
Cuaca mendung menemani langkah kaki gadis cantik itu menuju sebuah pusara, pusara yang bertuliskan nama Eisha.
Naura berjongkok di hadapan makam itu dan mulai menaburkan bunga diatasnya. Sedangkan Kate terlihat menemani dan beberapa bodyguard lainnya yang berdiri mengawasi Nona Muda mereka.
"Eisha, aku datang lagi tapi mungkin setelah ini aku akan pergi" ujarnya
"Kau tau, Vikram kondisinya tidak ada perkembangan, Adnan pun menghilang entah kemana setelah itu. Tapi kau tak perlu khawatir, aku akan mengatakan pada Daddy untuk mendapatkan keadilan mu untuk mu"
"Terkadang aku merasa, kau masih ada tapi kenyataannya sekarang berbeda. Sungguh aku sangat merindukanmu, aku akan membawa Vikram dan pergi menyembuhkan nya. Setelah Vikram membaik aku pastikan keadilan untukmu" ucapnya dengan air mata
"Aku pergi ya, dan aku akan kembali lagi kesini menemui mu. Andai saja, jika Tuhan mengizinkan aku ingin kau kembali dan berkumpul bersama ku lagi"
"Aku pamit ya, sampai jumpa Sahabatku" ujar Naura mengelus nisan itu.
"Mari Nona" ujar Kate
"Hmmm"
Naura pun mulai melangkahkan kakinya keluar dari pemakaman dan terlihat mobil itu sudah menunggu dirinya.
Namun saat akan masuk, ia melihat seorang wanita dan pria paruh baya serta seorang wanita muda yang berlari menuju ke pemakaman.
Dengan menajamkan matanya ia melihat kesana dan akhirnya ia mengenali mereka.
__ADS_1
"Keluarga Eisha" ujarnya membuat Kate memandangi Nona nya itu.
"Nona ada apa?" tanya Kate
"Antarkan aku kembali kesana" ujar Naura.
"Tapi Nona...."
"Cepat!, aku tidak menerima penolakan" perintah Naura yang membuat Kate segera melakukan nya.
Akhirnya Naura kembali menuju ke pemakaman dibantu oleh Kate, saat semakin mendekat, ia dapat melihat ketiga orang tadi menangis di pusara itu.
"Tidak ada lagi gunanya sekarang menangis!" ujar Naura membuat ketiga orang itu menoleh padanya.
"Tidak penting, tapi yang jelas aku adalah orang yang menemani Eisha dan membuatnya tersenyum, sebelum kami berpisah. Tidak seperti kalian yang merupakan keluarga nya tapi tidak ada disisinya" ujar Naura
"Aku adalah keluarganya, lalu siapa kau bicara begitu, tidakkah kau lihat kami kehilangan nya!" ujar wanita muda itu.
"Memang, tapi sudah sangat terlambat bukan?, tidak ada gunanya lagi, kemana saja kalian saat ia berada di jalanan luntang lantang, saat ia butuh dukungan dan sandaran"
"Tidak ada bukan?, bahkan kalian tidak mencarinya sedikit pun" ucapan itu menohok ketiga orang itu.
"Anda ayahnya bukan?, seharusnya anda mendukung mimpinya tapi ternyata tidak. Mungkin karena itu ia yang seharusnya masuk ke perusahaan desain tidak bisa karena tidak ada restu dari anda!" tunjuk Naura
__ADS_1
"Kau adalah temannya?, katakan apa ini semuanya benar?, aku merasa putriku masih hidup!" ujar wanita paruh baya itu dengan air mata.
"Sayangnya itu benar Bibi, mungkin jika anda datang dan menemuinya sebentar saja atau membela ia saat diusir, mungkin anda masih bisa melihat senyumannya. Tapi mungkin itu jalan takdir, hingga aku bertemu dengannya"
"Sekarang penyesalan kalian tidak ada gunanya lagi, dan aku minta maaf mungkin tidak sopan pada kalian, tapi sekarang Eisha sudah tidak menangis lagi" Naura kemudian meninggalkan ketiga orang itu yang menangisi penyesalan mereka.
"Gadis itu benar! aku adalah ibu yang buruk! membiarkan putri ku sendirian! seandainya saja aku menemui nya setelah ia pergi dari rumah. Tapi tidak, karena aku terlalu patuh padamu! dan berfikir mungkin memang benar, ia akan kembali karena tak bisa hidup tanpa kita! rupanya itu salah! ia menuruni sifat keras kepala darimu!" tunjuknya pada pria paruh baya itu.
"Kembalikan Putriku!!" teriaknya dengan isak tangis.
"Ibu, tenanglah" ujar Jesi memeluk ibunya yang rapuh.
"Maafkan Ayah Nak, tapi jika mungkin, Ayah ingin kau kembali dan Ayah berjanji akan mendukung apapun keinginan mu" ujarnya dalam hati melihat pusara putri nya itu.
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️
Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!
Ayreen Anatasya A'Morra harus kembali dari masa pelatihannya setelah dipanggil sang kakek. Ayree mendapati sang kakek telah terbujur kaku dengan memegang liontin ruby dengan ukiran rumit dan sebuah surat wasiat. Surat wasiat yang berisikan perintah bahwa Ayreen diminta untuk menerima perjodohan yang sudah dibuat sang kakek dengan sahabatnya. Orang tua Ayreen meninggal ketika dia berusia satu bulan. Bayi yang masih polos harus menerima kenyataan pahit itu. Tetapi ada misteri dibalik kematian orang tuanya. Ayreen tumbuh menjadi gadis luar biasa menjadi ratu yang sangat mendominasi. Keano Nataniel Wicaksana, tinggi 182cm.Memiliki temperamen luar biasa. Pria cacat yang harus duduk di kursi roda diakibatkan kecelakaan yang menimpanya.Tuan muda keluarga besar, salah satu dari 5 keluarga besar. Dia adalah pengusaha dunia bisnis dan tertampan namun misterius. Bagaimana bila sang ratu dominan disandingkan dengan Keano? Akankah Ayreen bisa menjalankan perannya dengan baik sesuai wasiat sang kakek?
__ADS_1