Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Harapan Sam


__ADS_3

Vikram sungguh merasa malu sekali, ia menjadi tontonan karena lupa memakai bawahan yang membuat semua orang melihat celana pendeknya.


Naura yang mengerti, mulai mendekati Vikram dan bicara padanya. Merasakan ada tangan di pundaknya, ia melihat kebelakang dan terlihat senyum cantik menyambutnya.


"Maaf ya, aku juga ikut mentertawakan mu tadi" ujar Naura


"Tak apa Nona, lagipula ini bukan salah Nona. Tadi aku sangat teledor hingga lupa memakai celana nya.


"Ayo! kita pulang" ajak Naura dan Vikram langsung mengangguk.


Sepanjang perjalanan, jalanan London dihiasi Billboard yang menampilkan beberapa iklan produk makanan ataupun kosmetik.


Naura yang sedang memperhatikan jalan, melihat Billboard yang menampilkan sosok seperti yang ia kenal.



"Eisha?" gumamnya sembari memperhatikan Billboard itu, tapi ternyata mobilnya berbelok dan menjauh dari Billboard itu, membuat Naura tak dapat melihat lebih lama lagi.


"Nona mengatakan sesuatu?" tanya Vikram


"Tadi aku......" Naura tidak melanjutkan ucapannya karena ia berpikir mungkin ia salah lihat.

__ADS_1


"Mungkin aku merindukan nya" ujar Naura


"Atau sebaiknya aku menemui Daddy dan bertanya" ujar Naura


"Nona, kita jadi ke restoran?" tanya Vikram


"Tidak, kita pulang saja!" ujar Naura


"Baik Nona" Vikram dengan segera melajukan mobil menuju kediaman Maurance.


Ruangan tampak kacau, beberapa barang berserakan dilantai, gelas dan meja kaca telah berhamburan di lantai dan bisa melukai siapa saja.


Sam mendekati pria yang terlihat marah itu dan berada di pojok ruangan, meskipun merasa gentar Sam tak mengindahkan nya dan tetap mendekati Tuannya meskipun ia tau resikonya nanti.


Buugghhh.......


" Beraninya dia!! siapa yang mengizinkan mulut nya memanggil nama itu!! katakan!!!" ia berteriak setelah melayangkan tinju pada Sam membuat pria itu terhuyung kebelakang.


Sam hanya diam mendapatkan perlakuan itu, ia sudah paham dan terbiasa akan hal ini. Tindakan Mr membuat kekacauan dalam diri Tuannya tak terkendali. Entah apa yang ia lakukan sehingga ketika mendengar nama itu, ia langsung mengamuk dan menghancurkan semua nya.


Tidak ada lagi nama Adnan pria itu hanya mau dipanggil dengan Kabir, Sam sedang berusaha mencari tahu, tapi sepertinya Mr sangat pintar dan memantau gerak geriknya.

__ADS_1


Sudah 5 tahun, Tuannya ini akan mengamuk bahkan memukul siapapun yang berada didekatnya, entah orang itu salah ataupun tidak. Tempramen nya kembali dan mudah meledak jika terpancing.


"Pergi!! obati lukamu!" ujarnya ketika darah mulai mengalir di sudut bibir Sam


"Baik Tuan, tapi anda minumlah dulu saya ambilkan ya" ujarnya


Sam memberikan minuman untuk Tuannya itu agar pria itu tenang, Sam melihat Tuannya menerima minuman pemberian nya dan meneguknya hingga habis.


"Saya akan panggilkan pelayan untuk membersihkan nya Tuan, jika Tuan butuh sesuatu saya akan datang" ujar Sam, walaupun tak ada kata yang terucap dari bibir pria itu tapi ia sudah terlihat tenang sekarang.


Sam pergi meninggalkan ruangan itu beserta Tuannya, setelah berada diluar ia segera menutup pintu dan melihat sejenak Tuannya.


"Tuan, saya berharap walaupun tidak tahu kapan. Namun saya ingin Tuan kembali seperti dulu, meskipun seperti berandalan namun anda terlihat seperti malaikat. Tidak seperti sekarang yang terlihat begitu sempurna namun menyimpan iblis didalamnya. Semoga London bisa merubah anda perlahan kembali, karena saya percaya bahwa kebaikan dan kesabaran akan berbuah manis" gumam Sam sembari menutup pintu itu.


Bersambung....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Mohon maaf karena kesibukan real life jadi satu episode saja. Tapi author usahakan update ya


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!

__ADS_1



Pertemuan pertama, ia di cela tapi pertemuan kedua ... ia di cari. Maysaroh Safir, anak seorang pedagang lontong sayur keliling. Tanpa sengaja, gerobak ayahnya menyenggol mobil mewah seorang CEO muda. Saat bertemu lagi untuk kedua kalinya dengan pemuda itu, ia menyelamatkan nyawanya. Pemuda itu kemudian mencari dan menjadikannya bodyguard. Petualangan pun di mulai hingga tanpa di sadari tumbuh bunga-bunga cinta di antara mereka.


__ADS_2