Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Lembaran berikutnya


__ADS_3

Sejak saat itu, ia tidak berani lagi mendekat karena kejadian itu membekas di ingatannya. Hingga waktu terus berjalan dan tidak ada perubahan antara hubungan itu. Bahkan saat sudah memasuki usia sekolah, Adnan tetap mendapatkan perlakuan dan kata-kata yang buruk yang membekas di hatinya. Entah ia salah atau tidak, tapi ia tetap mendapatkan hukumannya yang berbeda-beda dan setiap ia mendapatkan hal itu, tubuh dan mentalnya sudah terbiasa akan semuanya.


Kasih sayang yang ia harapkan, justru tak pernah ia dapatkan, hanya kebencian dan amarah yang ia lihat, tidak ada yang lain. Hingga Adnan besar dengan kekerasan dan hati yang mati, hanya pelayan dan Sam yang tulus kepada dirinya dan itu tidak dapat merubah total kepribadiannya dan sifat yang telah mendarah daging. Hingga saat usianya menginjak remaja, ia pergi meninggalkan tempat seperti neraka berbalut surga itu dan mulai merancang kehidupannya sendiri.


Terkadang ia menangis mengingat orang tuanya, apalagi Ibunya yang selama ini mengatakan bahwa, kakeknya sangat menyayangi dirinya lebih dari apapun. Hingga ia berhasil keluar dari tempat itu, tak membuat ia bisa bebas dari pantauan Mr yang memantau aktivitasnya setiap saat.

__ADS_1


Rekaman itu berhenti, seiring dengan pandangan Adnan yang berhenti menatap langsung malam yang terlihat kosong, tanpa bintang dan bulan. Ia kembali melihat surat itu dan membukanya kembali dengan perlahan. Terlihat huruf-huruf yang membetuk tulisan dengan gaya klasik dan begitu rapi, mata itu bergerak membaca tulisan itu.


Tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat, hingga anak yang ku bawa sudah tumbuh besar dan memiliki paras rupawan. Tapi, tetap saja wajah itu mengingatkanku padanya, aku masih mengacuhkan dirinya dan mungkin menyakitinya sejak saat itu. Sadar? Menyesal? Tentu aku sadar melakukannya dan ada penyesalan di sana. Tapi, semuanya tertutup dengan kebencian ku, hingga akhirnya ia pergi meninggalkan istana emas ku. Aku selalu memandangi nya dari jauh, tak ku sangka, ia benar-benar sudah menjadi dewasa tanpa bantuan ku sedikit pun. Karena ia merupakan pewaris ku satu-satunya, mau bagaimanapun aku ingin ia mewarisi dan mengelola perusahaan keluarga. Tapi rasa ingin membujuk nya dengan kata maaf dan kasih sayang tak bisa kulakukan. Hingga aku melihat seorang gadis yang menjadi jalan ku untuk mendapatkan tujuanku, dan benar saja saat aku menggunakannya, ia langsung tunduk dan patuh meskipun aku tidak bisa mengekang nya dengan bebas. Aku berikan hadiah dan janji yang membuatnya menerima keinginanku, dan tentunya ia juga mengatakan keinginannya karena ia tidak mau rugi. Bukankah kami sama? Aku tidak terkejut akan hal itu, karena dia tentu sudah mengenalku dengan baik. Aku menyetujui keinginannya dan tak mempermasalahkan ia menikahi gadis miskin itu. Meskipun ada ketidakrelaan di sana, karena aku benci orang-orang miskin!. Tapi sepertinya keinginan aku terkabul dengan bantuan wanita masa lalu cucuku sendiri. Dan... gadis itu lenyap dengan sendirinya, dan akan hanya tinggal mengurus cucu ku yang keras kepala itu. Ku pengaruhi dan ku buat lupa namanya dan ku ganti dengan nama keinginanku karena nama itu adalah nama dari orang yang ku benci. Aku lebih suka memanggilnya dengan Kabir sesuai dengan keinginanku daripada Adnan. Sayangnya, pengendalian ku terlepas saat aku memintanya ke London dan membuat ia bertemu kembali dengan gadis itu. Aku yakin ia akan datang menemui ku, sayangnya penyakit yang ku derita sejak lama membuat kondisi ku tak seperti dulu lagi. Aku merahasiakannya dari semua orang karena tidak ingin ada yang tau kelemahan ku bahkan Kabir sendiri. Karena itu aku menuangkan semuanya melalui tulisan ini, dan menyimpannya dengan baik.


"Masih ada beberapa halaman lagi, aku ingin tahu apa isinya. Apakah kau akan menyebutkan kenapa kau begitu membenci ayahku yang merupakan pria miskin yang jatuh cinta pada ibuku yang merupakan seorang dari keluarga kaya."

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️.


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya author yang berjudul Pendamping Hidup Mommy Sashi.

__ADS_1


__ADS_2