Happy Story In High School

Happy Story In High School
118. GAGAL FOKUS


__ADS_3


GAGAL FOKUS



Tak terasa hari sudah menjelang pagi, apalagi kicauan burung dan matahari dengan malu-malu nya menampakkan diri seolah ingin menyapa setiap insan manusia.


Waktu juga menunjukkan pukul 6 pagi, tapi seluruh orang yang berada di kediaman keluarga Radiansyah sudah beraktivitas sedari subuh hari.


Seperti biasa nya, mereka para lelaki menuju ruang gym bahkan Dav pun tak mau kalah, sementara para wanita sendiri hanya bunda Sita dan aunty Ayara berada di dapur untuk menyiapkan sarapan. Setiap pagi bunda Sita selalu mengambil alih dapur untuk nya memasak sarapan pagi setiap hari untuk anak suami nya.


" Sit." panggil Ayara.


" Iya kak, ada apa?" Tanya nya sembari membuat susu serta teh hangat untuk ank suami nya, sedangkan Ayara sendiri membuat kopi dan teh untuk suami dan anak nya.


" Si Dev kapan nikah nya, aku liat dia sayang banget sama pacar nya itu."


" Bahkan Dev udah melamar nya kak waktu liburan tahun baru di Labuan Bajo."


" Wah kalian liburan ke pulau indah itu, ish tega ya gak ajak kakak." Ucap Ayara cemberut.


" Lah gimana mau ngajak kak, kan kakak di Paris kalaupun ke Indonesia pasti butuh waktu belasan jam sampai sini, yang ada capek di jalan aja, lagipun Paris juga gak kalah bagus kok."


" Ya beda lah dek, kalau Indonesia tuh yang paling kakak suka dengan nuansa laut apalagi Labuan Bajo tempat favorit kakak, emang kalian jalan-jalan kemana aja saat di sana?" Tanya Ayara.


" Kita sih lebih banyak main sih kak, kayak main jet sky terus banana boat di pantai Waecicu soal nya tempat penginapan kami sangat dekat dengan pantai Waecicu, terus sama beli oleh-oleh khas Labuan Bajo sama kulineran gitu ish seru banget kak." Bunda Sita sengaja memancing kakak ipar nya, karena ia tau jika kakak ipar nya ini sangat memfavoritkan daerah sana.


" Aaaa Sita,,, kakak kan mau kesana huaaa mengsedih kapan sih bisa liburan ke sana, bahkan Bali aja kakak baru sekali waktu masih ada mendiang papa dan mama, setelah itu kakak menikah sama Aldric kemudian kita menetap di Prancis sampai sekarang." Ucap nya sendu.


" Sabar ya kak, pasti kalau ada peluang kita ke sana." Bujuk bunda Sita.


Setelah selesai semua nya, tak lama anak dan suami nya datang dengan pakaian yang sudah rapi.


" Selamat pagi semua nya." Ucap tuan Hazlan.


" Selamat pagi." Jawab mereka berdua ny.


Mereka semua telah berkumpul dan duduk masing-masing di meja makan.


" Wah kayak nya enak nih menu sarapan nya." Ucap Darrell.

__ADS_1


" Hehehe jelas dong nak, kan ini mommy dan aunty kamu yang masak ayo semua nya makan."


" Wah kolaborasi dong ini menu sarapan nya, aduh jadi lapar deh." Ucap Dev.


" Makan yang banyak nak biar kamu sehat dan semangat, sayang loh body udah keren gitu tapi sering sakit-sakitan." Ucap Ayara penuh perhatian.


Mereka semua sarapan bersama penuh hikmat, bahkan tak terasa sarapan yang di makan masing-masing sudah tandas tak tersisa.


Alhamdulillah kenyang


Dengan bertemankan secangkir teh panas dan biskuit coklat, Darrell duduk sambil menikmati pemandangan yang ada di rumah kebesaran keluarga Radiansyah.


" Eh iya ini kan hari senin, gw kan bentar lagi ada pertemuan sama klien, terus mana lagi si Daddy, pasti lagi mendaki gunung." Ucap nya kesal.


Tak lama kemudian Irgi dan Dev datang menghampiri Darrell yang sedang duduk di kursi taman depan rumah nya.


" Kak, bukan nya nanti kakak bilang ada pertemuan sama klien rekan bisnis, terus kenapa tuh muka mendadak lepek banget." Tanya Dev.


" Iya kak masih pagi loh udah murung aja tuh muka, eh kata nya semalam bilang mau antar gadis itu ke sekolah, terus kenapa gak kakak antar." sambung Irgi yang juga ikut bertanya.


Dengan wajah lesu nya ia menceritakan semua keluh kesah yang ia rasakan, saat dimana ia tak bisa mengantarkan gadis nya sekolah, pada ia berniat ingin lebih dekat lagi kepada gadis itu.


Dev dan Irgi pun paham akar masalah yang di alami kakak sepupu nya.


Entah titisan dewa mana tiba-tiba Irgi mendadak bijak bak dewa penolong.


" Cih bahasa lu Gi,,, Gi,,, kayak benar aja lu wkwkwkwk." Ejek Dev.


.


.


.


.


Di sekolah sedari tadi Monica teringat akan bule tampan dan sableng itu, bahkan semalam saja ia sampai begadang karena terus teringat bule itu.


" Aduh kenapa gw jadi gini sih, lama-lama gw bisa gagal fokus nanti saat belajar, malah bentar lagi bel bunyi." Monica bermonolog.


Tak lama bel sekolah pun berbunyi, seluruh siswa telah memasuki ruangan kelas mereka masing-masing.

__ADS_1


Kring...


Dan saat bunyi bel itu lah tak lama gw yang mengajar nya masuk.


" Selamat pagi semua nya." Ucap guru tersebut.


" Pagi Bu Rahayu." Ucap mereka serempak.


Ketua kelas memimpin jalan nya untuk berdoa secara bersama.


" Selesai!! beri salam!!" Ucap Teguh sebagai ketua kelas.


" Assalamualaikum wr.wb." Ucap mereka serempak.


Pelajaran pun berlangsung, dimana saat itu Bu Rahayu selaku guru geografi sedang menjelaskan materi dengan detail dan teliti, bahkan tanpa ada kesalahan sedikit pun. Namun berbeda dengan Monica yang sedang melamun. hingga tak sadar jika Bu Rahayu memanggil sedari tadi.


" Monic." panggil nya.


" Monica."


" Monica Safitri." panggilan yang ketiga baru ia sadar.


" Eh eee aaa,,aann u ee iya Bu, maaf kan saya bu jika tidak fokus saat Bu menerangkan. nya di depan kelas." Ucap Monica merasa bersalah, bahkan ia merutuki kebodohan nya.


Dengan lemah lembut Bu Rahayu bertanya ke pada Monica.


" Kenapa sedari tadi ibu perhatikan, kamu kayak gagal fokus gitu ada apa nak."


Waduh masa iya sih gw cerita ke Bu Rahayu, bisa gawat dong. Ucap Monica dalam hati.


" Gapapa kok Bu, mungkin saya kurang istirahat aja, lagipun semalam saya gak bisa tidur Bu, jadi saat pagi hawa nya ngantuk terus."


" Ya sudah lain kali ini ibu maafkan, tapi untuk kedepannya di perhatikan ya, jika tidak ibu akan hukum kamu. Mengerti kan, teruntuk kalian semua ni ya."


" Baik Bu maafkan saya, kedepannya nanti saya tidak akan mengulangi nya lagi saya janji." Ucap Monica


" Baik lah kita lanjutkan lagi materi kita."


Monica mendapat tatapan dari sahabat nya seolah ia di intimidasi atau hutang pertanyaan.


Waduh kenapa mereka pada liatin gw semua,,, oke fiks gw pasti baka di eksekusi. Batin nya takut.

__ADS_1


Pelajaran pun kembali seperti biasa, Ia kembali fokus dan menatap bagaimana Bu Rahayu menjelaskan materi pelajaran hari ini.


...****************...


__ADS_2