
Naura memperhatikan wajah Alice dengan seksama, sungguh meski beribu ribu kali pun ia lihat, tetap saja semuanya mirip tak ada yang berbeda.
"Aku akan membuktikan nya sendiri" Naura berujar dan bangkit dari kursinya menuju Alice yang sedang minum dan makan kue karena ditinggalkan Veer sesaat.
Alice menoleh ke belakang saat pundaknya ditepuk oleh seseorang, manik coklat itu langsung menangkap sosok cantik dengan kain saree yang senada dengan dirinya.
"Hai," sapa Naura.
"Hai," balas Alice.
"Boleh aku duduk disini?," tanyanya membuat Alice mengangguk.
"Terimakasih," ujar Naura.
"Tidak masalah"
"Naura... maksudnya perkenalkan namaku Naura," ujar Naura sambil mengulurkan tangannya.
"Alice, namaku Alice... senang bertemu denganmu," balas Alice.
"Aku senang bertemu dengan seorang model seperti dirimu," ujar Naura memulai pembicaraan.
"Aku tidak seterkenal itu juga, terima kasih pujiannya," ujar Alice.
"Dansa mu bagus sekali tadi," ucapan itu membuat Alice terdiam sejenak.
"Terimakasih"
"Apa ia... kekasihmu?," tanya Naura membuat Alice tersedak tiba-tiba.
"Uhukk!," mendengar hal itu Naura langsung memberikan minuman pada Alice.
"Terimakasih banyak," Alice merasa tenggorokan nya sudah lebih baik sekarang.
"Dia bukan kekasihku! aku tidak mengenalnya," ujar Alice membuat Naura tersenyum kecut.
__ADS_1
"Begitu rupanya, aku pikir kalian sepasang kekasih karena terlihat cocok sekali."
"Aku baru bertemu dengannya"
"Hmmm... ngomong-ngomong apa kita pernah bertemu?" tanya Alice membuat Naura rasanya ingin mengatakan isi hatinya.
"Menurutmu?" tanya Naura.
"Eumhhh...aku rasa tidak...tapi"
"Alice!," ucapan Alice terhenti saat Veer datang membawakan makanan kesukaannya.
"Maaf, aku tidak tahu ada temanmu," ujar Veer saat ia melihat ada Naura disamping Alice.
"Tidak apa, ia baru saja datang" balas Alice.
"Veer, maksudnya namaku Ranveer" Veer mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Naura.
"Naura, kau bisa panggil aku begitu" balas Naura.
"Senang bertemu denganmu Naura"
"Kalian saling mengenal? kapan?" tanya Veer pada kedua wanita itu.
"Baru saja, aku salah satu penggemar Alice," ujar Naura.
"Alice ku memang yang terbaik" ujar Veer membuat Alice tersenyum canggung, sedangkan Naura melihat Veer dengan teliti.
" Apa benar ia bukan Eisha?, mengingat Veer tak mungkin pernah bertemu dengan Eisha. Bahkan ia tak mengingatku sama sekali! apa benar ini bukan dia?"
"Halo!," panggil Veer membuat Naura tersentak dari lamunannya.
"Iya?," balas Naura.
"Sepertinya kau banyak pikiran!," ujar Veer.
__ADS_1
"Tidak! aku hanya memikirkan kunci mobil ku" ucap Naura ngawur.
"Butuh bantuan?" ujar Veer yang membuat Naura menggeleng cepat.
"Tidak, terimakasih"
"Oh ya, ini kue matcha mu," ujar Veer sambil memberikan sepotong kue itu pada Alice, dan Naura melihat interaksi keduanya. Dapat ia simpulkan sepertinya tuan muda Berta itu memiliki perasaan pada Alice yang masih ia yakini adalah Eisha.
"Kau mau?" ucapan itu membuat Naura menggeleng.
"Kau suka kue matcha," tanya Naura.
"Iya, rasanya sangat enak," ujar Alice.
"Eisha tidak suka matcha"
"Nona!" panggil Vikram membuat Naura menoleh ke arah nya.
"Ada apa?," tanya Naura. Vikram mendekatkan wajahnya ke arah telinga Naura dan membisikkan sesuatu membuat Naura langsung memutuskan untuk beranjak dari sana.
"Aku ada urusan, senang bertemu dengan kalian, aku harap kita bisa bertemu lagi" ujar Naura.
"Aku juga" ujar Alice dan Veer serentak.
"Boleh aku minta nomor mu?, maksudnya... jika kau mau". Dan entah dari dorongan mana, Alice yang tak suka ada orang yang meminta hal privasi darinya langsung saja ia berikan nomornya pada Naura yang membuat Veer bingung seketika.
"Terimakasih dan sampai jumpa" Naura segera beranjak dari sana sambil melambaikan tangannya, dan dibalas oleh Alice.
Vikram mengikuti langkah Nona muda nya itu keluar meninggalkan pesta, karena cukup kesulitan dengan kain saree nya ia tak melihat jalan, hingga ia menabrak seseorang.
"Kau?"
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️
__ADS_1
Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!