
Kabir sedang menikmati waktunya dengan secangkir kopi dan kue kering disebelahnya. Ditambah dengan jari jarinya yang saat ini tengah mengetik sesuatu di laptopnya. Sam baru saja datang dan membuat Kabir menghentikan ketikannya sesaat.
"Ada apa?" tanyanya
"Tuan, kita mendapatkan undangan"
"Undangan apa?" tanyanya lagi
"Undangan dari pemilik perusahaan yang pernah kita bahas Tuan" jelasnya
"Hmmm, pesta apa?"
"Perayaan anniversary pernikahan mereka Tuan"
"Astaga! aku pikir apa. Hmm.... baiklah kapan?"
"Seminggu lagi Tuan, di kediaman mereka" ujarnya
"Baiklah, kau urus saja. Aku akan pergi nanti" balasnya
"Baiklah Tuan"
Setelah Sam pergi, Kabir berdiam diri sesaat. Pria itu seolah memikirkan sesuatu, ia teringat akan wanita yang menabraknya waktu itu, pikirannya masih bertanya mengenai hal itu.
"Aku tidak bisa mengingat apapun, apa aku memang pernah mengenalnya. Tapi jika benar, kenapa ia juga bersikap seolah tidak mengenalku" gumamnya
__ADS_1
"Sudahlah, aku akan mengurusnya nanti. Sepertinya di pesta nanti, akan ada para pengusaha dan orang terkenal disini. Aku bisa melihat dan bekerjasama nantinya, ya.... anggap saja juga menikmati dan melihat pesta ala London"
"Dan juga aku dengar, ia memiliki seorang putra. Aku penasaran bagaimana rupanya, ia bahkan tidak terekspos oleh kamera."
"Aku akan menikmati waktu ku di negara ini, negara yang menarik dan menjadi menyebalkan karena wanita itu. Wanita yang banyak bicara dan menyebalkan sekali, jika ia tau siapa aku pasti mulutnya akan diam dan matanya itu tidak akan berani menatapku!"
Bunyi dering ponsel membuat Kabir meletakkan cangkir kopi nya. Pria itu melihat nama yang tertera disana dan hal itu membuat mood nya sedikit berubah. Tanpa lama, ia segera mengangkat panggilan itu dan terdengar suara seseorang disana.
📞"Bagaimana?" terdengar suara berat darisana
📞"Semuanya berjalan baik" ujar Kabir
📞"Baguslah!"
📞"Kapan kau akan kembali?"
📞"Hahahaha, tentu saja tidak. Aku tidak akan melarang mu untuk itu"
📞"Kau selalu minum obatnya kan?"tanyanya
📞"Obat itu lagi?" beo Kabir
📞"Ya, kau minum tepat waktu kan? ingat Kabir penyakit mu bisa kambuh nanti. Lagipula obat itu berguna untuk kesehatan mu"
📞"Iya, aku sudah meminumnya."
__ADS_1
📞"Baguslah kalau begitu"
📞"Ngomong ngomong aku dengar, kau mendapatkan undangan keluarga Berta"
📞"Ya, aku baru saja mendapatkan nya"
📞"Baguslah, itu akan sangat baik. Kau akan bertemu dan berhubungan dengan para pengusaha dan orang terkenal nanti. Itu akan menambah relasi kita"
📞"Tanpa itupun aku sudah terkenal, jadi jangan mengatakan hal apapun. Seolah-olah aku ini tidak ada apa-apa nya"
📞"Kau persis seperti....."
📞"Sudah, aku matikan sambungan nya!"
📞"Sampai jumpa"
📞"Baiklah, sampai jumpa juga"
Tanpa disadari, Sam mendengar percakapan itu. Pria itu menyerengitkan keningnya karena kata obat yang ia dengar dari percakapan itu.
"Obat apa yang dibicarakan? apa aku ketinggalan sesuatu? tapi aku tidak pernah melihat Tuan meminum obat apapun. Sebaiknya aku perlu mencari tau, ya... aku perlu mencari tau dan itu tidak ada salahnya bukan?" gumam Sam yang penasaran dengan obat yang dikatakan oleh Mr.
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️
__ADS_1
Terimakasih semuanya 😘😘😘😘😘😘😘😘 oh ya, sambil menunggu episode berikutnya, yuk,mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!! daripada penasaran yuk langsung kepoin dan baca cussss 🤭🤭🤭