Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Ucapkan Selamat Datang Padaku


__ADS_3

Saras diantarkan oleh Sam kembali ke toko bunganya, saat mereka sampai terlihat Lilis langsung berlari keluar setelah melihat mobil mewah itu berhenti.


"Kakak!!! Paman!!" ujarnya dengan semangat


Namun semangat nya hilang diganti dengan kebingungan diwajahnya saat melihat begitu banyak barang yang dibawa oleh kedua orang itu.


"Apa ini?" tanyanya seraya mendekat ke meja, dimana perlahan Saras dan Sam meletakkan barang barang itu.


"Nak, apa ini" ujar wanita tua itu sambil melihat barang barang itu.


"Ini untuk kalian semuanya!" ujar Sam membuat Bibi langsung melihat ke arah putrinya itu. Dan Saras yang merasa ditatap langsung menggelengkan kepalanya.


"Saras tidak meminta nya, aku yang belikan atas inisiatif ku sendiri" ujar Sam yang paham.


"Tapi Nak, ini terlalu banyak! dan apa ini semuanya?" Ujar nya


"Aku belikan beberapa makanan dan pakaian, anggap saja sebagai salam perpisahan, karena besok aku pergi" jelas Sam


"Tapi Nak, ini terlalu banyak dan...."


"Aku mohon terima ya Bibi, lagipula kalian sudah banyak membantu ku" ujar Sam


"Baiklah Nak, terimakasih ya" ujarnya tulus


"Sama-sama aku harus pergi, sampai jumpa" Sam terlihat terburu buru setelah melihat jam nya


"Baiklah, hati hati Nak, semoga kau selalu dimudahkan"


"Terimakasih Bibi"


"Dah Paman!" ujar Lilis


"Dah Lilis" balas Sam


"Hati hati" ujar Saras pelan, membuat Sam merasakan sesuatu


"Iya, sampai jumpa" balas Sam menyentuh pipi itu tanpa ia sadari dan langsung pergi. Membuat Saras menghangat dan wajahnya memerah, jantung nya tak terkendali dan tak lama senyumnya terbit.


Ia melihat Sam menghilang dari pandangannya nya dan ia menyentuh pipi yang baru saja disentuh oleh pria itu.


"Sampai jumpa dan cepat kembali" gumamnya


Sam sampai di kediaman Tuannya dan langsung masuk dengan perasaan was-was ia berharap Mr belum datang mendahului nya. Kalau tidak bisa berbuntut panjang nantinya, dan bisa terjadi masalah besar dengan Tuannya nanti.


Sam menaiki tangga dan menuju keruangan Tuannya dan saat ia membuka pintunya terlihat Tuannya yang sedang duduk dengan ponsel ditangannya.

__ADS_1


"Tuan" ujar Sam dengan hormat


"Kau sudah kembali rupanya" ujarnya


"Bagaimana? sudah selesai?" tanyanya


"Sudah Tuan, maaf saya terlambat saya tidak akan mengulangi nya lagi. Maafkan saya" ujar Sam menunduk


"Kau mengakui kesalahan mu, itu yang aku suka darimu Sam" ujarnya


"Kalau boleh tau, kenapa kau terlambat? apa masalah nya sangat besar? sehingga kau terlambat dan kemana kau tadi?" tanyanya berurutan membuat Sam yakin Tuannya sudah curiga tapi apakah suruhannya tadi tidak mengatakan nya.


"Kau dengar aku Sam!!" teriaknya


"Maaf Tuan, saya dengar" balasnya


"Kalau begitu jawablah! kau setiap tahunnya pergi, tapi aku tidak pernah tau kau kemana?" Namun Sam masih setia dengan diamnya dan membuat Tuannya mulai mendekati nya.


Sam semakin merasakan tenggorokannya tercekat dan sudah gugup. Ia benar benar takut jika kebenaran nya terungkap, maka habislah dia.


"Siapa yang kau kunjungi? siapa wanita itu?" Sam benar benar gugup sekarang, apalagi tatapan maut Tuannya itu.


"Kau jadi bisu??" tanyanya lagi membuat Sam hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Sam, sam kau pikir aku tidak tau? kau pikir aku membiarkan mu pergi begitu saja? Tidak Sam? Kau salah" ujarnya menepuk pundak Sam


"Sam?"


"Iya Tuan, saya pastikan tidak akan terjadi lagi! saya minta maaf" ujar Sam


"Hmm, oh ya segera urus keberangkatan kita!" ujarnya


"Tapi bagaimana dengan Mr??? Tuan?" tanya Sam hati hati


"Kau tak usah pikirkan! pria tua itu hanya menghubungi ku, ia tidak datang! jadi segera urus yang ku minta!" jelasnya


"Baik Tuan"


Keesokan harinya, sesuai jadwal Sam segera memerintahkan pengawal membawa barang barang bawaan mereka menuju London. Karena Tuannya itu tak mau pergi dengan pesawat pribadi milik nya, tapi pergi dengan penerbangan umum. Membuat Sam tak dapat bicara dan hanya menurutinya saja, karena saat ditanya Tuannya akan menjawab "Sesekali tidak masalah bukan" ujarnya.


"Ayo bawa semuanya! dan masukkan!" perintah Sam pada orang orang kekar itu


Setelah memasukkan barang-barang ke bagasi tak lama terlihat Tuannya baru saja keluar dan semuanya langsung memberikan hormat padanya.


"Sudah Sam?" tanyanya

__ADS_1


"Sudah Tuan, semuanya sudah beres" Jawab Sam


"Baiklah, kita berangkat!" ujarnya


"Baik Tuan, mari" Sam langsung membukakan pintu mobil dan setelah melihat Tuannya masuk, ia segera masuk juga dan mereka langsung menuju bandara meninggalkan mansion mewah itu.


Sekitar 15 menit kemudian, mereka akhirnya sampai dan tanpa aba-aba langsung saja mereka menuju ke boarding room, dengan tiket dan paspor ditangan mereka bersama orang orang-orang lainnya duduk mengantri disana.


Karena barang bawaan setiap calon penumpang akan diperiksa oleh petugas. Barang barang seperti ponsel, ikat pinggang, jam tangan, dan benda-benda logam lainnya ke dalam kotak yang telah disediakan bandara.


Sam hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Tuannya itu, disaat semua orang tak mau repot dia malah seperti menikmati nya.


Tak lama mereka akhirnya selesai diperiksa, dan setelah mendapatkan pengumuman mengenai pesawat tujuan mereka. Kedua pria itu langsung menuju pesawat dan duduk di kursi penumpang.


Setelah itu pramugari memberikan arahan dan lainnya, pesawat setelah itu langsung lepas landas, dan Sam duduk disebelah Tuannya itu. Ia melihat pria itu tampak masa bodoh dengan sekitarnya.


Tidakkah ia tau, bahwa sejak masuk di bandara tadi. Tuannya itu sudah menjadi omongan dan membuat para wanita histeris karena nya.


Penerbangan dari kotanya menuju London dengan sekali transit ditempuh dalam waktu sekitar 17 jam, namun itu tergantung dari lamanya di bandara transit.



Bandar Udara London City merupakan sebuah bandara yang terletak di London, Britania Raya Bandara ini merupakan bandara terbesar kelima di kota London Dibuka tahun 1981.


Akhirnya mereka sampai setelah perjalanan yang melelahkan, dan langsung saja Sam mengubungi supir yang sudah menunggu mereka dan langsung mengantarkan mereka ke hotel untuk beristirahat.


Memakan waktu sekitar 10 menit, akhirnya mereka sampai juga di hotel. Setelah check in Sam langsung mengantarkan Tuannya ke kamarnya agar langsung beristirahat.


"Tuan, silahkan" ujar Sam


Pria itu langsung masuk dan melepaskan jas yang menempel ditubuhnya tadi, Sam meletakkan barang milik Tuannya setelah dirasa beres, ia langsung pamit pergi.


"Tuan, saya pergi dulu. Apa Tuan membutuhkan sesuatu?" tanyanya


"Tidak, kau bisa pergi dan istirahat" ujarnya


"Baik Tuan, selamat beristirahat" ujar Sam


"Ya, kau juga" balasnya



"London! ucapkan selamat datang padaku" ujarnya seraya melihat pemandangan dari kaca kamarnya.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️😘😘❤️


Terimakasih semuanya


__ADS_2