Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Apakah Aku Jatuh Cinta Padamu?


__ADS_3

"Adnan jangan bercanda, ini tidak lucu!" Eisha berucap sambil melihat pria itu.


"Siapa yang bercanda???, aku serius kau akan menginap disini, besok aku akan mengantarmu" pria itu menatap gadis yang berdiri dihadapannya.


"Aku tidak mau!" Eisha menolak nya


"Kenapa??, takut terjadi ada wanita yang akan ribut lagi disini??" Adnan seolah tau apa yang dipikirkan gadis itu.


"Kalau memang benar, itu tidak akan terjadi karena hanya kita yang tau apartemen ini" Adnan terus menjelaskan pada gadis itu.


"Ayolah, lagipula hanya beberapa menit dari sini,ayo antarkan aku" Eisha memelas


"Kenapa kau bersikukuh??, lagipula kita pernah seperti ini bukan, kau tidur disini aku tidur disana kita tidak sekamar!"


"Tapi aku tidak nyaman, disini!" Eisha terus menjelaskan pada pria itu.


"Alasan apa itu!, atau kau berpikir hal lain hmm??" pria itu berkata sambil mendekat para Eisha.

__ADS_1


"Hal apa maksudmu??" tanya Eisha


"Mungkin kau berpikir hal yang aneh dan nyeleneh" Adnan semakin mendekat


"Berhenti!!!, kau tidak waras!!" Eisha mundur perlahan.


"Jadi aku benar kan??"


"Siapa yang tau, lagipula aku ini seorang gadis dan kau seorang pria!" Eisha keceplosan bicara hingga ia menutup mulutnya.


"Hahahaha, akhirnya kau bilang juga, lagipula siapa yang mengatakan kita sejenis??" ucap Adnan disela tawanya.


"Sekarang tidurlah, kamarmu disana" tunjuk Adnan di sebelah kanan.


"Baiklah, selamat malam" Eisha segera pergi sebelum terjadi hal yang ia pikirkan.


"Akhirnya!, aku tidak bisa mengontrol ucapan ku dihadapan nya, ada apa dengan ku??" Eisha berucap sambil mengunci pintu kamar nya.

__ADS_1


"Jantung ku masih berpesta, ia sungguh tampan dan tubuh nya itu..., hilangkan pikiran buruk ini!!" Eisha meloncat ke ranjang menghilangkan pikiran kotor nya itu.


"Sebaiknya aku sekarang tidur, mungkin besok pikiran mu akan waras kembali" gadis itu akhirnya tertidur tanpa berganti pakaian karena mungkin sudah mengantuk.


Sedangkan Adnan masih setia di ruang tamu sambil menyalakan rokoknya, ia adalah perokok aktif dan itu tidak bisa dihilangkan begitu saja, entah apa yang ia pikirkan saat ini, ia tiba tiba tersenyum sendiri.


"Kau benar, tapi aku tidak akan melakukan nya karena aku tahu batasan ku!" ya, sebagai lelaki normal ia tentu punya hasrat pada lawan jenis nya, apalagi Eisha sudah berubah lebih cantik dan anggun ditambah wajah serta bibir nya yang sempurna bahkan matanya membuat Adnan tenggelam di sana.


Tapi pria itu tetap menahan dirinya, karena mereka tidak punya ikatan apapun, dan ia bukanlah pria bre*ngsek meskipun tampilannya seperti itu.


"Aku bahkan tidak mengerti, kenapa jantungku selalu berdetak lebih kencang saat bersama mu dan aku selalu ingin bersamamu walaupun hanya sebentar saja" Adnan tidak mengerti akan hal ini, waktu bersama Clara ia tidak merasa seperti ini biasa saja, tapi saat bersama Eisha ia merasa aneh pada dirinya.


Karena tidak ingin penasaran lagi, ia melangkahkan kakinya menuju kamar Eisha dan membukanya dengan kunci milik nya.


Terlihat gadis itu telah tertidur lelap dengan pakaian yang sama, Adnan mendekati nya dan mata indah itu telah tertutup hanya dengan segera ia duduk disamping ranjang itu dengan hati hati dan benar saja tubuh nya kembali bereaksi aneh seperti tadi.


"Apakah aku jatuh cinta padamu??"

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa dukungan dengan like, komen,vote dan hadiahnya ❤️❤️❤️


__ADS_2