Happy Story In High School

Happy Story In High School
PEMBANGUNAN PROYEK MALL


__ADS_3


PEMBANGUNAN PROYEK MALL



Hari menjelang siang dan jam istirahat pun tiba, di mana seluruh karyawan berbondong-bondong menuju kantin untuk melepas lelah dan lapar yang sudah ditahan nya.


Perusahaan HAZARD GROUP ini memiliki 4 kantin di beberapa tempat, ada kantin yang bisa di katakan sangat bagus seperti restauran mewah berada di lantai 24 dan juga kantin yang seperti pada umum nya terdapat di lantai 20, lantai 15 dan lantai 9.


Di mana kantin tersebut terdapat banyak sekali makanan yang tersedia lengkap. Bahkan makanan khas western pun ada karena sangkin mewah nya kantin ini.


Namun kantin tersebut hanya diduduki oleh mereka yang berjabatan tinggi saja bukan berarti para cleaning service tidak mampu untuk membeli makanan di sana, hanya saja mereka merasa minder dengan status nya yang hanya sebagai tukang bersih-bersih.


Namun, di perusahaan ini tidak ada istilah kasta atau saling membeda-bedakan antara satu sama lain,dan para karyawan yang bekerja di sini pun bukan sembarang, mereka telah di beri sumpah untuk berjanji agar hanya patuh dan bekerja untuk perusahaan, bukan untuk merendahkan atau menghina orang lain.


Dan bagi siapa yang melakukan nya, maka pihak perusahaan tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan orang itu dari perusahaan secara tidak terhormat.


Maka dari itu semua karyawan yang ada di perusahaan HAZARD GROUP sangat ramah dan sopan.


Hari menunjukkan pukul 12 siang, taun Hazlan masih berkutik dengan pekerjaan nya sampai tidak sadar akan kehadiran sang putra yang sudah berulangkali mengetuk pintu namu tidak ada sahutan.


" Assalamualaikum ayah." Ucap Dev.


" Eh kakak ngagetin ayah aja deh, kok gak ketuk pintu dulu ih gak sopan deh kakak, wa'alaikumsalam." Dumel tuan Hazlan.


what ? dia bilang gw gak ketuk pintu? Allahuakbar ayah....ayah.. itu kuping apa kulit badak sih yah,ketebelan sama berkas kayak begini nih, anak udah ketuk pintu sampai itu pintu jebol juga enggak bakalan ayah dengar.


Dev menganga mendengar jawaban ayah nya.


" Yah hey ayah.. are you oke? kakak udah ketuk-ketuk pintu nya tapi gak ada sahutan dari ayah, ayah tuh fokus banget sama kerjaan sampai gak sadar kakak udah di depan nya." Cemberut Dev.


Tuan Hazlan hanya cengengesan mendengar putra nya bicara.


" Ayahh kan bunda udah bilang jangan sampai telat makan, ayah kan punya asam lambung kalau kambuh gimana? yuk makan siang dulu, kerjaan lanjut nanti aja." Nasihat Dev penuh perhatian kepada ayahnya.


Tuan Hazlan pun melihat nya semakin kagum dan bangga memiliki anak seperti Dev yang begitu perhatian kepada orangtua dan memiliki otak yang cerdas.


" Iya nak, pekerjaan ayah udah selesai kok tinggal tanda tangan berkas aja tadi. yaudah yuk kita makan siang jangan lupa kamu ajak Irgi sekalian ya kak."


" iya yah tadi aku udah ajak Irgi sekalian kok dia bilang tadi mau ke toilet sebentar palingan juga nungguin kita di depan, kuy lah yah kita makan."


Tuan Hazlan menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putra nya. Ketika keluar dari ruangan Presdir di situlah sekretaris Irgi menunggu mereka berdua.


" Maaf tuan besar dan tuan muda saya tadi lupa memberitahu bahwa sudah mulai masuk jam istirahat."


" Yaelah gi...gi santai aja kali gi aku tau kok kamu juga pasti capek sama kerjaan kamu, aku maklumi kok." Jawab Dev santai.


" Iya gi tidak apa-apa lagian tadi saya juga sudah di beritahu sama Dev."


" Iya tuan besar sekali saya mohon maaf."


" Ya sudah tidak apa-apa, kita langsung makan siang saja, kalau begitu ayo kita ke kantin sekarang, kamu pasti lapar juga kan gi."


" Baik tuan besar kalau begitu mari, silahkan tuan besar dan tuan muda." Sekretaris Irgi mempersilahkan tuan Hazlan dan Dev berjalan terlebih dahulu.


*A*nda baik sekali tuan besar, terbuat dari apa hati anda? saya sangat bersyukur bisa bekerja di sini dan bahkan sudah di anggap seperti anak kandung oleh anda dan saudara untuk keluarga Radiansyah. Terima kasih tuan besar, semenjak kepergian ayah, hidup saya sangat hancur dan rapuh. Namun, setelah saya berada di keluarga Radiansyah, saya serasa menemukan keluarga baru. Bahkan anda menjadikan ayah saya sebagai sahabat bahkan saudara, membuat saya sangat ingin sekali menjadi tameng untuk keluarga Radiansyah. Hati kalian yang begitu tulus dan didikan anda kepada tuan muda menjadikan nya seorang anak yang hebat dan cerdas,membuat saya semakin salut dengan anda. Saya berdoa semoga anda selalu sehat,panjang umur dan bahagia selalu Aamiin.


" Gi ayo masuk kok kamu malah termenung gitu nanti kamu kesambet demit Ling-Ling loh hihihi." canda tuan Hazlan


" Eh iii...iiya tuan..maaf tuan hehehe jangan nakutin saya dong tuan, kan saya takut sama yang aroma begituan."


" Iya nih ayah,kakak aja sampai merinding hiiiii."


" Hahahaha maka nya ayo masuk lift nya."


Mereka pun menuju kantin yang berada di lantai 24. Sesampai nya di sana mereka pun di sambut hangat oleh para karyawan lain nya.


" Selamat siang tuan besar,tuan muda,dan tuan Irgi.


" Hmm siang, lanjutkan makan kalian." Jawab sekertaris Irgi.

__ADS_1


" Baik tuan."


Mereka pun melanjutkan makan siang nya. Mencari tempat duduk yang terlihat nyaman dan sepi lah menjadi sasaran mereka. Sekretaris Irgi pun menawarkan menu apa saja yang ingin di makan oleh tuan Hazlan dan tuan Dev.


" Tuan besar dan tuan Dev mau makan apa? biar saya sampaikan kepada waiters nya."


" Ingat yah jangan makan makanan yang terlalu banyak lemak, ingat asam lambung." Peringat Dev.


Tuan Hazlan melihat beberapa menu yang cocok untuk makan siang nya dan menjatuhi pada makanan simple namun menyehatkan mengingat pesan sang istri untuk tidak memakan makanan sembarangan.


" Hmmm ayah pesan sup ikan kakap merah sama nasi merah nya terus minum nya air putih hangat aja lemon tea panas udah itu aja, kamu mau pesan apa kak, gi kamu pesan apa jangan sampai telat makan ya nak."


" Kakak pesan sup iga sama nasi merah nya juga terus minum nya air putih juga sama air jeruk nipis aja deh, kamu gi pesan apa biar waiters nya aja yang kesini kamu gak perlu menuju waiters nya lagipun kan ada bel juga."


Sekretaris Irgi melihat menu makanan sehat sama seperti tuan Hazlan dan Dev, kemudian sekretaris Irgi menjatuhkan pilihan pada makanan yang simple juga.


" Saya pesan sup ikan tenggiri sama nasi merah nya juga terus minum nya air putih hangat sama teh hijau."


" Wahh kayak nya menu makan siang kita sehat-sehat ya,apalagi tema nya sup semua pasti enak tuh." Ucap Dev


" Iya kak, bunda kan suruh kita makan makanan yang sehat,makanya ayah pilih sup sebagai pilihan nya eh ternyata kalian pilih sup semua cuma beda versi hihihihi." Sambung tuan Hazlan


" Iya yah kayak nya enak juga kalau makan sup iya kan gi. apalagi kamu pintar masak."


" Hehehehe tuan muda bisa aja, saya tidak terlalu pintar memasak juga." Jawab sekretaris Irgi merendah


Tidak lama waiters pun datang mengambil menu yang di pilih oleh mereka.


" Permisi tuan, maaf saya sedikit terlambat apa ada lagi yang ingin di pesan kan?"


" Tidak ada, itu saja pesanan kami." Ucap sekretaris Irgi


" Baik tuan kalau begitu mohon di tunggu."


Sekitar 15 menit menu yang di pesan pun telah datang, terdapat 6 waiters yang mengantarkan makanan dengan hati-hati karena pesanan yang mereka antar merupakan untuk Presdir, wakil dan sekretaris.


" Silahkan di nikmati tuan-tuan mohon maaf atas keterlambatannya."


" Hmm kalian boleh pergi." Sekretaris Irgi menyuruh para waiters untuk pergi ke tempat nya.


" Di liatin mulu kak gak akan bikin kenyang kali, mending di makan gih iya kan gi."


Sekretaris Irgi yang melihat nya menahan tawa karena merasa lucu melihat ekspresi tuan muda nya yang melihat makanan seakan tak pernah melihat makanan berabad-abad.


" Benar sekali tuan besar." Jawab sekretaris Irgi menahan tawa


" Ih ayah mulai deh rese nya, yaudah aku makan."


" Jangan lupa baca doa kak kalau makan."


" Iya yah ashiap."


" Ayo kamu juga makan gi, jangan di tenungin nanti di makan demit Ling-Ling loh hihihi." Ejek tuan Hazlan


" Jangan dong tuan, malah bahas nya demit hiiiii serem."


Akhir nya mereka pun makan siang sambil bersenda gurau dan tak lama jam makan siang pun hampir berakhir, mereka pun bergegas untuk bersiap menuju ke lokasi pembangunan. yang sekarang berjalan menuju lift khusus.


" Gi apa kamu udah siapin semua berkas nya?" Tanya Dev


" Sudah tuan muda dan berkas sudah kepada tuan besar dan hanya tinggal di tanda tangani saja."


" Oiya berkas itu udah saya tanda tangani nanti kamu langsung keruang saya oke untuk kamu siapkan nanti kita menuju ke lokasi."


" Baik tuan nanti akan saya siapkan semua dan berkas yang pada Elva pun sudah saya siapkan."


" Hmm kerja yang bagus gi."


Mereka pun sampai di lantai 38 lantai teratas, dan sekretaris Irgi mengikuti tuan Hazlan sampai keruangan untuk mengambil berkas yang sudah di tandatangani nya, dan kembali keruangan dan kembali lagi keruangan Presdir untuk berangkat menuju ke lokasi.


" Tuan semua berkas sudah saya siapkan. Dan waktu pun sekitar 15 menit menuju pukul 1 siang, apakah kita langsung berangkat atau menunggu beberapa menit lagi?"

__ADS_1


" Kita langsung berangkat saja gi karena yang saya takutkan nanti tiba-tiba macet yang akan mempersempit waktu kita kesana."


" Baik tuan besar kalau begitu kita langsung segera kesana dan saya juga sudah memberitahukan kepada tuan muda dan beliau sudah siap."


" Hmm baik kalau begitu ayo kita berangkat sekarang."


" Iya baik tuan besar, mari."


Saat keluar dari ruangan berpapasan dengan Dev putra nya.


" Ayah, baru aja kakak mau keruangan ayah."


"Heeeee telat sayyy."


Mereka pun akhir nya memasuki lift khusus.


Tingg


Mereka pun sampai di lobby perusahaan menuju keluar dan sekretaris Irgi pergi menuju parkiran khusus mobil dan tepat di depan perusahaan tuan Hazlan dan tuan Dev menunggu nya. Kemudian sekretaris Irgi pun keluar dan membukakan pintu untuk mereka.


" Silahkan masuk tuan"


Setelah mereka sudah masuk ke mobil, merekapun menuju ke lokasi pembangunan mall yang berada di daerah Jakarta Timur.


Sekitar 1 jam perjalanan dari perusahaan HAZARD GROUP ke lokasi karena pada saat di perjalanan sempat terjadi macet, dan pada saat sampai jam menunjukkan pukul 2 kurang 10 menit.


Mereka pun keluar dari mobil dan langsung melihat hasil pembangunan proyek nya.


" Gi coba aku mau liat berkas-berkas nya mengenai pembangunan proyek ini." Tanya tuan Dev


" Ini tuan muda bisa anda cek kembali." Jawab sekretaris Irgi


" Oh iya terima kasih gi."


" Sama-sama tuan muda."


Dev mengamati setiap berkas yang di lihat nya secara detail dan rinci guna untuk menemukan apakah ada kesalahan atau tidak.


" Baik, hasil nya cukup bagus. Nanti kita akan terus pantau mengenai pembangunan proyek ini dan mengenai bahan bangunan, kita harus gunakan bahan yang memiliki kualitas yang baik dan aman juga pasti nya."


" Betul sekali nak, ayah juga sependapat sama kamu mengenai hal itu, karena kalau bahan bangunan kurang bagus akan memicu kan terjadi nya kecelakaan, maka nya kita harus memberikan keselamatan utama bagi para pekerja nya. Oiya gi nanti kamu kasih tau sama mandor nya ya untuk memakai bahan material dari perusahaan aja, karena kalau yang lain saya kurang yakin." Ucap tuan Hazlan panjang lebar sambil mengamati para pekerja yang sedang membangun proyek nya.


" Baik tuan besar, saya akan segera memberitahukan kepada mandor yang bertugas dan seluruh pekerja, kalau begitu saya mohon ijin pamit untuk menyampaikan nya langsung kepada mandor nya tuan."


" Ya pergilah dan sampaikan juga kepada mereka bahwa saya dan anak saya juga ada di sini."


" Baik tuan besar akan segera saya sampaikan."


Sekretaris Irgi pun pergi menuju tempat para mandor dan pekerja lain nya bekerja, karena pada saat sampai mereka tidak menyadari bahwa tuan Hazlan,tuan Dev dan sekretaris Irgi datang langsung ke lokasi.


" Permisi." Sapa sekretaris Irgi


" Iya...eh maaf tuan Irgi. Ya ampun mohon maaf tuan saya tidak tau kalau anda datang kesini, apa ada yang bisa saya bantu tuan Irgi?" Ucap mandor yang terkejut melihat kehadiran sekretaris Irgi yang di kenal dingin.


" Saya kesini ingin menyampaikan, dan sebelum nya saya kesini bersama tuan besar Hazlan dan tuan muda Dev juga, dan saya kesini ingin menyampaikan jika bahan material yang di sini habis atau kekurangan stok,kalian harus mendapatkan bahan nya dari perusahaan HAZARD GROUP di bagian bahan material dan ini perintah langsung dari tuan besar. Karena mereka tidak ingin bahan material yang di dapat dari bahan yang tidak bagus dan membahayakan keselamatan pekerja terutama juga harus berasal dari bahan yang berkualitas tinggi dan terjaga keamanan nya, kalian bisa mengerti ." Tegas sekretaris Irgi panjang lebar.


" Baabaa....baaaikk tttuuuan Irgi baik saya sangat mengerti dan saya akan mengikuti perintah anda juga, dan saya merasa sangat tersanjung atas kedatangan tuan besar dan tuan muda yang sudi datang ke tempat ini."


" Hmmm iya kalian bisa bertemu dengan taun besar dan tuan muda."


" Baik tuan Irgi."


Mereka pun akhirnya bertemu dengan tuan Hazlan dan tuan Dev pemilik proyek tersebut.


" Selamat datang tuan besar dan tuan muda."


Baik tuan Hazlan dan tuan Dev hanya menjawab nya dengan singkat " Hemm iya lanjutkan pekerjaan kalian."


Begitulah mereka ayah dan anak ketika berada ditempat atau lingkungan orang lain, mereka seolah sangat irit bicara padahal jika hanya berdua aja kelakuan nya sangat berbanding terbalik.


...****************...

__ADS_1


yahh begitulah ayah dan anak kalau sama orang lain sok dingin, giliran berdua udah kayak cacing kepanasan🗿 ampun deh mereka.


oh iya jangan lupa yaaa please dong like nya komen nya vote nya juga biar othor nya makin semangat buat nulis 👍


__ADS_2