
MENJELANG LIBURAN AKHIR SEMESTER
Hari menegangkan yang telah mereka semua lalui telah terbayar sudah, saat ini mereka berada di sekolah bahkan ujian akhir semester telah usai namun bukan berarti mereka langsung libur begitu saja. Ada juga bagi siswa yang gagal dalam setiap mata pelajaran akan menghadap ke guru mata pelajaran tersebut.
Alhamdulillah nya semua sahabat Dav tidak ada yang remedial, karena nama siswa yang remedial akan di pasang di Mading sebagai info penting.
Hati berdebar kencang menunggu esok hari, dimana mereka akan mendapatkan hasil usaha mereka selama bertempur dengan alat tulis dan sebuah lembar soal jawaban. Setiap doa tak lepas dari mereka yang berharap agar nilai mereka baik bahkan memuaskan.
" guys semoga aja nilai kita memuaskan ya, gw harap kalian semua nilai nya bagus bagus." ucap Dav sembari menyemangati diri nya juga para bestie nya.
" Aamiin ya Allah." ucap mereka kompak.
Tak ada jadwal pelajaran melainkan class meeting yang mereka jalani setelah ujian telah usai, hanya para siswa yang mendapat nilai rendah saja yang melakukan remedial di kelas masing-masing.
Saat ini mereka berada di kantin sekolah, menikmati setiap pesanan yang mereka pesan dari makanan langganan nya apalagi kebanyakan dari mereka menyukai menu bakso sebagai andalan mereka setiap makan di kantin, kadang juga mereka memesan makanan lain nya karena kantin sekolah mereka banyak sekali menyediakan banyak makanan, bukan hanya makanan ringan saja tentu nya.
" eh iya guys kan gak lama lagi kita libur nih btw kalian mau kemana atau kita bikin gitu acara khusus kita kayak BBQ an atau liburan ke pantai, villa bahkan ke luar kota kalau mau."
Edo menanyakan liburan kepada para sahabat nya sekaligus memberikan ide menjelang libur akhir semester sembari merayakan tahun baru.
" gw belum tau juga sih soal nya rencana orang tua gw bakal ke Amsterdam buat liburan ke sana sekaligus tahun baru di sana dan jenguk grandma sama grandpa." ucap Teguh sambil melihat ke arah Vivian yang terlihat sedih.
maafin aku Vi yang jarang ada buat kamu aku mohon jangan berpindah ke lain hati karena kita jarang jalan berdua. batin Teguh saat melihat kekasih nya terlihat sedih.
Teguh Juga tak kalah sedih kala itu.
apa!! teguh mau ke luar negeri untuk menikmati masa liburan nya gak liat apa sih ayang muka nya udah sedih gitu.
" kurang tau juga gw Li yang jelas gw akan ke sana." ucap nya dengan berpikir apa yang harus ia lakukan agar ia tak ikut orang tua nya ke Amsterdam.
" terus si Vivi gimana."
Timbul lah niat menggoda Edo kepada Teguh yang memang jarang ia ejek.
" apaan sih Do rese deh lu." ucap Vivian kesal dengan wajah yang memerah.
" hehehe kalau Teguh ke Amsterdam ya kita bikin party aja di basecamp ya gak guys, tapi sepi juga kalau lu gak ada Guh ya kali gw cowok sendiri."
__ADS_1
" buat acara nya emang seru tapi kalau anggota kita kurang berasa gak lengkap aja gitu loh guys." sahut Monica.
" nah setuju tuh."
* sementara di perusahaan Hazard Group *
Dengan sambungan telepon tuan Hazlan menghubungi Irgi dan Dev bersamaan.
" nak ke ruangan ayah sekarang."
....
" baik ayah tunggu."
tak lama kemudian pintu terketuk sementara Dev hanya keluar saja dari ruangan nya karena memang tembus ke ruangan ayah nya.
tuk tuk tuk
" masuk."
Dev pun masuk dan sudah ada Dev tentu nya yang duduk di sofa, Irgi pun menghampiri nya dan duduk di samping Dev.
" iya yah ada apa ini."
" gini nak, kalian tau kan bagian divisi keuangan perusahaan yang sempat turun drastis itu, apa sudah menemukan pelaku nya, dan ini sudah tepat seminggu ayah kasih mereka waktu untuk mengusut siapa pelaku nya." tuan Hazlan menjelas kan masalah keuangan perusahaan yang sempat turun drastis akibat ada nya manipulasi data keuangan.
" iya juga ya kalau gitu gimana kita panggil mereka aja yah, kita tanyakan mereka."
Ketika mereka sedang membahas mengenai keuangan perusahaan tiba tiba terdengar bunyi ketukan pintu dari luar.
tuk tuk tuk
" masuk."
Ya. Orang yang mereka bicara kan datang menampakkan diri nya dan datang menghampiri nya.
" permisi maaf sebelum nya tuan telah menggangu, saya beserta rekan kerja saya ingin menyampaikan berita penting mengenai kasus manipulasi data keuangan perusahaan ini." ucap Marhan yang merupakan divisi utama keuangan.
Irgi sebelum nya mempersilahkan duduk kepada mereka pun menurut.
" kamu sudah menemukan siapa dalang di balik semua nya Mar?" tanya Irgi yang begitu antusias.
__ADS_1
" iya apa kamu sudah tau apa yang mereka cari dan niat tujuan utama mereka itu apa?" sambung Dev yang juga ikut penasaran.
" iya tuan kami sudah mendapatkan bukti siapa pelaku dari orang yang memanipulasi data keuangan perusahaan ini, dia merupakan suruhan dari saingan bisnis anda sendiri tuan, mereka punya niat terselubung dalam menjalin kerja sama kepada anda, maaf bukan maksud saya untuk berburuk sangka, tapi saya bersama rekan saya sudah mendapatkan banyak bukti yang kuat bahwa pelaku adalah saingan bisnis anda, dia juga menyuruh seseorang menyamar sebagai pekerja di Perusahaan ini guna mengurek banyak informasi seputar perusahaan Hazard Group sendiri, begitu dari kesimpulan yang kami ambil tuan, dan ini bukti yang sudah kami dapat, dan saya juga punya berita besar tuan ini menyangkut nona muda."
Begitu detail dan terperinci Marhan menjelaskan siapa pelaku yang sudah bermain memanipulasi data keuangan perusahaan, bahkan ia tau siapa orang nya hanya saja ia sedang ingin bermain-main dengan sosok yang ia curigai selama ini, bahkan rekan kerja Marhan yaitu Bima dan Fattan juga yang merupakan orang yang sama yang pernah di panggil di ruangan ini atas tuduhan mengubah data keuangan perusahaan Hazard Group.
tuan Hazlan yang sangat protektif dengan putri semata wayangnya tiba tiba merasa khawatir jika anak nya ada yang berusaha menyakiti nya.
Dev dan Irgi juga tak kalah terkejut saat Marhan menceritakan berita besar yang berhubungan dengan adik kecil nya.
ya Allah ada apa ini, kenapa Dav harus terlibat juga, lindungi lah adik ku ya Allah.
" bisa kamu jelaskan tentang hubungan nya dengan Putri saya?" tuan Hazlan begitu penasaran sekaligus khawatir akan apa yang ia kira.
Bima lah yang menjelaskan apa yang berhubungan dengan putri semata wayangnya.
" jadi seperti ini tuan, tragedi pembegalan yang pernah anda suruh kami usut kasus nya itu merupakan bagian dari rencana mereka bahkan rekan bisnis anda yang bernama tuan Arul dan tuan Marvin menjadi incaran mereka sama seperti anda, bahkan anak tuan Arul yang seharusnya terluka justru di selamatkan oleh nona muda mereka mengganti strategi lagi tuan. mereka sengaja mengincar anak mereka sebagai kelemahan nya juga anda sendiri tuan." Bima menjelaskan panjang lebar apa yang sebenarnya terjadi pada tragedi tempo lalu di mana Edo Dav dan Teguh di begal.
Tuan Hazlan yang mendengar penjelasan dari karyawan nya langsung tersulut emosi bahkan amarah nya tak dapat ia bendung lagi, bahkan Bima sangat terkejut melihat kemarahan tuan nya untuk yang ke dua kali nya.
astaghfirullah serem banget tuan Hazlan kalau marah ngalahin amarah nya megalodon.
" kurang ajar jadi mereka menjadi kan anak ku sebagai umpan rupa nya, baik akan aku ikuti permainan nya dan aku sudah tau siapa orang nya." dengan amarah memuncak tuan Hazlan bahkan nyaris melemparkan laptop milik Marhan, lalu di cegah oleh Dev.
" eh ayah main banting aja ini punya orang yah kalau emosi kita juga harus buat strategi nya jangan pakai emosi."
" iya iya hehe maaf."
Fattan yang sedari tadi diam terus berpikir siapa dalang di balik semua nya, sambil memikirkan siapa pelaku nya ia pun memiliki ide cemerlang untuk memancing musuh tuan nya.
" mohon maaf tuan sebelum nya, bagaimana kalau kita pancing saja orang itu kan tuan punya gelagat curiga dengan seseorang yang anda maksud,kenapa anda tak mencoba nya saja untuk pura pura mengajak nya bekerja sama, setelah itu anda kirim seseorang untuk menyamar sebagai pekerja di sana, tapi jangan sampai ada yang tau bahkan semut sekali pun. Setelah itu kami bertiga akan membantu membuat alat penyadap suara dengan ukuran kecil yang akan kami tempelkan di bagian yang tidak orang lain lihat atau ketahui ya misal nya di jari kaki, lutut, punggung nya bahkan di ketiak sekali pun juga bisa hehehe ."
mereka pun menimbang nimbang apa yang di katakan oleh Fattan dan memang ada benar nya, meskipun agak aneh tapi itu sangat membantu.
" ih jorok banget masa di ketek sih tapi it's oke juga saran kamu nanti kita akan adakan meeting bersama tuan Arul dan tuan Marvin.".
" siap tuan."
Mereka akan mengusut setiap kasus yang secara langsung mereka sadari adalah ulah saingan bisnis nya yang memang sangat tidak menyukai perusahaan Hazard Group.
...****************...
__ADS_1