Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Kalian??


__ADS_3

Di sebuah rumah sakit, terlihat dokter sedang memeriksa pria yang tengah terbaring saat ini, sedangkan diluar terlihat pria dengan jas terlihat gusar menunggu kabar.


"Bagaimana???" tanya pria itu saat Dokter baru saja keluar.


"Pasien sepertinya mengalami sesak nafas mendadak dan saya sudah mengatasi tak perlu dicemaskan. Sepertinya karena gangguan kecemasan. Rasa cemas membuat tubuh dan akhirnya memicu serangan panik. Serangan panik akhirnya membuat pasien kesulitan bernapas, mual, hingga merasa ingin pingsan."


"Untuk kedepannya hindari kecemasan berlebih, agar tak terjadi lagi saat ini saya sudah berikan obat tidur dan dalam beberapa jam kedepan, pasien akan segera sadar."


"Terimakasih Dokter"


"Sama-sama, kalau begitu saya permisi" Dokter itu pergi meninggalkan pria itu.


🌹🌹🌹🌹Keesokan harinya 🌹🌹🌹🌹


Mata itu terlihat bergerak dan perlahan mulai terbuka dengan bibir yang terus berucap sesuatu.


"Eisha, jangan pergi, jangan tinggalkan aku!!, Eisha!!!!" teriakkan itu memberikan seseorang masuk dengan cemas.


"Tuan?, anda sudah sadar? Tuan butuh sesuatu?" Sam bertanya dengan hati hati, namun pria itu hanya diam dengan pandangan kosong dan menggumam.

__ADS_1


"Eisha, dimana dia?? Sam kau sudah menghubungi nya?" pria itu berucap dan mencoba beranjak dari ranjang.


"Aghh"


"Tuan, anda masih belum pulih, tenang sebentar Tuan" Sam mendekat dan membantu Tuannya kembali berbaring.


"Bagaimana aku bisa tenang?, Eisha meninggalkan ku, aku melihatnya!!, hubungi ia sekarang! ponsel ku dimana! perasaan ku tidak enak! Naura gadis itu, ya dia bersama gadis itu, aku akan kesana!" Adnan tidak memikirkan kondisi nya yang masih terpasang infus dengan cepat ia pergi dan tangannya berdarah karena itu, dengan pakaian rumah sakit ia berlari keluar.


"Tuan!!!, tunggu! berhenti sebentar!" Sam berteriak dan mengejar pria itu membuat orang orang disekitarnya melihat.


"Tuan!" Sam melihat Adnan yang terjatuh karena kondisinya yang belum pulih.


"Eisha aku ingin dia, dimana dia??"


"Iya, kita akan kesana saya akan mengambil mobil tapi tolong, Tuan tenanglah sebentar" Sam tak punya pilihan lain selain mematuhi pria itu atau ia akan melakukan sesuatu.


Adnan duduk disana menunggu Sam mengambil mobil,. saat ini perasaan nya tidak tenang dan gelisah pikiran nya tertuju pada Eisha, ia melihat gadis itu pergi meninggalkan nya. Walaupun ia berteriak tapi gadis itu tetap pergi, apa ia marah karena video call waktu itu.


Disisi lain, Naura baru saja terbangun dan ia melihat jam menunjukkan pukul 10 pagi, dan ia berpikir mungkin Vikram sudah kembali dan dengan langkah tertatih ia mencari pria itu.

__ADS_1


"Vikram!!, kau dimana??, Hei kau masih tidur ya??" Naura mengetuk pintu yang merupakan kamar Vikram, namun tak ada jawaban.


"Kenapa dia??, apa dia masih marah??, Ayolah Vikram aku lapar, bantu aku!" Naura mengeluarkan segala jurus nya agar pria itu membuka pintu.


"Ponsel ku mati, aku lupa mengisi baterai nya, mungkin ada pesan dari Eisha" Naura dengan hati hati melangkah menuju sofa.


Pikiran nya yang kacau saat ini, membuat nya merasa gelisah dan dengan segera ia mengambil minuman untuk menyegarkan pikirannya.


Ketukan pintu membuat nya senang, karena berpikir itu adalah Vikram, dengan langkah sedikit cepat ia menuju pintu dan membukanya.


"Vikram!" Naura membuka pintu itu dan terlihat seseorang yang mengejutkan nya.


"Kalian???"


Siapakah itu???


Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️

__ADS_1


Terimakasih semuanya....


__ADS_2