Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Kau Jual Aku Beli


__ADS_3

Alice sungguh kesal melihat kedatangan Kabir yang bisa masuk kedalam apartemen miliknya, entah bagaimana cara ia masuk, saat ditanya ia menjawab dengan cekikikan saja. Belum lagi ia inginkan menjambak rambut dan menjewer telinga pria itu karena telah melihat dirinya yang memakai pakaian kurang bahan.


"Aku bisa melaporkan mu ke polisi karena masuk ke apartemen seseorang seperti pencuri, dan ini merupakan tindakan berbahaya!" namun bukannya takut mendengar ucapan Alice, Kabir justru tersenyum dan berjalan mendekat ke arah Alice yang terlilit selimut untuk menutupi tubuhnya.


"Laporkan saja, aku yakin... bukan hanya polisi yang datang kemari, tapi juga media. Dan mereka akan menyorot kita dan membuat berita gosip terbaru dan semua orang akan tau!" balas Kabir tak mau kalah.


"Kau!"


"Kau ingin tau beritanya? Model cantik Alice tertangkap bersama seorang pria yang merupakan pengusaha dengan keadaan tak berpakaian lengkap."


"Menurutmu bagaimana kedengarannya? Atau... kita ganti saja tajuknya, mungkin menjadi..."


"Diam! Jangan bicara lagi! Kau benar-benar tidak waras! Apa mau mu sebenarnya?"sungguh Alice rasanya benar-benar kesal, entah apa yang ia perbuat di masa lalu sehingga membuatnya bertemu dengan pria seperti ini.


"Mau ku..."


"Apa?" tanya Alice cepat.


"Aku ingin tinggal disini selama beberapa minggu, ya sepertinya sebulan."

__ADS_1


"Apa! Kau gila?" Alice tak percaya apa yang keluar dari mulut Kabir.


"Semiskin apa dirimu? Sehingga kau tinggal denganku? Kalau kau tidak punya tempat tinggal kenapa tidak sewa hotel atau beli saja? Kau kan kaya?"


"Itu urusanku! Lagipula kalau ada yang gratis... kenapa aku harus bayar... aku lihat kau sangat pandai memasak. Tapi... kalau kau ingin aku bayar baiklah, aku akan bayar tinggal disini dan membuktikan seberapa kaya diriku." Sungguh enteng sekali mulut nya berkata demikian.


"Aku..."


"Kalau kau menolak! Aku sebarkan ini!" Kabir mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sebuah foto kepada Alice membuat wanita itu terdiam.


"Kau... beraninya kau!"


"Kalau kau menolak ku, maka... fotonya ku sebar dan kita akan segera menjadi trending topik besok, kalau kau terima..."


"Baik! Aku terima! Hanya sebulan bukan?" ujar Alice cepat.


"Tentu! Pilihan yang bagus... aku akan mulai hari ini..."


"Apa! Tidak bisa! Besok saja, kau gila?"

__ADS_1


Kabir ingin sekali menolaknya, tapi sepertinya Alice terlihat syok sekali dan pria itu lebih memilih mengalah, lagipula ia sudah mendapatkan yang ia inginkan bukan.


"Baiklah, aku akan pergi dan datang besok!" Kabir dengan santainya pergi meninggalkan apartemen itu dan Alice hanya diam sambil memandangi kepergian Kabir.


"Aghhhh! Pria gila itu! Lihat saja, akan ku buat ia menyesal dan tak mau lagi datang kemari! Jika ia jual maka aku akan beli!" Alice mengatur siasat untuk membuat Kabir tidak betah dan akan pergi dari apartemennya.


"Aghhhh! Aku akan membalasnya, lihat saja!" Alice masih kesal dan ia mengeluarkan unek-unek nya dengan cara melemparkan selimut miliknya seraya mulutnya komat-kamit sepanjang menuju kamarnya.


Tanpa ia sadari, Kabir masih berdiri dan belum pergi darisana, ia tentu saja mendengarkan perkataan dan siasat wanita itu.


"Kau beli, maka aku akan jual kembali! Kita lihat siapa yang akan kalah! Dasar keras kepala! Sepertinya aku harus menghukum mu."


Bersambung.....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya author yang berjudul Pendamping Hidup Mommy Sashi yang mengisahkan perjuangan menjadi orang tua tunggal ditambah dengan dirinya yang harus mengelola perusahaan besar, ditambah dengan persaingan kotor serta misteri akankah akhirnya ia menemukan pendamping hidupnya?


__ADS_1


__ADS_2