Happy Story In High School

Happy Story In High School
147. NONGKRONG BARENG BESTAI


__ADS_3


NONGKRONG BARENG BESTAI



Hai bestai, jika dalam persahabatan tanpa ada perselisihan, perdamaian, perdagangan penjualan eh kok nyambung nya ke sana.


Hai bestai, jika dalam persahabatan tanpa ada nya perselisihan, Senda gurau dan canda tawa, rasa nya bagaikan seperti lagu nya pak haji Roma irama, bagai taman tak berbunga. bagaimana jika memiliki sahabat seperti cacing kepanasan, lebih tepat nya anak cacing Alaska?


.


.


.


.


Tak terasa jam pelajaran telah usai, seluruh siswa SMA Tunas Bakti berhamburan dengan berbagai macam ekspresi saat keluar dari kelas mereka masing-masing.


Bahkan ada yang dari mereka sampai bersorak gembira, karena sangkin senang nya bisa lepas dari pelajaran guru yang menurut nya killer.


"Akhirnyaaaaaaa pulang jugaaaaa anjaaaaayyyyy." Ucap salah satu siswa kelas 12


" pulang cabut pulang cabut mantaaaap jiwaaaaa aseeeekk serrrrrrrr." Sambung salah satu dari teman nya.


Sementara yang lain mendengar nya hanya menggeleng kan kepala nya, karena memang sudah tak heran lagi jika kakak senior nya bertingkah layak nya baru selesai di siksa Mak tiri.


" Efek mau ujian nasional kali ya, maka nya kayak anak reog, pasti pusing banget tuh mikir gimana gw bisa jawab nya." Ucap Vivian yang melihat kelakuan gesrek kakak senior nya.


" Ya bisa jadi sih Vi, tapi gw rasa dia bukan kayak anak reog sih, tapi lebih tepat nya kayak cacing kepanasan." Sahut Tere yang juga melihat kakak senior nya berteriak saat keluar dari kelas nya, bahkan guru mereka tak menegur nya malah mereka menahan tawa saat anak didik stress untuk menghadapi ujian nasional.


" Ya kalau menurut gw sih mereka kayak gitu karena mereka mau melepas beban mereka, apalagi bentar lagi mereka ujian nasional, terus gak lama mereka ujian nasional kita ujian kenaikan kelas, gimana gak pusing tuh mereka, yaaa jadi menurut gw sih wajar aja lah." Ujar Edo.


" Entar juga kita bakal ngerasain ada di posisi mereka kok santai aja, kelas 12 tu gak terasa guys, tapi pasti kita bakal terpisah dong, ada yang kuliah nya di luar kota, ada yang netap di sini, bahkan ada yang di luar negeri, pasti momen kayak gini bakal gw rinduin." Ucap Dav.


" Iya bener Dav gw juga bakal rinduin masa-masa itu, eh yaudah yuk kita pulang." Ajak Teguh kepada para bestai nya.


" Kuy lah."


" Eh tunggu dulu bestai, kita jelong-jelong dulu yuk kemana gitu lagian kan besok hari libur." Ajak Monica.

__ADS_1


" Jalan kemana bestai?" Tanya Chintya.


" Gimana kalau kalian main ke rumah gw aja, lagian kan kalian juga udah lama banget gak main ke basecamp ya kan."


Dav mengajak para bestai nya main ke rumah nya, di mana terdapat basecamp tempat mereka nongkrong di kala waktu senggang.


" Boleh juga tuh, kita kan udah lama juga gak main ke basecamp, Li. Lu mau kan kita main ke basecamp, kalau lu gak bisa juga gapapa kok nanti kita semua antar lu sampai rumah, ya kan guys."


Semenjak insiden kecelakaan yang menimpa salah satu sahabat nya, baik Dav maupun yang lain selalu mengantarkan Julia pulang terlebih dahulu sebelum pada akhir nya mereka kembali pulang ke rumah masing-masing.


" Gw telpon eomma atau appa gw dulu ya, takut nya mereka khawatir nyariin gw nanti."


Julia menghubungi appa nya, untuk meminta ijin ia pulang sedikit terlambat, karena eomma tak bisa di hubungi jadi ia meminta ijin kepada appa Hoon.


Tuuttt


" Assalamualaikum appa 나는 잠시 동안 플레이를 허가하고 싶습니다, 내가 dav의 집에 가는 데 오래 걸리지 않을 것입니다.


naneun jamsi dong-an peulleileul heogahago sipseubnida, naega davui jib-e ganeun de olae geolliji anh-eul geos-ibnida.


( Aku mau ijin main sebentar, gak lama kok aku ke rumah dav).


gwaenchanh-a, hajiman neomu neujge jib-e oji ma, kkomaya. geuligo josimhi jib-e oseyo.


( Boleh sayang, tapi kamu pulang nya jangan terlalu sore ya nak. Dan ingat, pulang nya hati-hati).


Appa Hoon memberikan ijin kepada Julia, sebenarnya appa Hoon masih trauma akan kejadian yang menimpa anak nya. Namun ia tak ingin membuat putri semata wayangnya nya tertekan jika ia terus mengekang nya. Mak dari itu ia memberikan sedikit kebebasan kepada Julia, asalkan itu tidak membahayakan sang putri.


" 알겠습니다. 아빠, 오래 가지 않겠습니다. 하지만 베이스캠프에서 친구들과 어울리면서 놀 수도 있습니다. 그렇다면 제가 먼저 전화를 끊겠습니다, 아버지, assalamualaikum.


algessseubnida. appa, olae gaji anhgessseubnida. hajiman beiseukaempeueseo chingudeulgwa eoullimyeonseo nol sudo issseubnida. geuleohdamyeon jega meonjeo jeonhwaleul kkeunhgessseubnida, abeoji, assalamualaikum.


( Baik ayah, aku gak akan lama kok palingan juga main ke basecamp sekalian kumpul sama teman-teman. Kalau gitu aku tutup telepon nya dulu ya ayah assalamualaikum).


" Wa'alaikumsalam nak."


Setelah Julia menutup telpon nya dengan appa Hoon, mereka juga melakukan hal yang sama. Yaitu meminta ijin orang tua mereka untuk pulang lebih lama.


" Oke bestai karena kita semua udah ijin sama orang tua kita, langkah selanjut nya kita langsung cus meluncur." Sahut Edo.


"Oiya Li kamu bukan nya tadi bilang gak bawa kendaraan ya?" Tanya Winda.

__ADS_1


" Eh iya juga ya, Li gimana lu bareng gw aja biar nanti gw antar lu pulang sekalian, kan appa sama eomma lu belum ngasih lu bawa kendaraan ya kan." Dav baru ingat jika Julia belum di perbolehkan kedua orang tua nya mengendarai kendaraan karena trauma yang menimpa.


" Iya Dav gapapa atur mana baik nya aja, gw juga udah kasih tau supir kok biar gak usah jemput gw." Jawab Julia.


" Oke yaudah yuk kita langsung aja berangkat nanti ke sorean lagi."


" Asiapppp."


Mereka bergegas keluar dari sekolah tersebut untuk menuju ke basecamp kebesaran geng mereka, bahkan basecamp tersebut sudah di renovasi menjadi lebih luas dan besar, karena bertambah nya personel baru maka nya di perluas kembali.


Sesampai nya di rumah kebesaran keluarga Radiansyah, mereka langsung di sambut hangat oleh pelayan rumah dan tentu nya bunda Sita yang saat itu sedang bersantai di ruang keluarga. Bunda Sita melihat anak nya dengan para sahabat nya berkunjung ke rumah.


" Assalamualaikum." Ucap mereka serempak.


" Wa'alaikumsalam." Jawab bunda Sita.


" Hallo Tante,makin cantik aja." Ucap Edo


" Iya Tante makin glowing aja muka nya, pakai skincare apa sih Tan." Tanya Tere.


Sedangkan Dav yang mendengar bestai nya memuji bunda nya hanya menatap jengah dan menggeleng kan kepala nya seolah sudah paham maksud dari bestai nya itu.


Eleh pake acara muji segala lu pada, bilang aja lu kangen brownies coklat kering bunda kan eeee lagu lama lu pada. Batin Dav.


" Kalian bisa aja deh Tante mah masih pakai skincare yang Tante rekomen dulu sama kamu Ter."


" Oh ya, kalau gitu aku coba deh mana tau cocok."


" Coba aja nak, apalagi brand ambassador nya song Jong Ki hihihihi." Bahkan bunda Sita sampai hapal brand ambassador nya sangkin menyukai produk skincare yang ia pakai.


" Oke siap Tante bakal aku coba."


" Udah yuk guys kita langsung ke belakang, oiya bund nanti kasih tau bi Kalisa ya bawain brownies coklat kering nya ya sama coklat panas."


" Iya nak nanti bunda juga bantu bawain."


" Oke bunda sayang, oke guys kita let's go cus."


Mereka langsung menuju ke halaman belakang rumah yang terdapat basecamp tempat mereka nongkrong bareng, apalagi di suguhi dengan cemilan dan minuman segar menambah keseruan mereka ketika nongkrong bareng.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2