Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Aku Berhasil


__ADS_3

Eisha yang tak tau kemana arah lagi, sampai di sebuah jalan yang dikelilingi tebing dan lautan Mobil itu masih mengejar nya dan terlihat semakin mendekat.



"Nona, target mendekati jalan perbatasan" ujar pria kepala plontos itu.


"Bagus, itu sangat baik, ia semakin jauh dari jalan utama, segera laksanakan!" ujar nya


"Baik Nona, kami..."


Dorrrr....


"Apa itu??, kalian berhasil???" tanyanya


"Bukan Nona, sepertinya ada yang datang dan menolong gadis itu" ujarnya


"Bodoh!!, segera atasi!!, aku tidak mau tahu!!" ia berteriak kesal dan mematikan panggilan nya.


"Urus mobil itu!" perintah nya pada anak buahnya.


"Si*al, tidak kena, mereka cukup hebat" Vikram kesal karena tembakan nya meleset dan ia hanya punya satu pistol saja dan peluru yang tidak seberapa.


Vikram melaju cepat dan menyusul mobil itu, Eisha semakin panik melihat ada mobil baru yang datang mengikuti nya, namun saat ia menajamkan matanya, ia mengenali mobil itu.


"Vikram?" ia yakin itu adalah Vikram namun tiba tiba saja mobilnya terpaksa berhenti karena tembakan di ban nya.


"Aaaaaa!!"



Cittttt.....


Eisha kesulitan menangani arah mobil nya dan membuat mobil ini melaju ke arah jalan di apit oleh lautan, dengan ban nya yang sudah meledak dan mobil nya tak terkendali.



"Bagus!, lebih cepat!" pinta kepala plontos itu, sedangkan anak buahnya yang lain mengatasi Vikram dengan ikut menembakkan peluru kearah nya, namun dengan keahliannya ia berhasil selamat.


"Mereka menembak mobil Eisha, ini tidak bisa dibiarkan!" Vikram membanting stir ke arah kanan dan langsung mengenai mobil para pembunuh itu.


"Si*al, beraninya kau!" pria itu menggeram marah dan langsung membalas balik sehingga mereka saling beradu satu sama lain.



Hingga Vikram berhasil menggeser dan menyebabkan mobil itu kehilangan arah, dengan segera ia menyalip dan menuju Eisha yang saat ini tengah bagaimana.

__ADS_1



"Bodoh!!, cepat kejar dia!!" pria itu marah dan segera mengambil kendali dan mengejar Vikram.


Aksi kejar kejaran terus berlanjut, sedangkan Eisha merasakan kepalanya pusing saat ini akibat benturan di kepala nya.


Dengan nafas tersengal ia mencoba membuka pintu mobil itu dan segera keluar, kakinya merasa lemas membuat nya beristirahat sejenak.


"Sakit sekali, dimana Ini??, a-aku..." kepalanya berputar-putar saat ini sehingga ia kembali mengumpulkan kesadaran nya kembali, hingga suara yang ia kenali memanggil namanya.


"Eisha!!"


"Vikram!!"


"Syukurlah kau baik baik saja, ayo cepat kita pergi dari sini!" Vikram segera membantu Eisha naik ke mobil namun kawanan pembunuh itu kembali dan membuat mereka terkepung.


"Shitt!!"


"Mau kemana sekarang kalian?, wah sepertinya ia seorang pahlawan Boss" ujar salah satu diantara mereka, Eisha yang merasa ketakutan berdiri dibelakang Vikram.


"Apa mau kalian??, biarkan kami pergi!" ujar Vikram


"Kau bisa pergi, tapi gadis cantik itu tetap disini, kami punya urusan dengannya" ujar pria berkepala plontos itu, dengan tatapan liar ia melihat Eisha.


"Beraninya kau!, beri ia pelajaran!" pria berkepala plontos itu terluka dan memegangi bibir mu yang robek.


Dengan segera mereka memegangi Vikram dan memukuli nya beramai-ramai, keahlian bela diri Vikram yang bagus membuat mereka sedikit kesulitan.


Hingga terlihat celah, Vikram mengeluarkan alat yang mengeluarkan asap dan membuat mereka linglung, kesempatan itu ia gunakan untuk kabur bersama Eisha.


"Ayo kita pergi!" Vikram segera menarik Eisha dan masuk kedalam mobil, namun ia baru sadar kuncinya terjatuh disana.


"Tunggu sebentar" Vikram kembali lagi kesana dan tak berapa lama ia terlihat membuat Eisha tersenyum.


"Ini kuncinya, mereka terlihat linglung ayo kita per..., Aghhhh!!!!"


"Vikram!!!"


"Akhirnya, bawa dia!!" seseorang berhasil memukul kepala Vikram dari belakang membuat nya terhuyung dan Eisha benar benar takut.


"Boss, pintunya terkunci!!" salah satu pria itu tak bisa membuka pintu mobil Vikram yang canggih itu, sedangkan Vikram menahan sakit tersenyum membuat Boss itu kesal.


Bughhh!!!


"Buka pintunya!" ia menarik rambut Vikram kebelakang dan memegangi tangannya

__ADS_1


"Coba saja, kalau kau bisa!" Vikram menantang pria itu


"Tak berguna!!!"


"Eisha cepat pergi!!!, Ayo jalan!!!" Eisha yang masih didalam mobil dapat mendengar suara Vikram yang terluka.


Ia ingin kesana membantu pria itu tapi tidak bisa, dari segi manapun ia tak akan berhasil, ponsel pun tak bisa membantu saat ini. Vikram terus berteriak menyuruhnya pergi segera, gerombolan orang itu segera mengambil batu dan mencoba membuka pintu itu, Eisha semakin ketakutan dan dengan air mata, ia mulai menyalakan mobil itu dan segera pergi mencari bantuan.


"Vikram aku akan kembali, bertahanlah" pintanya lirih.


"Cepat hancur kan!" pria itu berteriak marah dan kemarahan semakin memuncak melihat Vikram menghentikan aksi anak buah nya.


"Mati kau!!!"


Dorrr.!!!!!


"Aghhhh" Vikram berteriak kesakitan peluru itu mengenai bahunya, tapi ia dapat melihat mobil itu berhasil menyala dan berjalan menjauh.


"Aku berhasil Nona dan janjiku berhasil ku tepati, Nona Naura aku menepatinya" Tak lama terdengar pukulan terakhir dan membuat Vikram tumbang.


"Menyusahkan, cepat kejar gadis itu!!!"


"Baik Boss!" Mereka kembali mengejar Eisha yang perlahan menjauh.


"Mana pistol mu?"


"Untuk apa Boss?"


"Pria pahlawan itu masih hidup, akan ku kirim ia ke neraka!"


Dorr!!!


"Aghhhh 😣, astaga apa ini perasaan ku tidak tenang" Naura baru saja menjatuhkan cangkir kopinya.


"Kenapa belum ada kabar juga?" ujar Naura.


"Vikram" Naura menatap keluar yang terlihat akan turun hujan.


Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author kece badai loh!


__ADS_1


__ADS_2