Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Adnan???


__ADS_3

Adnan mengendarai motor nya dengan kecepatan tinggi, saat ini pikiran nya benar benar kalut, sungguh ia tak menyangka ia dibodohi oleh Clara.


Padahal ia sangat percaya pada wanita pirang itu, Adnan cukup sulit mengendalikan amarahnya dan itu adalah masalah baginya.


Saat ini pikiran nya hanya tertuju pada Eisha, gadis itu ia merasa sangat bersalah karena tersulut emosi dan melukai gadis itu.


Ia sudah memutuskan hubungannya dengan Clara, baginya tidak ada kata maaf bagi pembohong, karena masalah di masa lalu nya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam, akhirnya ia sampai di asrama gadis itu, saat sampai hari sudah sore menjelang gelap, dan ia mencoba menghubungi gadis itu, tapi ia keraguan dan rasa ego nya memilih menunggu gadis itu.


Adnan akhirnya duduk menunggu Eisha di depan asrama nya, karena peraturan disana tidak boleh ada pria yang masuk jika hanya berkunjung dilakukan di waktu siang hari.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Eisha saat ini tengah menikmati makanan nya bersama Naura, gadis itu membawanya pergi ke restoran yang baru saja buka, karena tanpa terasa mereka akan kembali sekolah.


"Aku kenyang sekali, makanannya luar biasa!" ucap Naura sambil memakan daging sate terakhir.


"Aku suka salad buah nya, sangat segar dan manis" ucap Eisha.


"Bagaimana sekarang??" tanya Naura tiba tiba


"Hmm??" Eisha terlihat bingung dengan pertanyaan ambigu itu.


"Kapan kau akan menemui pria itu" ucap Naura yang membuat Eisha paham.

__ADS_1


"Aku akan menghubungi nya nanti, atau besok" ucap Eisha enteng


"Sungguh??" tanya Naura.


"Iya, memangnya kenapa??" Eisha menatap gadis itu.


"Tidak apa, biar aku tebak ia yang akan datang mencari mu" Naura berkata dengan yakin.


"Aku tidak seistimewa itu Ra" ucap Eisha.


"Siapa yang tau, aku kan hanya menebak, bagaimana kalau kita taruhan?" Naura mengajak Eisha melakukan taruhan konyol.


"Taruhan apa??" tanya Eisha.


"Jika aku benar, maka kau harus membuatkan ku ikan bakar buatan mu yang enak itu" ucap Naura sambil membayangkan nya.


"Maka aku akan mengabulkan keinginan mu termasuk membersihkan kamar" jawab Naura dengan percaya diri.


"Baiklah! setuju!" ucap Eisha senang


"Ok, sekarang ayo kita pulang" ajak Naura


Kedua gadis itu segera berlalu dan menuju asrama mereka, tanpa mereka ketahui bahwa Adnan sudah menunggu disana.


Kedua gadis itu akhirnya sampai di asrama, dan segera masuk ke dalam karena sepertinya akan turun hujan.

__ADS_1


Entah mengapa Eisha merasa tidak tenang, jantung nya berdetak kencang seperti ada pria yang menganggu pikiran nya selalu.


"Apa yang kau pikirkan Eisha, itu tidak mungkin!" gumamnya


Saat mereka semakin dekat dengan gerbang, terlihat seorang laki laki dengan jaket kulit nya bersandar di motor sambil menunggu kedatangan seseorang.


Dengan menajamkan matanya, Naura melihat pria itu untuk menelisik mungkin saja itu adalah orang aneh.


"Ada apa??" tanya Eisha melihat tingkah temannya itu.


"Hust, coba lihat pria disana itu!" tunjuk Naura pada pria itu.


Eisha yang penasaran langsung mengikuti kemana arah tunjuk itu dan menajamkan matanya dibawah lampu yang cukup temaram.


Ia meneliti pria itu dari atas hingga bawah, dari perawakan nya seperti ia tahu dan kenal pria itu. Hingga tanpa sadar ia terus melangkah dan menuju pria itu.


Sedangkan Naura yang melihat Eisha sudah mulai menjauh, langsung meneriaki gadis itu tapi telinga nya seolah tuli dan Naura mengejar nya.


Eisha yang akhirnya beberapa langkah dari pria itu membulatkan matanya melihat siapa yang menunggunya di sana, dan lidah nya langsung mengucap nama pria itu tanpa sadar.


"Adnan!!"


Bersambung.......


Jangan lupa like komen dan vote ya biar author makin semangat

__ADS_1


Terimakasih ❤️❤️❤️


__ADS_2