Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Aku Mencintainya??


__ADS_3

Setelah mengobati luka memar Eisha, Naura mendengarkan cerita masa lalu dan masalah yang menimpanya.


Tanpa ragu, akhirnya Eisha menceritakan semuanya, Naura mendengar dengan baik tanpa menyela sedikit pun.


Sepanjang cerita terlihat luka dimata Eisha, dan Naura turut hanyut didalamnya, sungguh ia sangat marah meskipun sebenarnya ia sudah tau, tapi tetap saja ia ingin membalas nya.


Kemudian Eisha mulai bercerita tentang Adnan, mulai dari pertemuan mereka, bantuan pria itu hingga pertengkaran mereka.


"Jadi maksudnya Clara tidak menyukai mu??, dan ia penyebab kau dan Adnan bertengkar??" ucap Naura menyambut kesimpulan.


"Aku tidak tau pasti, awalnya kami baik baik saja tapi saat ia melihat ku dikediaman Adnan, semuanya berubah" ucap Eisha.


"Aku rasa ia cemburu dan merasa terancam akan kehadiran mu" ucap Naura.


"Aku juga berpikir begitu, tapi aku tidak menyangka ia menuduh ku hingga Adnan tak percaya padaku, hatiku sakit sekali. Padahal sebelumnya aku tidak sesakit ini, terakhir kali saat diusir dari rumah dan ayahku tak percaya padaku" air mata itu akhirnya turun lagi.


"Apa kau menyukai Adnan?" tanya Naura to the points yang membuat Eisha terdiam

__ADS_1


"Apa maksudnya?" ucap Eisha


"Bagaimana perasaan mu saat bersamanya?" tanya Naura


"A-aku, saat bersamanya aku merasa nyaman, senang, meskipun ia selalu berkata pedas padaku, aku menyukainya saat ia di dekat ku rasanya jantung ku berdetak lebih cepat, apalagi saat ia tersenyum padaku" ucap Eisha sambil mengingat masa itu.


"Kau jatuh cinta padanya Eisha, tanpa kau sadari kau telah jatuh cinta padanya" ucap Naura.


"Aku tidak tau, mungkin itu hanya karena...." Eisha mencoba mencari kata yang tepat


"Kau mengelak nya??, karena tak ingin masalalu terulang??" Naura semakin memojokkan nya


"Tak mungkin ia suka padaku, ia hanya kasihan padaku, jadi lebih baik lupakan saja" Eisha berkata sambil tersenyum.


"Siapa yang tau??, kalian tinggal bersama cukup lama, melewati banyak hal, tidakkah kau sadari, kau sudah menjadi bagian dari hidupnya, kebiasaan nya??" ucap Naura menohok dirinya.


"Tidak, ia bahkan bersikap biasa saja, dan bermesraan dengan Clara, aku ini hanya orang asing yang membalas budi" ucapan Eisha membuat Naura menghela nafasnya, sangat sulit memberikan pengertian pada gadis ini.

__ADS_1


"Jadi bagaimana???"tanya Naura


"Apanya??" tanya Eisha balik.


"Pertengkaran kalian, tidakkah ingin menyelesaikan nya?" ucap Naura


"Aku akan menemui nya nanti" ucap Eisha


"Nanti saat wanita itu mulai drama lagi?" Naura terus bertanya


"Biarkan saja, lagipula aku akan pergi dan kesepakatan nya akan berakhir!" ucap Eisha meniggalkan Naura.


"Sepertinya kau tidak paham juga" Naura berucap sambil memperhatikan Eisha yang menghilang dari pandangan nya.


"Mari kita lihat, kalau begitu" ucap Naura dengan senyuman nya.


Dikamar Eisha mengambil sebuah foto, terlihat itu adalah foto mereka di pasar malam waktu itu, saat itu adalah hari terakhir sebelum kepergiannya dan semuanya berubah begitu saja.

__ADS_1


"Apa aku memang mencintainya??" Eisha berucap sambil memandangi foto itu, terlihat Adnan sangat lucu dan konyol disana.


"Aku tidak ingin terjatuh kembali, mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin ku gapai, kau pasti hanya menganggap ku si kacamata yang menyusahkan mu saja kan. Dan Clara ia adalah wanita yang cantik dan cocok denganmu ia sudah seperti seorang putri bahkan ratu, tidak seperti ku upik abu yang menjelma menjadi Cinderella, seperti di novel dan dongeng" Eisha akhirnya meletakkan kembali foto itu dan memejamkan matanya.


__ADS_2