
Lagu dan musik terus bergema dan para tamu undangan saling menikmati dansa mereka. Sama dengan pasangan Naura dan Vikram saat ini, pria itu melangkah dengan hati hati mengikuti irama kaki Naura agar tak terinjak.
Alice menatap mata pria dihadapannya saat ini, ada perasaan aneh menyelimuti dirinya. Rasa nyaman dan seperti seolah saling mengenal sebelumnya. Jantung nya berdisko dengan cepat dan mungkin saja terdengar oleh pria itu saat ini.
"Aku merasa seperti sudah mengenalnya"
"Mata itu, membuatku merasa aneh, seolah aku pernah menatap mata ini"
Baik Alice maupun Kabir saling beradu pandang dan menyelami satu sama lain, diiringi oleh langkah kaki mereka yang seirama. Tak ada kata yang terucap namun pandangan mereka tak pernah lepas satu sama lain.
Veer kebingungan dengan seseorang yang membuatnya kehilangan Alice di tengah lantai dansa tadi, pria itu mencoba masuk dan melihat pasangan yang tengah berdansa itu.
Hingga manik kehijauan itu menangkap sosok yang dikenalnya yang tengah berdansa dengan pria yang belum ia ketahui.
"Alice! dengan siapa dia??"
Hatinya merasa panas melihat pemandangan itu, entah mengapa ada seseorang yang berani mengantikan posisi nya saat ini, seharusnya ia berdansa bersama Alice dan tak lama ia akan mengatakan cintanya pada wanita itu.
Tetapi, semuanya tidak seperti yang ia bayangkan. Karena saat lampu mati tadi, ia merasa tubuhnya didorong oleh seseorang hingga menjauh dari Alice.
"Veer!" panggil orang itu yang membuat ia langsung berbalik.
"Ternyata memang kau!" ujar Math
__ADS_1
"Iya" balas Veer malas
"Itu artinya memang benar, kalau Alice berdansa dengan orang lain dan bukan dirimu!"
"Kalian senang??" tanya Veer kesal
"Tenang bung, aku hanya bertanya... lagipula kami mendatangimu untuk memastikan nya"
"Kenapa kau bisa disini??" tanya Sid
"Aku juga bingung, saat mati lampu tadi.... ada seseorang yang mendorong ku hingga aku berada disini dan Alice sudah berdansa dengan pria itu!" ujarnya.
"Pria itu??"
"Hmmmm tidak.... maksudnya aku rasa begitu.."
"Heh?"
"Sudah aku ingin kesana!..."
"Tunggu Veer!!" Sid menghentikan langkah Veer membuat pria itu bertanya.
"Ada apa??"
__ADS_1
"Tetap disini!"
"Apa maksudmu???" ujar Veer tak suka
"Dengar! kalau kau kesana apa yang akan dipikirkan oleh orang orang, putra keluarga Berta mengacaukan dansa seseorang karena masalah cemburu??"
"Itu akan menjadi berita baru nanti!"
"Lalu aku harus bagaimana??" tanyanya dengan wajah gusar pikirannya tak dapat bekerja dengan baik saat ini.
"Dokter Veer sudah kehilangan solusi! ini luar biasa sekali...."
"Math!!!" ujar Sid
"Aku beritahu" Sid mendekatkan wajahnya dan mulai berbisik pada Veer disertai Math yang ingin tau.
Bersambung......
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️ ❤️
Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author ceritanya seru lho!!!
__ADS_1
Kinara adalah istri yang tak di anggap kehadirannya oleh Andreas. Penampilan nya yang tak terurus membuat dirinya kerap kali di hina oleh orang-orang sekitar. Setelah melahirkan tubuh Kinara bertambah gemuk membuat Andreas semakin jijik melihatnya. Sehingga suatu malam Andreas membentak anaknya karena menangis di tengah malam membuat Kinara tak terima. Seorang ibu tak akan rela anaknya di bentak?! Ternyata tak hanya dirinya yang tak di anggap. Melainkan buah hatinya juga, Andreas tak menganggap kehadiran anak kandungnya itu. Kinara yang jenuh pun memilih bercerai dengan Andreas! Kinara bersumpah akan membalas dendam pada Andreas dan orang-orang sekitar yang selama ini memandangnya dengan sebelah mata. Lalu bagaimana kisah Kinara yang berjumpa dengan Duda Tampan satu anak