Happy Story In High School

Happy Story In High School
137. KONDISI JULIA KINI MULAI MEMBAIK


__ADS_3


KONDISI JULIA KINI MULAI MEMBAIK



Tingkah mu, manja mu, senyum mu, tawa mu adalah candu buat ku. Tapi setelah kau terpejam terlalu lama seolah aku kehilangan yang dan pada dirimu. Sungguh hati ku sangat hancur melihat mu masih begitu setia memejamkan mata mu, semarah itu kah kau dengan ku sampai kau menghukum ku seperti ini.


Axel masih pada perasaan yang hancur dan terluka, sampai saat ini kondisi Julia masih belum ada perubahan dan juga belum ada info mengenai kondisi nya saat ini.


" Sayang, sampai kapan kamu akan menghukum aku begini. Sudah cukup kah kamu hukum aku selama ini." Ucap nya pilu.


Sementara di rumah sakit, semua orang berkumpul untuk melihat keadaan Julia yang malam ini akan melakukan operasi untuk lambung nya.


" Ya Allah selamatkan lah anak ku, kuat kan lah dia. Jangan kau persulit jalan operasi nya ya Allah. Aamiin." Pinta eomma Sheina.


Yang lain nya juga berdoa untuk menjalankan operasi lambung yang akan di lakukan oleh Julia.


" Julia,,, semoga lu kuat menjalani nya. Gw mohon bertahan lah demi kami semua, gw gak mau kehilangan lu Li, please kuat demi kita Li." Ucap Dav pelan dan sendu.


Irgi yang berada di samping nya berusaha menguatkan gadis nya agar tidak larut dalam kesedihan.


" Berdoa lah kepada Allah SWT semoga Julia bisa melewati semua nya, dan operasi nya berjalan dengan lancar." Ucap Irgi pelan kepada Dav sambil mengusap pelan bahu nya.


1 jam kemudian ...

__ADS_1


Setelah para tenaga medis melakukan tindakan operasi pada Julia, mereka semua keluar dari ruang operasi tersebut. Disana sudah ada keluarga dari Julia dan juga para sahabat juga lain nya ikut menunggu kabar dari dokter mengenai operasi yang mereka lakukan.


" Dok, bagaimana operasi nya? apakah berjalan dengan lancar?" Tanya eomma Sheina dan di ikuti oleh semua nya yang berada di sana.


" Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar, namun kondisi pasien masih lemah, kita tunggu hingga 1 jam ke depan untuk melihat perkembangan kondisi pasien." Jelas dokter Rico.


Semua nya langsung mengucap syukur karena operasi yang di lakukan nya berjalan dengan lancar. Bahkan appa Hoon dan eomma Sheina mengucapkan terima kasih kepada tuan Marvin yang sangat berjasa untuk mencari kan donor lambung untuk putri semata wayangnya.


" Terima kasih banyak tuan Marvin, berkat anda putri saya masih bisa di selamatkan, terima kasih sekali lagi tuan. Saya sangat berhutang nyawa kepada anda." Ucap appa Hoon.


" Anda tidak perlu merasa sungkan tuan, karena nak Julia sudah saya anggap seperti putri saya sendiri begitupun dengan yang lain nya." Ujar nya tersenyum manis.


Teguh yang melihat perbuatan baik Daddy sangat bangga dan bersyukur tentu nya.


Terima kasih ya Allah, engkau telah memberikan aku ayah sebaik Daddy. Ya Allah berkahkan lah hidup kami agar senantiasa hidup kami selalu di berkahi dengan kebaikan dunia maupun akhirat. Aamiin.


" Anda sangat luar biasa sekali tuan, saya sangat kagum sekali dengan anda. Kalau saya jadi anda belum tentu bisa seperti itu." Ucap Daddy Aldric kagum.


" Hahaha anda terlalu berlebihan tuan, saya melakukan ini semata-mata karena nak Julia sudah saya anggap seperti anak saya sendiri maupun yang lain nya sudah saya anggap anak." Ucap nya tersenyum.


" Baik lah kalau begitu kami permisi undur diri tuan dan nyonya semua nya, jika ada yang ingin menjenguk silahkan tapi maksimal 2 orang saja karena setelah ini akan kami pindahkan ke ruang rawat inap, dan di situ kalian semua bisa menjenguk nya, kalau begitu kami permisi. Mari semua nya." Ucap dokter Rico, lalu ia beserta para tenaga medis yang lain nya juga beranjak dari sana.


Setelah dokter Rico dan yang lain nya telah pergi, mereka beranjak dari depan ruangan operasi. Karena pada saat itu Julia belum di pindahkan ke ruangan rawat, maka nya hanya bisa di jenguk maksimal 2 orang saja.


Pada akhir nya eomma Sheina dan appa Hoon masuk ke ruangan tersebut, dan melihat keadaan sang putri yang masih belum sadar. Namun kondisi nya sudah melewati masa kritis.

__ADS_1


eomma Sheina berjalan menghampiri Julia yang ada di tempat tidur rumah sakit.


" Nak. Sayang bangun nak, apa kamu gak kangen eomma dan appa mu hem,,, eomma kangen kamu nak, bukan kah kamu waktu itu mau makan sup ikan salmon buatan eomma. Maka eomma akan membuatnya khusus untuk mu sayang. Bangun lah nak eomma akan mengabulkan keinginan kamu sayang." Dengan penuh cinta eomma Sheina mengusap rambut coklat milik Julia yang saat itu masih setia memejamkan mata nya.


Sedangkan appa Hoon sendiri berada tepat di samping eomma Sheina, di mana ia sungguh tak sanggup melihat putri kecil nya terbaring lemah di ranjang rumah sakit, apalagi dengan semua peralatan medis yang melekat di tubuh nya.


Nak. Sungguh hati ku lah yang paling sakit saat melihat mu tak berdaya seperti ini hiks. Hati seorang ayah mana yang sanggup melihat putri kecil nya harus berada di tempat ini. Appa sangat menyayangi mu sayang, bangun lah sayang nya appa. Sudah cukup kamu seperti ini nak, jangan sampai terulang kembali kejadian ini, entah sehancur apa hati ku kali ini.


Tanpa sadar appa Hoon meneteskan air mata nya untuk yang kesekian kali nya, bahkan ia sampai tak memikirkan diri nya yang tidak beristirahat dan selalu stay menjaga Julia hingga saat ini. Eomma Sheina juga sangat mengkhawatirkan keadaan appa Hoon yang semakin hari semakin kurus, dan untung nya para pelayan begitu setia berada di sisi mereka di kala mereka berdua merasa lelah.


Eomma Sheina yang melihat suami nya menangis dalam diam sangat paham sekali, bagaimana tidak? appa Hoon sangat menyayangi putri semata wayangnya nya, apalagi ia sangat menyukai anak perempuan. Eomma Sheina mengelus lembut bahu sang sui untuk memberikan ketenangan untuk nya.


" Kamu kenapa sayang?" Tanya eomma Sheina.


Appa Hoon melirik sebentar ke arah istri dan menebarkan senyum manis nya.


" Aku sangat merindukan gadis kecil ku sayang, entah kapan dia akan bangun. Sudah hampir seminggu dia masih betah memejamkan mata nya. Apa dia gak bosan ya begitu terus." Ucap nya sendu.


" Aku juga merindukan nya sayang, bahkan sangat rindu. Tapi kita serahkan semua nya kepada Allah dan para tenaga medis yang akan berusaha semaksimal mereka. Kita harus menguatkan buah hati kita sayang. Hanya dia lah sumber kekuatan kita selama ini." Ucap eomma Sheina sambil menyandarkan kepalanya di bahu sang suami.


" Iya sayang semoga aja putri kecil kita kuat menghadapi nya."


" Aamiin ya Allah." Jawab eomma Sheina.


Setelah mereka sudah puas melihat keadaan Julia, mereka keluar dari ruangan tersebut dan menyuruh para sahabat nya untuk melihat keadaan putri nya. Tentu mereka tidak menolak ingin menjenguk nya, sahabat yang sangat ia rindukan selama ini.

__ADS_1


...****************...


Alhamdulillah ya Allah keadaan Julia sudah membaik, semoga dia cepat sembuh ❤️


__ADS_2