Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Ranveer Devgan Berta


__ADS_3

Semua tamu undangan melirik ke arah sisi kanan yang dimana terlihat keluarga Berta yang menuju panggung acara. Terlihat para awak media yang berada disana langsung mengabadikan momen itu. Kilatan cahaya kamera menandakan setiap momen dan langkah serta kegiatan keluarga itu telah diliput dan diabadikan.


Belum lagi kedatangan 3 pria tampan yang menambah suasana semakin heboh, karena penampilan mereka yang begitu menawan dengan wajah tampan serta tubuh kekar dan ditambah mereka berasal dari kalangan atas yang tak kalah terkenal.


Alice sedikit tersentak akan senggolan Jane yang membuatnya melihat ke arah yang ditujukan oleh wanita pirang itu padanya.


"Apa??" tanyanya


"Lihat kesana!" ujar Jane menunjuk kedatangan keluarga Berta


"Iya aku tau, memang ada a....pa...." ucapannya terhenti saat melihat penampilan Veer yang sangat berbeda dari sebelumnya. Hal itu membuat Alice ingin tertawa karena wajah itu sangat lucu dimatanya dan juga terlihat tampan karenanya.


Sama halnya dengan duo laknat itu yang tertawa karena penampilan Veer. Math tertawa cekikikan melihat penampilan Veer seperti itu karena kejahilan mereka berdua, sedangkan orang yang ditatap langsung membesarkan matanya, sungguh ingin sekali rasanya ia pukul dan jungkir balikkan kedua temannya itu. Namun karena saat ini ya sedang diliput membuat nya harus tersenyum akan hal ini.

__ADS_1


Rekha menarik tangan putranya untuk berada di dekatnya, hingga keluarga itu telah berkumpul di panggung dihadapan semua undangan. MC acara bersiap siap memulai acara, terlihat para undangan dipersilahkan duduk karena acara akan segera dimulai.


Kata sambutan pun tak lupa dari awak media, mereka meliput pria paruh baya yang merupakan Ramones Devgan Berta, ia merupakan pemilik perusahaan besar dan berpengaruh di negaranya, belum lagi ia juga merupakan cucu seorang politikus ternama dan garis keturunan nya bukan orang sembarangan. Hal itu membuat ia sudah dikenal sejak lama oleh orang orang, pria itu mulai bicara dan memberikannya kata kata yang berisikan ucapan terimakasih atas apa yang diperolehnya saat ini berserta ras syukur atas pernikahan nya yang berjalan 35 tahun ini dengan istri tercintanya.


Setelah serangkaian kata dari Ramon dan ia juga memberikan klarifikasi atas gosip lalu, walaupun tidak ada pertanyaan dari wartawan. Namun pria itu sudah paham akan kerja setiap profesi sehingga ia sekaligus menyampaikan sekarang, sehingga tak ada lagi simpang siur berita. Acara dimulai dengan pemotongan kue anniversary pernikahannya dan pemberian suapan pertama, setelahnya ada pengumuman penting mengenai putra tunggalnya yang mungkin jadi penantian semua orang.


Kabir mendengar semua hal itu, tapi ia dibuat penasaran atas nama model yang dimaksud oleh Ramon, pria itu tak menyebutkan nama mungkin karena semua orang sudah tahu. Pandangan nya tertuju pada sosok yang tengah berada di antara orang tuanya yang ia yakini itu adalah putra Ramon. Sosok itu perlahan berjalan ke panggung bersama Ramon, pandangan Kabir tak lepas dari sana.


"Baiklah, kalian mungkin sudah ada yang tau mengenai sosok disamping ku saat ini. Ia merupakan kebanggaan ku dan gambaran ku dimasa muda, melihat wajahnya semua pasti tau siapa dia. Karena kami begitu mirip bukan?"


Ranveer memberikan senyum terbaiknya, dan ia mulai memberikan sambutan dan serangkaian kata pada tamu undangan dengan matanya menangkap sosok Alice. Ia sudah menolak sebelumnya atas hal ini, namun Ayahnya mengatakan ini akan jadi yang pertama dan yang terakhir ia diperkenalkan di khalayak ramai seperti ini. Ramon mengerti akan sikap putranya itu, tapi karena ada beberapa berita yang ia dengar mengenai hal buruk putranya, pria itu tak tinggal diam.


"Kau lihat Sid? bahkan, di manapun wanita itu duduk, ia langsung saja tau. Seolah seperti ada GPS yang sudah terhubung" sahut Math dengan senyum jahilnya.

__ADS_1


"Kau juga lihat ekspresinya itu.... aku rasanya tak berhenti tertawa melihat wajahnya seperti itu" Sid terus tergelak karena penampilan Veer yang berubah total karena ulah mereka.



"Wajahnya jadi mulus seperti bayi, hahahaha" gelak mereka bersama yang tak terdengar karena tepuk tangan tamu undangan.


"Ranveer..... siapa yang ia lihat??" Kabir mengikuti arah pandangan Veer dan ia tampak tidak suka akan hal itu.



Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Episode berikutnya akan tayang siang ini 🥰🥰


__ADS_2