siap ya sebentar lagi ayah akan jemput bunda."


" tumben ayah pulang cepat, ada apa yah."


" nanti ayah akan beritahu bunda."


" baik lah bunda akan siap-siap."


Bunda berjalan menuju lift dan sesampai nya di lantai 2 bunda menuju ke kamar untuk bersiap-siap.


Sementara itu mereka telah sampai di halaman rumah nya dan bergegas keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah dan di saat itu juga bunda Sita sudah keluar dari lift melihat suami dan anak nya pulang pun menyambut nya.


" assalamualaikum sayang." ucap tuan Hazlan


" wa'alaikumsalam yah, ada apa kok tumben suruh bunda siap-siap? emang nya ada apa sih jadi penasaran deh."


Dev dan sekretaris Irgi hanya bisa terdiam saja tanpa bersuara.


tuan Hazlan menghela nafas...


" bunda jangan panik dulu ya, ayah akan jelaskan, Dav masuk kerumah sakit bund."


sontak membuat bunda terkejut dan syok mendengar penjelasan dari suami nya bahkan hampir menangis.


" ada apa dengan anak ku hiks... ayah jelaskan sama bunda hiks hiks anak kita kenapa."


Dev dan sekretaris Irgi menenangkan bunda Sita yang sudah menangis histeris sedangkan tuan Hazlan hanya diam tidak tau harus berkata apa lagi.


" jawab yah.... hiks hiks anak ku hiks apa yang terjadi sebenarnya coba jelaskan sama bunda."


" bunda tenang ya ayah akan jelaskan. Sebenarnya waktu jam pelajaran tiba-tiba Dav mimisan dan pingsan, ayah dapat kabar dari kepala sekolah, kita langsung berangkat sekarang ya."


" ayo yah bunda gak mau terjadi apa-apa sama Dav, ayo kak ,Irgi kita langsung berangkat sekarang."


" baik lah bund."


Mereka pun akhir nya pergi ke rumah sakit tempat Dav di rawat, kurang lebih 20 menit mereka sampai di rumah sakit dan bergegas menuju ke ruangan Dav karena sebelum nya tuan Hazlan telah di beritahu oleh kepala sekolah ruangan dimana Dav di rawat.


sesampai nya di ruang UGD yang di tuju sudah ada kepala sekolah, Teguh, Edo, Julia dan seseorang yang membuat Dev terkejut bertemu dengan dia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


ayo siapa dia yang di temui oleh Dev, yang tau bisa komen di bawah ini dan jangan lupa di like cerita nya terima kasih 🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2