
UNGKAPAN HATI SEKRETARIS IRGI YANG SEBENARNYA
setelah makan siang bersama wanita kesayangan telah terwujud dan telah selesai, sekretaris Irgi kemudian mengantar Dav pulang ke rumah, sepanjang jalan sekretaris Irgi berbunga-bunga dengan apa yang dirasakan ketika makan siang bersama tadi bersama Dav. Dav yang tak sengaja melihat ke arah sekretaris Irgi yang sedang tersenyum pun merasa aneh.
nih orang kenapa sih cengar cengir Bae kayak kuda, kering..kering dah tu gigi. senyam senyum aja, apa jangan-jangan nih orang kesurupan ya???
" sekretaris Irgi kenapa, kok senyum senyum sendiri gitu?" tanya Dav
sementara sang empu yang kepergok senyum senyum sendiri dan di tanya pun salah tingkah.
" ee gak ada apa apa kok nona hehehe."
"oh kirain apaan."
mampus gw kenapa bisa kepergok segala wasalam.
setelah sampai di halaman rumah, dan pintu gerbang di buka oleh pak Odi satpam yang siap siaga membuka gerbang halaman rumah tuan Hazlan dan memasuki halaman rumah tuan Hazlan yang begitu luas dan indah.
Kemudian Dav berpamitan untuk turun dari mobil nya.
" makasih sekretaris Irgi udah anterin Dav pulang sekolah."
" iya sama-sama nona Dav, tidak perlu berterima kasih kan ini udah jadi tanggung jawab saya."
" yaudah kalau gitu Dav masuk ke dalam dulu." pamit Dav tak lupa mencium tangan sekretaris Irgi lalu membuka pintu mobil nya, namun tiba-tiba ada sebuah tangan yang menempel di tangan Dav seolah menahan untuk jangan pergi. Dan benar saja, tangan Dav di pegang oleh sekretaris Irgi yang sedang menatap nya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.
" ada apa sekretaris Irgi?" tanya Dav
Dan yang lebih mengejutkan nya lagi adalah dimana secara tiba-tiba sekretaris Irgi memeluk Dav erat seolah tidak ingin jauh dari nya.
eh kok gw di peluk ya? kenapa lagi nih si jomblo? main peluk peluk aja, tapi kok pelukan nya anget gini ya, malah erat banget lagi. ucap Dav dalam hati yang bingung dengan tingkah sekretaris Irgi yang tiba-tiba memeluk nya.
Dav yang merasa kurang nyaman pun mencoba untuk melepas kan pelukan sekretaris Irgi,namun tenaga Dav seolah tak mampu dan tak sebanding dengan sekretaris Irgi yang begitu erat memeluk nya.
" biarkan seperti ini dulu nona, saya mohon jangan lepaskan dulu. Saya belum pernah merasakan pelukan hangat seorang wanita, apalagi wanita yang saya cintai." keluh kesah sekretaris Irgi yang masih pada posisi memeluk Dav.
" wanita yang sekretaris Irgi cintai? memang siapa orang nya?" tanya Dav yang memang tak tau siapa wanita yang di maksud oleh sekretaris Irgi.
__ADS_1
ya Allah neng...neng masa gak peka juga sih adek manis...udah jelas wanita itu ya kamu, yang bikin aku gak bisa tidur, gak bisa makan. yang bikin hidup ku serasa terombang ambing bagaikan gelombang di laut.
" wanita itu adalah....." sekretaris Irgi sengaja menjeda ucapan nya agar Dav semakin penasaran sekaligus ingin melihat wajah penasaran nya yang terkesan lucu dan menggemaskan di mata nya.
" adalah siapa sekretaris Irgi? malah di jeda emang iklan apa."
sekretaris Irgi melepaskan pelukan nya dengan Dav dan kemudian menatap Dav yang saat sedang bingung,kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Dav dan hanya meninggalkan beberapa senti saja sudah hampir bersentuhan.
" apa kamu mau tau siapa orang nya."
tumben sekretaris Irgi ngomong nya pake kamu, biasa nya formal kayak kampanye."
" emang siapa orang nya."
sekretaris Irgi mengumpulkan tenaga nya untuk mencurahkan isi hati nya kepada Dav, kalau wanita yang ia maksud sebenarnya adalah nona manis nya itu.
" wanita itu... adalah... aaaa...aann..anda nona Dav."
betapa kaget nya Dav yang tau bahwa wanita yang di maksud adalah dirinya sendiri, bahkan ia merasa ada rasa gejolak entah itu rasa bahagia atau rasa bingung, entah lah.
what!! gimana gimana gimana... gw orang nya? masa iya sih🤭 ah gak percaya deh gw
" masa iya sih Dav orang nya, paling sekretaris Irgi salah orang kali hihihi ada ada aja deh."
" enggak kok memang kamu orang nya." ucap sekretaris Irgi sambil memegang kedua tangan Dav seolah mengungkapkan perasaan cinta kepada wanita yang di cintai nya padahal sebenarnya memang iya hihihihi.
" tapi kan Dav masih sekolah, masih remaja kok sekretaris Irgi suka nya sama bocil sih? hihihi kenapa gak cari pacar aja."
" karena kamu bukan sembarangan bocil, kamu itu bocil yang istimewa buat aku." ucap sekretaris Irgi sembari mengarahkan tangan Dav ke dada nya dan dapat Dav rasakan begitu kencang nya detak jantung sekretaris Irgi yang sedang menatap nya.
" dan harus selalu kamu tau, kalau sedari dulu aku memang menyukai kamu tanpa syarat tapi."
sekretaris Irgi memegang wajah Dav dengan kedua tangan nya.
" bahkan aku ikhlas kok nungguin kamu sampai lulus sekolah, bahkan sampai cita-cita kamu terwujud, sampai kita terikat oleh tali pernikahan nanti. tapi jangan lama-lama ya, keburu aku tua nanti hihihi."
sementara Dav semakin bingung harus berkata apa, dan yang membuatnya tambah bingung lagi adalah dimana sekretaris Irgi bisa seromantis itu merangkai kata-kata manis yang membuat dirinya secara tidak langsung ikut terbuai. Apalagi dengan kata aku kamu bukan anda dan saya.
kenapa tiba-tiba sekretaris Irgi bisa seromantis ini ya? malah pake acara aku kamu segala lagi ngomong nya, oalah makin terbang hati ku mendengar rangkaian kata indah mu bang.
" tapi kenapa harus Dav orang nya? dan apa alasan sekretaris Irgi memilih Dav sebagai wanita itu?"
__ADS_1
" karena kamu berbeda dari wanita yang lain, bahkan wanita seperti kamu udah bisa di katakan langka."
" emang Dav makhluk hidup jaman purbakala apa bisa di katakan langka segala."
" hihihi maksud nya itu sifat seperti kamu udah jarang ada, malah kebanyakan sekarang cewek manja dan selalu bergantung kepada orang lain apalagi cewek lebay ih gak deh hihihi."
" sekretaris Irgi bisa aja hihihi."
" aku memang terus terang sama kamu kalau aku mencintai kamu dan sayang sama kamu, bahkan apa ada nya kamu." ucap sekretaris Irgi yang serius mengungkapkan isi hatinya.
" tapi kan Dav masih sekolah, Dav juga pingin fokus belajar dulu."
" please!! kali ini aja, aku gak minta lebih. aku emang mencintai kamu Davita Saraswati."
" kalau seandainya ayah sama kak Dev tau gimana?"
aduh nih anak susah banget sih di taklukin, justru tuan Dev lah yang menyuruh saya nona, bahkan dia udah setuju apalagi tuan Hazlan juga mensupport nya, kurang apalagi sih neng sayang huaaa.. makin cinta kan Abang sama adek hiii gemes gemes gemes... haduh siap siap aja nanti malam gak bisa tidur.
" tenang aja, itu biar jadi urusan aku sama mereka dan aku harap mereka merestui kita."
" merestui?? emang mau nikah."
" oh jadi kamu mau nya kita nikah nih?" goda sekretaris Irgi yang menaik-turunkan alis nya
" ih gak gitu tau udah ah Dav mau masuk dulu nanti di cariin bunda lagi."
" yah jawab dulu dong gimana?"
" Dav pikir dulu lagi ya, nanti kalau Dav udah ada keputusan baru Dav kasih tau."
" hmm oke deh kalau gitu."
" yaudah Dav masuk ke dalam dulu, assalamualaikum." pamit Dav sambil mencium tangan sekretaris Irgi
" wa'alaikumsalam Dav sayang."
Dav hanya menanggapi nya dengan tersenyum kemudian membuka pintu mobil dan tak pula melambaikan tangan nya kepada sekretaris Irgi yang melajukan mobil nya dan Dav pun masuk kedalam rumah nya.
...****************...
ciut ciut pasangan baru bakal launching nih, eh jangan lupa ikuti terus cerita mereka dan jangan lupa di like dan vote terima kasih ❤️🙏
__ADS_1