
Hujan turun membasahi jalanan London, semua orang segera berlari untuk mencari tempat teduh.
Curah hujan sepanjang tahun in Kota London. Bulan dengan curah hujan terbanyak di Kota London adalah Oktober, dengan rata-rata curah hujan 55 milimeter.
Namun hal itu tak berlaku dalam sebuah ruangan pemotretan yang saat ini tengah berlangsung.
Kilatan lampu yang menangkap gambar dari pose yang diberikan. Semua orang sedang sibuk akan pemotretan ini, entah itu sang model atau fotografer nya.
"Bagus, ya seperti itu"
"Perlihatkan ekspresi mu lebih baik"
"Ya, pertahankan eskpresi itu"
"Luar biasa!"
"Sekarang ganti sedikit pose mu menghadap ke samping"
"Very nice"
"Ok! cukup! kita istirahat 15 menit!" ujar pria bertopi itu
Setelah itu tak lama terlihat wanita berusia 28 tahun mendekat ke arah model wanita yang baru saja selesai pemotretan itu.
"Wah, Alice aku yakin hasilnya akan sempurna"
"Kau luar biasa sekali" pujinya pada wanita itu.
"Terimakasih Jane, kau terlalu berlebihan aku hanya melakukan yang terbaik" ujarnya
"Kau mau apa? maksudnya kau ingin secangkir kopi atau makanan hangat untuk menemani mu, atau....."
"Atau apa?" tanyanya
"Seseorang untuk menghangatkan mu!" ujarnya
"Dasar! nanti ada yang dengar dan berpikir buruk" balasnya
"Maaf, aku hanya bercanda, lagipula seorang Alice tidak masalah bukan untuk memiliki seorang kekasih"
"Pasti akan menjadi trending topik nantinya"
"Jane, bagaimana kalau kau belikan aku sesuatu saja, seperti katamu tadi"
"Ah, ya baiklah tunggu ok"
"Iya, terimakasih ya" ujarnya, tak lama Jane pergi meninggalkan Alice yang tengah beristirahat diruangan nya.
"Hujannya deras sekali" ujarnya sambil memandangi kaca tembus pandang itu yang memperlihatkan jalanan kota London.
Cafe White Lion yang merupakan salah satu cafe terkenal di jalanan London, saat musim hujan. Orang orang akan datang untuk membeli minuman hangat atau makanan serta kue. yang disajikan.
Tak terkecuali Jane, wanita itu langsung masuk dengan memegang payungnya, pintu segera ia buka dan terlihat pengunjung serta pelayan cafe yang mengantarkan pesanan dan menerima pesanan nya.
"Selamat datang Nona, mau beli apa?" ujar sang pelayan menyambut kedatangan Jane
"Aku ingin memesan Eggnog, sangat cocok untuk menghangatkan tubuh" ujar Jane pada pelayan itu.
__ADS_1
"Pilihan yang bagus Nona, untuk musim hujan seperti ini, tunggu sebentar ya" ujar pelayan itu.
Eggnog merupakan minuman dari telur yang dikocok bersama susu, gula, krim yang kemudian diberi campuran alkohol. Pada awalnya minuman ini merupakan minuman musim dingin para bangsawan Inggris. Nama eggnog berasal dari kata grog & noggin. Grog adalah nama lain rum, sementara noggin sebutan untuk gelas kayu kecil tempat menyajikan eggnog.
Dahulu eggnog termasuk minuman mewah. Hal ini dikarenakan para bangsawan menambahkan rempah seperti pala dan kayu manis ke dalam eggnog dimana rempah tersebut dulunya termasuk rempah mahal. Bakan, alkohol yang digunakan juga bernilai tinggi yaitu brandy dan sherry.
Sekarang banyak kreasi dari minuman eggnog. Namun bahan yang harus ada dari dulu adalah alkohol. Minuman ini identik dengan hari natal di inggris. Masyarakat inggris pada malam natal berkumpul bersama keluarga jauh dengan ditemani eggnog panas yang nikmat sekaligus hangat di tubuh.
"Ini Nona" ujar pelayan itu memberikan pesanan pada Jane
"Terimakasih, ini uangnya" ujar Jane
"Sama sama Nona, datang kembali Nona" balas pelayan itu dengan ramah.
Jane pun segera meninggalkan tempat itu dan menuju pemotretan segera. Dengan memakai mantel yang menghangatkan nya di musim seperti ini.
Sekitar 5 menit, ia akhirnya sampai dan segera menekan tombol lift menuju lantai 5 tempat pemotretan.
Tingg......
Jane pun sampai dan segera melangkahkan kakinya menuju keruangan tempat wanita tadi menunggu nya.
"Menunggu lama?" tanyanya pada wanita yang sibuk memandang jendela itu.
"Tidak, bahkan aku tidak tau kau sudah datang" ujarnya
"Kau beli apa?" tanya Alice
"Lihat, aku yakin kau akan menyukainya" uajr Jane sembari mengeluarkan minuman hangat itu.
"Tadaaaa" ujar Jane saat mengeluarkan 2 buah minuman hangat itu.
"Iya, kau suka kan?" tanya Jane
"Iya, terimakasih kau tahu sekali seleraku" balas nya.
"Ini untukmu, dan ini untukku" ujar Jane sembari memberikan satu cangkir pada Alice
"Terimakasih ya" balas Alice
"Sama sama"
"Ahhh, luar biasa, ini sungguh tepat untuk musim hujan seperti ini" ujar Alice
"Kau benar, karena itu aku membelinya" balas Jane
"Ayo, segera habiskan, sebentar lagi kita akan ada pemotretan untukmu. Kau harus segera bersiap-siap" ujar Jane
"Iya, aku hanya tinggal memakai pakaiannya saja tidak sulit hanya dress putih sepanjang lutut ku" ujar Alice menunjuk ke arahnya pakaiannya.
"Oh ya, aku lupa pemotretan nya bertema Holi" balas Jane
Tak lama terdengar ketukan pintu yang membuat kedua wanita itu menoleh.
"Biar aku saja" ujar Jane
"Hmmm" balas Alice sembari masuk untuk mengganti pakaian nya.
"Ya?" ujar Jane mengeluarkan kepalanya sedikit
__ADS_1
"Pemotretan akan dimulai sepuluh menit lagi" ujar pria gemulai itu memberi tau.
"Baiklah, kami segera turun" balas Jane
"Ok" pria gemulai itu segera pergi dari sana dan Jane segera menutup pintu kembali.
"Siapa?" tanya Alice setelah berganti pakaian
"Si gemulai" ujar Jane sembari menirukan gaya dan suara pria tadi.
"Hahahaha, kau ini ada ada saja" Alice tertawa melihat tingkah wanita itu.
"Ayo, ku bantu merapikan rambut mu" ujar Jane kembali normal dan membantu Alice bersiap
"Baiklah" Alice segera duduk dan membiarkan Jane membantunya
"Nah, selesai!" ujar Jane
"Kau cantik sekali" puji Jane
"Kau juga" puji Alice kembali
"Namamu mungkin seperti orang Eropa tapi postur tubuh serta wajah mu sangat oriental, mereka benar-benar tepat memilih mu dalam pemotretan ini" ujar Jane
"Semua orang bisa memiliki nama apapun yang mereka mau, entah itu Asia atau Eropa dan sebagainya" ujar Alice
"Iya, tapi itu menambah nilai plus darimu" ucap Jane memandangi Alice dari cermin.
"Baiklah, ayo kita turun" ajak Alice
"Iya, semuanya pasti sudah menunggu, aku tidak ingin mendengar celotehan pria gendut itu" ujar Jane
"Iya iya sudah kau cerewet sekali" balas Alice
"Tapi kau suka kan?" tanya Jane
"Iya, kau adalah teman terbaikku" ujar Alice
"Ini dia model cantikku!" ujar pria bertopi itu
"Ayo Alice kita mulai pemotretan nya"
"Iya, aku sudah siap" ujar Alice tersenyum
"Baiklah, semuanya sudah siap kita akan mulai!" ucapnya melihat semua kru
"Siap Boss" ujar mereka semua
"Ok, kita mulai!"
Tak lama ruangan itu kembali dipenuhi oleh kilatan cahaya lampu yang menangkap setiap gambar dari gaya dan pose dari Alice.
Jane dan kru yang lain melihat sesi pemotretan itu berjalan dengan baik dan kagum akan keahlian Alice dihadapan kamera.
Bersambung......
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️
Alice
__ADS_1