Happy Story In High School

Happy Story In High School
140. BULE CANTIK NAN MENGGODA


__ADS_3


BULE CANTIK NAN MENGGODA



Let yourself be silently drawn by the stronger pull of what you really love.


Biarkan dirimu secara diam-diam ditarik oleh tarikan yang lebih kuat dari apa yang benar-benar kamu sukai.


Entah ada angin darimana, secara tiba-tiba seorang Zidane Attala Heuzky, pria yang campuran darah Pakistan ini mengantarkan adik satu-satunya berangkat ke sekolah. Seperti yang di lakukan di pagi ini, di mana dia mengejutkan semua orang apalagi seorang gadis yang berhasil membuat pria bule tergila-gila dengan nya, yaitu Monica.


Gadis Indonesia keturunan Pakistan, namun ia memiliki wajah Indonesia natural, tidak seperti sang kakak yang kental berwajah ke arab araban. Karena wajah nya memang lebih dominan ke sang ibu yang memang keturunan Pakistan. Sedangkan Monica sendiri cenderung lebih mirip sang Daddy yang berwajah oriental dan natural asli Indonesia.


Seperti di pagi hari ini, Zidane yang mendadak seperti kesambet demit entah angin apa yang menerpa nya, ia mengantarkan Monica berangkat ke sekolah. Bahkan adik kakak ini sempat berdebat hanya karena hal itu.


" Dek, nanti berangkat sekolah kakak antar ya."


Monica yang sedang sarapan tersedak dan langsung menenggak air mineral hingga tandas tak tersisa.


uhuk uhuk uhuk


" Apaan kak, mau antar aku ke sekolah? ada angin apa nih tiba-tiba baik gitu mau antar aku ke sekolah? pasti ada udang di balik bakwan nih." Monica sedikit curiga dengan gelagat Zidane yang tiba-tiba ingin mengantarkan nya ke sekolah.


" Yaelah dek kamu mah curigaan aja sama kakak, kakak kan sekalian mau ke kantor sama Daddy apa salah nya ya kan kalau kita barengan, lagipun juga searah kan jalan nya." Elak Zidane.


" Kalau di pikir-pikir benar juga nak, bagaimana kalau kamu berangkat sama Daddy dan kak Zidane, nanti pulang nya Daddy suruh supir stay di sekolah." Ucap Daddy Lukman.


" Baik lah dad kalau begitu, oiya mom dad nanti aku punya nya agak lama ya soal nya mau jenguk Julia dan Alhamdulillah nya dia udah siuman, bahkan hari ini dia udah boleh pulang." Ucap Monica.


" Baik nak mommy akan ijin kan tapi jangan sampai lewat dari jam 5 sore loh ya, kan kamu pasti lapar nanti kamu sakit juga loh." Ucap mommy Zerlinda.


Setelah mereka selesai sarapan pagi, mereka langsung berangkat menuju ke tujuan mereka masing-masing.


" Honey, aku sama anak-anak berangkat dulu ya. Assalamualaikum." Ucap Daddy Lukman sambil mengecup kening mommy Zerlinda.


" Iya sayang wa'alaikumsalam hati-hati di jalan ya." Jawab mommy Zerlinda.

__ADS_1


" Siap mom."


Kali ini Zidane yang membawa mobil, biasa nya ia selalu bersama supir dan sang adik di antar supir, tapi kali ini ia lebih memilih untuk mengendarai mobil seorang diri.


20 menit kemudian.


Mereka bertiga telah sampai di depan sekolah SMA Tunas Bakti. Monica keluar dari mobil, sebelum nya ia pamit kepada Daddy Lukman dan Zidane, namun Zidane sendiri ingin keluar dari mobil sebentar melihat sang adik masuk ke dalam sekolah dalam keadaan baik dan selamat.


" Dad kakak mau antar adek sebentar ya, kakak khawatir kalau dia kenapa-napa." Ucap Zidane


" Baik lah nak Daddy tunggu di mobil ya."


" Baik lah dad."


Zidane keluar dari mobil untuk mengikuti sang adik yang belum beranjak dari luar mobil.


" Loh kakak, kok kakak keluar sih bukan nya langsung berangkat kan aku udah sampai."


" Kakak khawatir dek sama kamu, maka nya kakak mau antar kamu sampai depan kelas." Ujar Zidane.


" Ih apaan sih kak emang nya aku anak SD apa pakai di antar segala." Kesal Monica.


" Ya deh ya, yaudah aku mau masuk ke kelas nanti telat."


" Yaudah yuk."


Mereka berdua berjalan beriringan menuju ke ruang kelas Monica yang berada di lantai 2. Sesampai nya di depan kelas, Zidane langsung menuju ke kantor.


" Kamu belajar yang rajin ya dek, nanti kalau pulang sekolah kakak suruh supir yang jemput kamu oke. Kalau gitu kakak harus ke kantor assalamualaikum." Ucap Zidane.


" Iya hati-hati ya wa'alaikumsalam." Jawab nya tak lupa mencium tangan.


Kemudian Zidane kembali menuruni tangga untuk menuju ke arah Daddy nya, namun saat ia sampai di lantai bawah, ia tak sengaja menyenggol seorang wanita cantik dengan berpostur tubuh montok nya, dan wanita itu kehilangan keseimbangan, dengan cepat Zidane langsung menahan tubuh montok itu agar tidak jatuh saat naik tangga.


Bruk


Tatapan mata mereka saling bertemu satu sama lain, apalagi posisi mereka berdua yang hampir tak berjarak layak nya seperti orang yang bercium4n. Untung nya di sana tidak ada orang lain yang melihat nya, apalagi anak murid nya.

__ADS_1


Tersadar dengan apa yang sudah terjadi, mereka berdua seolah salah tingkah dan berusaha untuk terlihat natural saja.


" Mmmaa maa maaf sss sa saya tidak ssse sengaja." Ucap Zidane gugup.


Sama hal nya dengan wanita itu, jangan di tanyakan lagi seberapa gugup diri nya apalagi di adegan yang cukup intim tersebut.


" Iiyya iya gapapa kok eee terima kasih udah nolongin." Ucap wanita itu.


Mereka berdua di landa salah tingkah, apalagi Zidane yang baru tiba menyadari jika yang ia tak sengaja tabrak itu seorang wanita blasteran yang berstatus guru.


" Kenal kan nama saya Zidane." Zidane mengulurkan tangannya berkenalan dengan wanita itu, ia berusaha untuk mendinginkan suasana yang sempat membuat nya kepanasan itu.


Wanita itu menerima uluran tangan dari Zidane yang ingin berkenalan dengan nya.


" Sssaya Livy, oiya kalau begitu saya permisi undur diri, saya ada jam pelajaran pagi. Kalau begitu saya permisi." Ucap nya.


Jadi nama nya Livy ya, oke baik lah gw penasaran sama ni bule cantik.


" Oiya silahkan sekali lagi maaf.tadi saya menabrak mu, apa kamu ada yang luka?" Tanya Zidane.


" Gak ada sama sekali kok, makasih juga sekali lagi udah nolongin saya, kalau gitu saya permisi, mari." Ucap Livy.


" Iya silahkan."


Zidane masih pada posisi yang sama, dimana ia menatap sekilas wanita blasteran itu, entah seperti nya ini rejeki nya.


Padahal niat gw cuma anterin adek gw aja eehhh malah dapat rejeki nomplok. Malah muka nya bule-bule gimana gitu ya kan. Gw harus tau tentang dia gimana pun cara nya, oh iya gw harus menuju ke Daddy.


Zidane melangkah menuju ke Daddy Lukman yang sudah menunggu nya, tak lama kemudian ia melesat menuju ke perusahaan.


Sepanjang perjalanan Daddy Lukman merasa jika putra sulung nya seperti sedang jatuh cinta.


" Nak, tadi kok kamu agak lama sih, apa terjadi sesuatu sama adik mu?"


" Enggak kok dad, Ica aman terkendali." Ucap nya santai.


Tanpa terasa mereka berdua telah sampai di perusahaan tempat nya. Lalu mereka berdua melangkah masuk ke dalam sana.

__ADS_1


...****************...


Cie Zidane lagi jatuh cinta ni yeee🤭


__ADS_2