
GADIS KECIL ITU MEMBUAT KU GILA.
Monica adalah tipe perempuan yang sangat ceria, ia mudah bergaul dengan siapa saja tanpa membedakan kasta atau pun jenis kelamin. Karena sifat nya yang humble sama seperti Dav, ia cepat di sukai banyak orang.
Bahkan dulu nya saat ia membaik kepada geng nya Dav, dia lah yang paling akrab dengan Dav dan yang lain nya tanpa rasa malu sedikit pun.
.
.
.
.
Di sebuah perusahaan megah dan mewah yaitu perusahaan Hazard Group sendiri, dimana seorang pria tampan blasteran Indonesia-Prancis sedang mengadakan meeting dengan rekan bisnis nya yang berasal dari Indonesia, maka ia rela jauh-jauh datang dari Prancis ke Indonesia untuk menemui rekan bisnis nya sambil mengunjungi perusahaan milik tuan Hazlan, Paman nya sendiri.
Saat meeting telah usai Darrell bersama yang lain menuju ke ruangan Presdir, di sana sudah ada Daddy dan uncle nya juga adik sepupu nya.
Tuk tuk tuk
" Masuk."
Darrell masuk keruangan tersebut yang mana mereka sedang membicarakan tentang bisnis yang di jalani oleh uncle nya.
Ia pun ikut bergabung dan duduk di samping Dev, adik sepupu nya.
" Bagaimana dengan meeting nya nak?" Tanya Aldric.
" Semua berjalan dengan lancar dad, dan kita akan melakukan kerjasama dengan perusahaan xx." Jawab Darrell.
__ADS_1
" Kakak keren bisa memimpin meeting dengan baik, bahkan aku aja banyak belajar dari kakak." Ucap Dev.
" Hahaha kamu juga harus bisa lebih hebat dari ku Dev, kamu juga Gi biar kalian bisa meneruskan Hazard grup ketika uncle Hazlan sudah pensiun nanti, belajar lah lebih giat agar kalian mampu menangani perusahaan dengan hasil kalian sendiri, buktikan jika kalian jauh lebih hebat dari orang tua kita, biar mereka bangga." Darrell memberikan sebuah nasihat untuk kedua adik sepupu nya ini.
" Siap kak." Ucap mereka serempak.
Sementara tuan Hazlan dan Aldric sangat kagum melihat anak-anak nya sudah tumbuh menjadi anak yang membanggakan dan cerdas.
Anakku,,, kau sangat luar biasa , Daddy bangga padamu nak, teruskan lah usaha Daddy yang sudah grandpa mu rintis sejak berpuluh tahun hingga sukses seperti sekarang. Aku yakin kau akan menjadi seorang pebisnis hebat dan cerdas nak. Ucap Daddy Aldric dalam hati.
Ayah sangat bangga sekali pada kalian anak-anak ku, kenapa kalian begitu cepat besar nya, padahal baru kemarin kau ku timang timang ketika kau menangis di malam hari. Tapi sekarang kau akan menjadi sosok pemimpin yang hebat untuk keluarga mu kelak, doa ayah selalu menyertai kalian. Ucap tuan Hazlan dalam hati.
Tak terasa hari sudah menjelang sore, mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang, Dev yang tak pernah absen selalu melihat keadaan sang calon istri agar selalu baik-baik saja, seperti yang di lakukan ketika hendak pulang dari kantor.
Dia menuju ruang sekretaris dimana Clara sedang membereskan berkas-berkas yang akan ia lanjutkan di esok hari nya.
" Sayang, kamu udah selesai kerja nya?" Tanya Dev.
" Belum sayang harus nya masih ada, tapi aku lanjutkan nya besok aja lagipun juga gak banyak lagi kok." Jawab Clara yang baru selesai membereskan beberapa file yang sedikit berserakan.
" Ayo."
Mereka berdua keluar dari ruangan sekretaris dan menghampiri mereka berempat yang ternyata menunggunya. Darrell baru melihat jika gadis itu calon istri nya Dev, adik sepupu nya.
Lumayan cantik juga, tapi gw sreg ketimbang sama gadis kecil yang hampir gw tabrak itu. Argh jadi kangen kan sama dia, gadis kecil itu membuat gw gila. Umpat Darrell saat mengingat kembali sosok Monica, wanita ceria dan cantik.
" Yaelah gandengan mulu lu kayak truk kontainer." Ucap Irgi yang selalu panas jika ada hawa romantis romantisan.
" Iri aja lu Gi bilang aja lu juga mau kan tapi gandengan lu gak ada hahahaha." Ejek Dev sambil tertawa terbahak-bahak.
Sedangkan para orang tua hanya menggeleng kan kepala nya karena sudah terbiasa melihat kelakuan rese anak nya.
" Sorry ya apa itu Iri? cih." Ucap Irgi kesal.
__ADS_1
" Cie yang kangen ayang hehehe." Goda Dev kepada Irgi."
" Sudah sudah nanti keburu sore sampai rumah, ayo kita pulang." Ucap Daddy Aldric menyudahi kelakuan Dev yang suka menjahili orang lain.
Darrell sendiri seolah acuh dengan apa yang terjadi antara Dev dan Irgi. Ia hanya memikirkan gadis kecil yang baru ia temui sehari itu langsung bisa membuat nya gila.
Gila ya ni anak, pake pelet apaan ni orang sampe gw tergila-gila. Batin Darrell.
Sepanjang perjalanan menuju rumah Darrell tak henti-hentinya mengingat gadis itu, ia membawa kendaraan sendiri karena i langsung mengadakan meeting dadakan dengan klien nya.
Saat memasuki halaman rumah, dengan penuh hormat pak Odi menyapa dan menyambut tuan muda nya, Dev yang lain nya satu mobil dan sudah sampai beberapa menit yang lalu.
" Selamat sore tuan muda, kok muka bingung gitu?" Tanya pak Odi ramah.
" Biasa lah pak Odi masalah wanita hehehe."
" Oalah wanita toh, saran saya ya tuan muda jika anda menyukai gadis itu meskipun baru pertama kali, sebaik nya kita kenali dulu karakter gadis nya seperti apa, terus jangan pernah memaksa kan diri jika suatu saat nanti dia menolak anda, tapi berusaha lah untuk menunjukkan jika anda orang yang baik, begitu lah kiranya tuan."
Pak Odi memberikan sedikit wejangan kepada tuan muda nya yang sepeti nya sedang dimabuk cinta.
" Wah pak Odi bijak banget kata-katanya, makasih banyak ya pak udah kasih wejangan buat saya, Alhamdulillah banget sangat bermanfaat banget buat saya pribadi hehehehe, kayak nya pak Odi tau segalanya ya." Tanya balik Darrell.
" Karena kan saya juga pernah muda tuan, apalagi soal cinta bertepuk sebelah tangan, Balum lagi pengkhianatan udah kebal semua tuan.
" Wa pak Odi hebat banget ya, oiya ya udah pak kalau gitu saya masuk dulu, mari pak." Ucap Darrell pamit undur diri.
" Oh iya silahkan tuan muda." Pak Odi mempersilahkan nya masuk, bahkan rumah keluarga Radiansyah sangat di jaga ketat."
Saat memasuki rumah ia langsung pergi menuju ke kamar nya, tak lupa saat masuk ia mengucapkan salam lalu bergegas menuju ke kamar nya.
30 menit kemudian...
Ia sudah membersihkan diri, lalu ia membaringkan tubuh nya di ranjang king size, ia mengambil ponsel nya dan menatap gadis kecil itu yang sedang tersenyum manis menatap ke arah sunset.
__ADS_1
Gadis ini benar-benar membuat gw gila segila gila nya. Awas aja nanti, dia akan jadi milik gw. Batin Darrell tersenyum smirk sambil menatap foto Monica.
...****************...