Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Hari Kelulusan


__ADS_3

Hari yang dinantikan pun tiba, semua siswa telah berkumpul di aula di hari kelulusan mereka. Dengan penuh warna dan semangat serta tepuk tangan yang meriah menghiasi aula tersebut.


Para guru serta staf sekolah lainnya duduk di barisan depan menghadap para siswa yang telah lulus. Saat ini sang kepala sekolah sedang memberikan pidato nya atas keberhasilan para siswa selama disini.


Tak lupa setelah itu, nama pria siswa yang berhasil menduduki peringkat atas ditayangkan di layar sehingga semua orang dapat melihat nya, dan beriringan dengan nama yang dipanggil oleh pembawa acara.


Peringkat pertama diduduki oleh Eisha Dirgantara yang membuat heboh seluruh sekolah karena berhasil menyingkirkan posisi Ramora Salendra selama beberapa waktu.


Tepuk tangan mengiringi Eisha menuju panggung dan dengan senyum manisnya serta penampilan nya yang elegan dan make up simpel membuka dirinya luar biasa dan sangat cantik.


Dengan anggun, Eisha menghampiri kepala sekolah yang menyambut nya dengan senyuman dan ucapan selamat mendapatkan reward.


"Selamat Eisha, kami bangga padamu, kau akan menjadi orang sukses dengan prestasi mu" ucap pria berusia 49 tahun itu.


"Terimakasih pak, saya juga mengucapkan terima kasih karena berkat jasa guru disini saya berhasil" ungkap Eisha.


Namun kebahagiaan itu menimbulkan iri dengki di hati gadis berpakaiannya merah muda itu, ia memandang Eisha dengan wajah tak suka tapi sedetik kemudian ia tersenyum misterius.


"Sekarang kau bisa tersenyum, tapi setelah ini kau tidak akan bisa tersenyum lagi" ucap Rara sambil memandangi Eisha di depan.

__ADS_1


"Kau bilang sesuatu Ra?" tanya temannya, tapi sebelum ia menjawab terdengar ucapan yang membuat ia menjadi kesal.


"Kasihan sekali, itulah akibatnya jika sombong" ucap seorang pria berkulit coklat.


Eisha kembali ke tempat duduknya yang ternyata di samping nya adalah gadis cantik memakai baju berwarna cokelat elegan ditambah riasan wajah yang simpel tapi mempesona.


"Kau luar biasa, sha" ucap Naura memberikan jempol nya.


Eisha tersenyum bahagia sambil melihat ke arah bangku belakang tempat orang tua siswa yang hadir. Ia teringat jika saja ada orang tuanya dan kakak nya pasti ia senang sekali saat mereka melihat keberhasilan nyam saat ini


Tapi itu semuanya tidak terjadi, dan hanya khayalan Eisha semata, tapi ia berjanji ia akan segera pulang setelah menjadi desainer terkenal dan membuktikan pada semuanya bahwa ia berhasil.


"Sok tau sekali" kekeh Eisha


"Tentu saja, dan mungkin ia akan membawakan hadiah besar untukmu" sambung Naura.


Jujur saja Eisha memang menanti kedatangan Adnan, beberapa waktu tak bertemu membuat nya rindu dan setelah bertemu ia akan menceritakan semua nya dan juga perasaan nya.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹Disisi lain

__ADS_1


Terlihat seorang pria tengah memilih pakaian dari tadi, namun tetap saja tak adanya yang cocok dengan nya, membuat seorang wanita paruh baya terkekeh karena nya.


"Ayolah Bi, setidaknya bantu aku" ucapnya sambil melihat baju yang sudah berceceran di ranjangnya.


"Semuanya sangat cocok untukmu, kenapa bingung tinggal pilih saja" ucapnya


"Oh, jangan bilang bibi lupa" ucapnya membuat wanita itu tersadar dan tak lama mengambil sebuah kemeja putih dengan jas hitam yang dipastikan akan sangat cocok dan tidak mencolok.


"Ini akan sangat cocok" ucapnya sambil memberikan pada pria itu.


"Bibi yang terbaik, aku akan segera memakai nya" dengan segera pria itu menuju ruang ganti.


"Tetaplah tersenyum seperti itu" ucapnya memandangi kebahagiaan yang terpancar di wajah tegas itu.


Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️


Terimakasih semuanya

__ADS_1


__ADS_2