
Mobil mewah itu berhenti di sebuah mansion mewah, dengan segera Kate membukakan pintu untuk Nona muda nya itu.
"Mari Nona, kita sudah sampai" ujarnya.
Naura memandangi mansion tempat kelahiran nya itu, ia menapakkan kakinya lagi disini.
"Inggris, akhirnya aku kembali" ujarnya.
Secara geografis, Inggris mencakup dua pertiga dari Pulau Britania Raya di bagian tengah dan selatan, ditambah pulau-pulau lepas pantai seperti Isle of Wight & Isle of Scilly. Inggris berbatasan dengan dua negara lainnya di Britania Raya; Skotlandia di sebelah utara dan Wales di sebelah barat. Inggris merupakan negara yang lokasinya paling dekat ke benua Eropa dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Kepulauan Britania. Negara ini berjarak 34-kilometer dari Prancis,yang dipisahkan oleh Selat Inggris dan dihubungkan oleh terowongan bawah laut Channel di dekat Folkestone. Inggris juga memiliki pantai di Laut Irlandia, Laut Utara dan Samudera Atlantik.
Naura perlahan menuju pintu besar itu, ia yakin Daddy dan seluruh keluarga nya berada di dalam sana.
Saat ia sudah berada di depannya, pintu itu terbuka dan menampilkan para pelaku yang berbaris disana.
"Selamat datang Nona Naura" ujar mereka semuanya, membuat Naura tersenyum kecil
"Terimakasih" ujarnya
"Mari semuanya sudah menunggu anda Nona" ujar salah satu pelayan.
Naura mengikuti langkah kaki pelayan itu melewati ruangan dan akhirnya berhenti di sebuah ruang tamu, yang mana ia melihat sesosok yang ia kenal dan ia rindukan.
"Mommy" panggil Naura membuat sosok itu berbalik dan melihat kearahnya.
"Naura!" dengan segera wanita itu mendekat dan memeluk tubuh Naura.
"Mommy, aku merindukan mu" ujarnya seraya mengeratkan pelukannya.
"Putri ku sudah pulang, kau sedikit kurus sayang" ujarnya mengelus rambut putrinya.
"Aku rindu Mommy" ujarnya
"Mommy juga, rindu padamu, apalagi Daddy mu" ujarnya
"Daddy?" ucap Naura
"Iya...."
"Kau akhirnya kembali setelah membuat kekacauan Naura Mauwrence!" suara bariton itu membuat Naura menoleh ke arah tangga.
"Daddy" Naura menatap Pria paruh baya itu yang mendekat ke arahnya.
Sedangkan di mansion mewah lainnya, terlihat pesta penyambutan kedatangan yang dirancang dengan meriah.
Terlihat para pelayan yang berlalu lalang untuk menyiapkan segala hal yang di butuhkan. Mereka tidak ingin ada kesalahan sedikit pun, atau mereka bisa dipecat.
"Ayo semuanya, segera bereskan segera!, cucuku akan datang! aku ingin semuanya sempurna!" ujarnya pada pelayan yang berkerja.
"Ayolah Bu, duduk saja, nantu penyakit asam urat Ibu kambuh lagi" ujar seorang wanita paruh baya yang baru saja keluar dari dapur.
"Tidak mau! aku tidak ingin cucuku kekurangan apapun nanti saat penyambutan nya!" ujarnya
"Biarkan saja sayang, Ibu selalu begitu jika cucunya akan datang, dan melupakan kita semua" ujar pria paruh baya yang masih tampan.
"Humpph, kalian diam saja!" ujarnya membuat pasangan itu terkekeh.
__ADS_1
"Apa masih lama?? aku tidak sabar! dimana cucuku yang tampan itu!" ujarnya
"Ayolah Ibu, seperti tidak tau saja, jalanan selalu macet. Mereka pasti terhalang karena itu Bu" ujar pria itu.
"Aku sudah bilang, besok aku akan mengatakan pada pihak transportasi dan pembangunan untuk membuat jalan khusus untuk kita!" ujarnya
"Ibu ini, ada ada saja" kekehnya
"Mana bisa begitu Bu" ujar menantunya
"Apa yang tidak bisa bagiku? aku hanya perlu mengedipkan mata maka semuanya akan beres" jawabnya
Namun pasangan itu malah terkekeh melihat tingkah wanita tua itu, yang tak sabar menanti kedatangan putra mereka.
"Nyonya, Tuan Muda sudah datang!!!!" teriak seorang pelayan.
Mendengar teriakkan itu, semuanya langsung bergegas menuju keluar untuk menyambut kedatangan orang yang mereka tunggu.
Mereka sudah berdiri di depan pintu, dan mata mereka menangkap mobil yang baru saja masuk dan seseorang tak lama keluar dari mobil mewah itu.
"Veer!!" panggil nya pada seseorang yang baru saja keluar.
Mendengar namanya dipanggil, ia langsung menoleh dan melihat keluarga nya sudah menunggu kedatangan nya.
"Nenek!" teriaknya dan ia segera menghampiri tubuh menua itu.
"Cucuku! akhirnya kau pulang juga" ujarnya sembari memeluk tubuh kekar itu.
"Tubuh mu semakin kekar sekarang, Nenek jadi kesulitan memeluk nya" ujar wanita tua itu.
"Kalau begitu, aku saja yang memeluk Nenek seperti ini!" ujar Veer memasukkan tubuh tua itu kedalam tubuh kekarnya.
"Apa kau cemburu Rekha?" ujar wanita tua itu.
"Ia juga putraku Bu, jangan lupa itu" ujarnya mendekat
"Veer" panggilnya dan menghampiri tubuh kekar itu.
"Mama, aku merindukan mu" ujar memeluk wanita yang telah melahirkan nya itu.
"Bagaimana perjalanan mu?" tanyanya
"Sangat baik Ma" balasnya
"Apa penduduk disana membuat mu nyaman?" suara bariton itu mengganggu aksi pelukan hangat itu.
"Papa" ujarnya melepaskan pelukan itu dan mendekati Papanya.
"Sangat nyaman, dan aku sangat suka disana" balasnya kemudian memberikan pelukan hangat juga
"Nenek mu benar, sekarang tubuh mu semakin kekar, persis seperti aku dulu" ujarnya dengan kekehan.
"Mulai lagi" ujar istrinya
"Apa?, aku benar kan? bukankah kau selalu memeluk tubuh kekar ku dulu sayang?" ujarnya mengedipkan mata nya pada sang istri
"Sudah, cucuku pasti sudah lapar" ujar wanita tua itu
"Iya Nek, aku sangat lapar" balas Veer
__ADS_1
"Kalau begitu ayo kita masuk!" ajak Rekha
Mereka mulai memasuki mansion mereka yang sudah dihias dengan indah ditambah dengan pelayan yang berderet menanti mereka.
"Selamat datang kembali Tuan Veer" ujar mereka serempak
"Terima kasih semuanya" balas Veer tersenyum
Mereka akhirnya sampai di ruang kaca dekat taman mereka, dan ruangan itu telah dipenuhi oleh berbagai macam makanan, baik itu dari makanan pembuka hingga penutup.
"Wah, apa ini semuanya untuk menyambut kedatangan ku?" tanya Veer sembari menatap semua hidangan itu.
"Iya, semua ini Nenek mu yang melakukan nya. Ia meminta pelayan menyajikan semua ini untukmu" ujar Rekha pada putranya.
"Tapi ini terlalu berlebihan...."
"Tidak! Nenek yakin kau tidak makan dengan benar disana. Dan juga pasti mereka hanya memberikan mu ikan saja atau seafood. ujar Neneknya.
"Karena itu Nenek buatkan semuanya untuk mu, dan Nenek tidak menerima penolakan!" ujarnya lagi
"Iya, baiklah aku akan mencoba semuanya. Hidangan ini terlihat lezat, tapi alangkah lebih baik jika dibagikan kepada pelayan dan pekerja disini."
"Aku lebih suka seperti itu" ujar Veer membuat yang mendengar nya tersenyum.
"Kau memang benar-benar keturunan Berta" ujar Papanya dengan bangga.
"Cucuku memang baik"
"Nah, Mama punya sesuatu untukmu" ujar Rekha
"Apa itu?" tanya Veer
"Tadha!!!!!" ujar Mamanya membuat Veer bahagia.
"Kue buah segar! Mama yang terbaik! aku senang sekali! terimakasih" ujarnya
"Ini ide Nenek mu juga" balas Rekha
"Terimakasih semuanya, sekarang ayo makan. Aku sangat lapar sekali"
"Iya, semuanya ayo makan!" dan para pelayan yang mendengarnya tersenyum dan, mereka sangat senang menjadi pelayan di keluarga ini.
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️
Mumpung hari Senin boleh beri vote ya 🥰🥰
__ADS_1
Terimakasih semuanya