
Suara tembakan menggelegar dan membuat Eisha berteriak keras, saat ini ia berada di dalam mobil dan menjalankan nya dengan cepat.
Sambil menyetir dengan penuh ketakutan ia terus mencoba menghubungi Adnan tapi jaringan yang tidak ada membuat nya semakin diliputi rasa cemas.
Segerombolan orang orang itu mengejar nya, saat ini ia tak tau, kemana ia akan melajukan mobil saat ini, jalanan yang sepi dan dikelilingi oleh perbukitan membuat suasana semakin menakutkan.
"Adnan, aku takut, kau dimana??" Eisha berkata lirih sambil terus melaju melewati jalan.
"Cepat jalan dan tembak ke arah nya!!" ujar pria berkepala plontos itu pada anak buahnya.
"Baik Boss" ujarnya seraya mempercepat laju kendaraan nya.
Vikram mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, namun ia sedikit meringis karena luka akibat melewati tembok di kaki kirinya.
"Eisha, bertahanlah sebentar!" Vikram terus berucap sambil menghubungi seseorang namun tak ada jaringan.
"Sia*allll!!, bagaimana sekarang, sepertinya jumlah mereka banyak!" Vikram mengambil kesimpulan dari penglihatan nya tadi.
"Aku tidak boleh percaya padanya, Adnan tak mungkin mengatakan itu!!" Eisha melewati jalan yang lurus dan berharap segera keluar, sambil terus bergumam bahwa perkataan wanita tadi tidak lah benar.
🌹🌹🌹Sesaat sebelumnya🌹🌹🌹
Eisha memasuki tempat itu dan menunggu disalah satu ruangan, terlihat ada beberapa orang berseragam pelayan berlalu lalang.
"Duduklah disini, sebentar lagi Tuan akan datang" ujar pria itu
"Tuan??, bukannya kalian teman?" tanya Eisha bingung
__ADS_1
"Dan kenapa belum terlihat yang lain hanya pelayan saja, bukankah acara nya akan segera dimulai" tanya Eisha merasa aneh.
"Itu akan ada kejutan Nona" ujarnya dengan senyuman.
Eisha mencoba menghubungi Adnan, namun tak ada jaringan, perasaan nya sedikit cemas melihat tempat ini yang terlihat berbeda dari perkataan Adnan.
Tak lama ia mendengar langkah kaki mendekat dan lampu dimatikan sehingga ia merasa Adnan yang datang.
"Adnan....." namun saat lampu dinyalakan Eisha langsung kaget dan bangkit dari kursinya.
"Kau menunggu seseorang Eisha??" ucap wanita itu dengan senyum misterius nya dan seraya mendekatkan Eisha.
"Clara!!" Eisha berteriak pada wanita itu
"Apa kabar Eisha, kau terlihat cantik sekali dengan gaun itu" Clara duduk seraya memandangi Eisha dengan tajam.
"Acara kejutan begitu kan??, tapi sayang sekali kau itu telah dibodohi, Eisha" Clara berkata dengan lantang
"Apa maksudnya??" tanya Eisha
"Setidaknya duduklah lagi, kau sangat tegang sekali, apa aku mengagetkan mu"
"Aku punya sesuatu untuk mu" wanita itu mengeluarkan sebuah amplop berisi surat dan meletakkan nya di meja itu.
Eisha memandangi nya dan waspadai akan wanita ini. Merasa diperhatikan Clara tertawa dan membuka amplop itu.
"Sebaiknya kau mundur saja dan pergi sejauh mungkin Eisha, karena kau tau bahwa aku dan Adnan sudah tunangan dan akan segera menikah, lagipula kalian hanya saling menguntungkan bukan?"
"Surat kesepakatan ini adalah bukti nya dan Adnan sendiri yang meminta ku memberikan nya padamu, ia sengaja mengatakan kejutan padamu dan memberikan mu gaun itu anggap saja sebagai hadiah perpisahan"
__ADS_1
"Apa kau pikir, ia jatuh cinta padamu??, lucu sekali, kau bermimpi terlalu jauh dan tinggi, kau itu hanyalah Upik abu yang bermimpi menjadi Cinderella"
"Ia hanya memanfaatkan mu karena kami sedang bertengkar saja, karena melihat mu yang menjelma menjadi cantik tentunya ia tertarik, tapi hanya untuk sekedar bersenang-senang saja dan kau mempercayai nya, naif sekali dirimu, karena itu lebih baik daripada kau dipermalukan sebaiknya kau segera pergi"
"Tidak itu pasti bohong, itu tidak benar!!" Eisha berteriak keras kehadapan Clara dan ia yakin wanita itu berbohong padanya.
"Oh, begitu kah menurutmu??, kalau begitu lihatlah ini!!" Clara membuka sebuah amplop dan berisi sebuah foto membuat Eisha tak percaya.
"Ini adalah foto kami, kau bisa lihat bukan sangat mesra, kau bisa melihat bahwa tanggal adalah seminggu lalu" Clara menunjuk foto itu.
"Ini editan!!, dasar pembohong!, aku akan pergi menemui Adnan" Eisha segera pergi beranjak dan berlari segera mungkin, sedangkan Clara langsung marah dan memanggil suruhannya.
"Tangkap gadis itu!!, aku ingin ia segera!!" Clara berteriak kesal dan segera meminta anak buahnya.
"Baik Nona!"
"Sia*lll, ternyata ia tidak bodoh seperti dugaan ku, untung saja tidak ada jaringan disini, pergi lah Eisha dan larilah kalau kau bisa pergi dari sini, siapapun tidak akan tau kau berada disini, dasar bodoh!!" Clara memandang Eisha dikejar oleh suruhannya dari atas.
"Tuan, saya baru saja mendapatkan pesan" ujar Sam pada pria tampan dengan setelan jas itu.
"Apa isinya??" tanyanya dengan memegang sebuah kotak berbentuk persegi.
"Ini Tuan" Sam segera memperlihatkan nya sontak membuat pria itu kaget dan berlari membuat semua orang memandangi nya.
"Cepat keluarkan mobil!, kita kesana!!"
Bersambung.......
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️
__ADS_1