
Beberapa sesi foto sudah diambil dan akan segera dicetak, bahkan Naura dan Vikram pun juga ikut atas permintaan Eisha, dan membuat Eisha tertawa karena melihat tingkah Vikram yang kaku hingga selalu dimarahi oleh Naura.
Saat ini mereka berempat menikmati makan siang bersama, di salah satu restoran disana. Adnan terus saja memperhatikan Eisha begitu pun dengan Vikram yang terus memandangi Adnan, ia tidak percaya akan hal ini dan terus berpikir kenapa pria itu disini dan berpenampilan seperti itu.
Naura yang melihatnya langsung menyenggol lengan Vikram dan memberikan tatapan maut nya, membuat Vikram mengerti dan melanjutkan makannya.
"Apa dengan memandangi Eisha, kau sudah kenyang tuan es balok?" tanah Naura membuat Eisha malu dan Adnan tersadar.
"Kenapa?, kau juga mau? kalau iya minta pada pria kaku disebelah mu itu!" ujar Adnan menunjuk pada Vikram yang tengah makan hingga ia tersedak.
"Uhukk, uhukk " Vikram langsung mengambil air di depannya dan meminum langsung.
"Kau baik baik saja??" tanya Eisha sedangkan Naura menepuk pundak pria itu.
"Kenapa kau mengkhawatirkannya?, kan kekasihnya ada biar saja, sekarang suapi aku" pinta Adnan membuat Eisha terdiam.
"Adnan, tapi disini...." ucap Eisha menggantung sambil melihat sekitar restoran yang ramai, sungguh ia malu.
"Biar saja, mereka tidak akan melihat, ayo aku lapar sekali" ucap Adnan yang membuat Naura kembali mengejek nya.
"Dasar manja!, tidak sadar umurmu itu sudah tua!, lagipula kau punya tangan kan??" ucap Naura dan aura permusuhan sepertinya mulai datang.
"Sudah, hentikan tidak baik bicara keras saat makan" ucap Eisha menengahi tatapan maut keduanya.
__ADS_1
"Iya, ayo Naura kita makan aku pesan es krim tadi" ujar Vikram yang langsung membuat ekspresi Naura berubah.
"Wah, kau tau sekali, ini tampak lezat, aku makan ya" ucap Naura yang langsung membuat Eisha dan Vikram lega sedangkan Adnan membuka mulutnya untuk disuapi dan Eisha tak punya pilihan lain.
"Enak sekali" ujar Adnan sambil memandangi Eisha.
"Kau sangat sulit ditebak" ujar Eisha membuat pria itu memandangi nya lekat.
"Dan kau akan segera mengetahui bagaimana pria ini nanti" ujar Adnan dan ucapan itu terdengar oleh Vikram yang berarti Eisha tidak mengetahui apapun tentang nya.
"Luar biasa, hebat sekali! tapi mungkin dengan kehadiran gadis ini memang membawa perubahan untuk nya" Pikir Vikram saat ini meyakini ada keistimewaan dari Eisha sama seperti Nona nya yang mau berteman dengan nya.
"Aku kenyang sekali!, es krim nya sangat lezat Vikram bungkus beberapa ya, aku menginginkan nya" ucap Naura
"Baiklah, aku akan membelinya" balas Vikram memesan beberapa bungkus es krim lagi.
"Tidak, ini sudah cukup, apa kau ingin sesuatu?" tanya Eisha balik mendapat gelengan dari Adnan.
"Kalau begitu ayo kita pergi" ajak Adnan membuat Eisha bingung
"Kemana? dan apa Naura juga ikut?" tanya Eisha
"Tidak, kami juga akan pergi menghabiskan waktu bersama" balas Naura cepat yang membuat Adnan memandang gadis itu.
__ADS_1
"Baiklah, tapi aku ke toilet dulu ya" ujar Eisha
"Iya, aku tunggu disini" balas Adnan, tak lama Eisha pergi dan meninggalkan kedua orang itu.
"Aku tidak ingin mendengarkan apapun, yang jelas jaga saja sahabat ku!" ucap Naura setelah itu melenggang pergi.
"Kau sangat persis seperti nya!" balas Adnan membuat Naura tersenyum miring.
Sesaat kemudian Eisha kembali dan terlihat kedua gadis itu saling bicara dan tak lama mereka berpisah.
"Hubungi aku ya!" teriak suara cempreng itu.
"Iya!" balas singkat Eisha yang tengah dibawa Adnan ke parkiran.
"Adnan ini??" tanya Eisha tak percaya
"Ayo naiklah, dan aku tidak ingin mendengar pertanyaan untuk saat ini" ucap Adnan yang membukakan pintu mobil itu.
Eisha masuk dan duduk di kursi itu tanpa bertanya, meskipun saat ini pikirannya diliputi oleh berbagai pertanyaan, tapi ia mematuhi ucapan Adnan karena pria itu akan mengatakannya nanti.
"Sekarang kita akan pergi ke tempat yang akan kau sukai" ujar Adnan membuat gadis itu menatap padanya dan mengangguk tersenyum.
__ADS_1
"Let's go!!!" Ucap Eisha
"Let's go!!!" Balas Adnan, sambil mulai menjalankan mobil itu dan mereka membelah jalanan kota.