
Teriakkan Sam membuat Kabir langsing menatap dan meminta penjelasan dari pria kaki tangannya itu.
"Kau bilang apa Sam?" tanya Kabir, Sam kemudian tersadar dan langsung memutar otak. Tak mungkin ia mengatakan yang sebenarnya mengenai hal ini, disaat ia sendiri baru saja melihatnya dan tak mau gegabah.
"Tidak Tuan, saya hanya bilang salah satu peran yang mirip dengannya. Karena itu saya spontan mengatakannya Tuan" Sam mengelak dan berharap alasannya diterima oleh Kabir.
"Begitu rupanya, sekarang kau cari data semua tentang dirinya! aku ingin secepatnya!" setelah mengatakan itu ia langsung pergi menuju kamarnya dan meninggalkan Sam dengan laptop nya.
Sam memandangi punggung kekar itu yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya dan ia kembali menatap foto yang ditampilkan di layar laptop nya.
"Bahkan tanpa Tuan minta pun, saya akan mencarinya sendiri. Apakah ia benar Nona Eisha atau hanya mirip saja??" ujar Sam sambil matanya tak mau lepas dari foto itu.
Ia semakin menurunkan gerakan mouse nya, satu persatu foto ia lihat dengan seksama, banyak foto dan gaya yang dilakukan oleh Alice atau Eisha.
"Semuanya benar benar mirip, tak ada yang beda, bahkan mata dan fitur wajah pun sama. Apa benar, mungkin ada kembaran di dunia ini satu sama lain?" Sam berujar sendiri sambil melihat foto foto itu.
"Aku harus mulai mencari tau dan memastikan apakah ia benar Nona Eisha atau memang Alice model dari London"
"Setidaknya ini akan menjadi awal Tuan keluar dari lingkaran hitam"
Sam pun mulai pencariannya dan mengeluarkan keahliannya dalam mendapatkan data dengan cepat, ia tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk mencari tahu mengenai identitas sosok model ini.
...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
Alice baru saja sampai di apartemen nya, wanita itu langsung duduk dan melepaskan pakaian nya hingga ia hanya menggunakan tank top dan celana pendeknya.
"Melelahkan sekali, dan aku harus menghandle berita itu juga, aku harap Jane memberikan pernyataan seperti yang kukatakan dan ini akan segera berakhir"
"Pria sombong itu, menyebalkan!!! aku berharap tidak akan pernah bertemu dengannya lagi! kalau aku bertemu dengannya maka aku......"
Perkataan Alice terhenti karena bunyi bel pintu nya menandakan ada yang datang, ia segera mengambil baju panjangnya yang dapat menutupi tubuhnya. Setelah mendapatkan yang ia inginkan ia langsung menuju ke pintu.
"Selamat siang Nona" ujar seorang kurir paket
"Selamat siang" balas Alice
"Kami mengantarkan paket atas nama Alice dari Tuan Ranveer"
"Silahkan ditandatangani Nona" ujar kurir itu sambil memberikan kertas tanda terima.
"Ini sudah, terimakasih ya"
"Sama sama Nona"
Setelah kurir itu pergi, Alice dengan segera masuk dan menutup pintunya kembali. Ia meletakkan barang yang berbentuk persegi itu di sofa dan mulai melihat isinya. Namun sebelum ia lanjut membukanya ponselnya berdering dan Alice langsung melihat namanya yang tertera disana yang bertuliskan Ranveer.
"Dokter Ranveer" ujar Alice
📞*Iya dokter
__ADS_1
📞Bagaimana? paketnya sudah sampai?
📞Iya, sudah. Paketnya baru saja sampai
📞Syukurlah, kau sudah buka?
📞Belum, aku belum membukanya saat aku akan membukanya, dokter sudah menelfon.
📞Begitu rupanya, baiklah kalau begitu segera buka dan kabari aku kau suka atau tidak.
📞Baiklah!
📞Teri....
📞Aku ingin nanti saat kau sudah melihatnya baru ucapkan Terimakasih sebanyak yang kau mau.
📞Baiklah dokter, sampai jumpa
📞Sampai jumpa Alice*
"Aku penasaran apa isinya" Alice akhirnya perlahan membuka paket berbentuk persegi itu dan setelah beberapa waktu akhirnya selesai. Matanya langsung terbelalak tak percaya dengan isi kotak itu.
Bersambung.......
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️
__ADS_1