Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Raabta


__ADS_3

Sam tidak mengerti apa yang membuat mood Tuannya berubah, karena penasaran ia mengikuti arah pandangan Kabir dan itu mengarah pada seorang wanita yang menggunakan sarre berwarna-warni. Sayangnya Sam tak dapat melihat dengan jelas karena ada tamu yang berlalu lalang dihadapannya.


Hingga terdengar suara MC bahwa acara selanjutnya adalah acara pesta dansa, dimana nanti setiap tamu akan diminta ke lantai dansa dan saat musik dinyalakan semuanya akan berdansa. Tapi, akan ada games nanti dimana tantangan nya adalah kain saree yang menjuntai itu memiliki kesulitan sendiri jika tak terbiasa memakainya. Dan pasangan yang bisa bertahan hingga musik berakhir itulah pemenangnya.


Semua tamu undangan mulai berkumpul di lantai dansa, dengan pasangan masing-masing, Veer mendekati Alice dan mengulurkan tangannya pertanda dia ingin Alice menjadi pasangannya.


"Mari Nona cantik" ujar Veer membuat Alice tersenyum canggung karena semua orang memperhatikan mereka.


"Terimakasih, Tuan Muda Berta" balas Alice menyambut uluran tangan itu.


"Aku lebih suka dipanggil Dokter" ujarnya membuat Alice tersenyum kecil.


Kabir masih duduk dan memandangi kedua orang itu, ia merasa kesal melihat interaksi keduanya. Sam yang melihat situasi hati Tuannya tidak baik langsung melihat penyebabnya dan terlihat Ranveer bersama seorang wanita.


"Apa masalahnya? kenapa Tuan marah ini kan kontes pasangan kenapa cemburu seperti itu.... Tu-tunggu dulu... itu wanita yang sama dengan yang tadi. Apa Tuan cemburu tak mendapatkan wanita itu? siapa dia?" begitu banyak pertanyaan di benak pria itu, tapi ia tak memperlihatkan nya dan langsung memanggil Tuannya.


"Tuan?" panggilnya dengan hati hati


"Diam! tunggu disini! aku akan berdansa juga!" setelah mengatakan itu Kabir meninggalkan Sam yang masih terpaku mendengar ucapan Tuannya yang ingin berdansa.


"Sejak kapan Tuan ikut hal seperti itu??" tanyanya, namun sosok yang ia cari sudah menghilang di kerumunan.


"Nona kenapa...."


"Ayo ikut aku!!" Naura menarik tangan Vikram dan membawanya ke lantai dansa. Sedangkan pria itu masih syok dengan apa yang terjadi.


"Tapi Nona....."


"Diam! atau aku akan membuatmu berdansa dengan..... dengan.. wanita disana itu!" ujar Naura kearah wanita dengan penampilan seperti badut.


"Tidak Nona!" Vikram yang menggeleng dibuatnya dan hal itu membuat Naura tersenyum senang.


"Kalau begitu ikuti perintahku! kita berdansa dan jangan sampai menginjak kain saree ku" Ujar Naura membuat Vikram mengangguk.


Musik dinyalakan, Veer dan Alice mulai berdansa begitupun dengan yang lainnya, Kabir yang mulai kehilangan kesabarannya mencari cara untuk menyingkirkan Veer. Hingga kini a melihat sekring yang mematikan lampu dan langsung memerintahkan Sam yang tak jauh darinya. Pria itu langsung menerima saja daripada digantung nanti dan semuanya berubah menjadi gelap.


Pelayan yang melihat hal itu langsung kembali menyalakan lampu dan Alice yang berdiam diri tak dapat melihat apapun, ia merasakan tangannya ditarik seseorang yang ia pikir adalah Veer namun, dugaannya salah saat lampu dinyalakan.


"Ve...... kau??" Alice mencoba melepaskan dirinya namun pria itu menarik pinggangnya dan membuat mereka semakin dekat.


"Bicara atau mencoba lari darisini maka aku akan buat kehebohan yang tak pernah kau bayangkan dan media akan langsung menyorot nya!" ucapan pria itu membuat Alice terdiam. Mata itu kemudian saling bertemu dan menyelami satu sama lain. Beriringan dengan lagu yang keluar dan semua orang mulai berdansa.


Kehte hain


Mereka mengatakan

__ADS_1


Khuda ne iss jahaan mein


Bahwa semua orang di dunia ini


Sabhi ke liye kisi nya kisi ko hai banaaya


Har kisi ke liye har kisi ke liye


Untuk masing-masing individu


Tera milna hai uss rab ka ishaara


Aku bertemu denganmu itu adalah pertanda


Maano mujhko banaya Tere jaise hi kisi ke liye


Percayalah aku di ciptakan untuk orang sepertimu


Kehte hain


Mereka mengatakan


Khuda ne iss jahaan mein


Bahwa semua orang di dunia ini


Sabhi ke liye kisi nya kisi ko hai banaaya


Har kisi ke liye har kisi ke liye


Untuk masing-masing individu


Tera milna hai uss rab ka ishaara


Aku bertemu denganmu itu adalah pertanda


Maano mujhko banaya Tere jaise hi kisi ke liye


Percayalah aku di ciptakan untuk orang sepertimu


Kuch toh hai tujh se raabta


Ada beberapa hubungan denganmu


Kuch toh hai tujh se raabta

__ADS_1


Ada beberapa hubungan denganmu


Kaise hum jaane, hume kya pata


Bagaimana aku tahu,apa yang aku ketahui


Kuch toh hai tujh se raabta


Ada beberapa hubungan denganmu


Tu humsafar hai


Kau adalah jodohku


Phir kya fikar hai


Mengapa kau khawatir


Jeene ki wajah hi yehi hai


Hanya kamulah alasan


Marna issi ke liye


Hidup dan matiku


Kehte hain:


Mereka mengatakan


Khuda ne iss jahaan mein


Bahwa semua orang di dunia ini


Sabhi ke liye kisi na kisi ko hai banaaya


"Ada apa dengan hatiku??"


"Matanya seperti pernah ku lihat, pandangan itu membuat ku merasa aneh"


Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️


Episode berikutnya akan tayang malam nanti 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2