
Semua orang sudah keluar dan bergabung dengan keluarga dan kerabat serta kekasih mereka.
Tapi Eisha masih terlihat celingak-celinguk mencari keberadaan Adnan, apakah pria itu sudah sampai atau belum. Kecemasan menghantui nya, apakah semuanya baik baik saja, kenapa ia belum datang juga.
"Hei!" panggil seseorang yang membuat Eisha menoleh, terlihat seorang pria tampan dengan jas ditambah bunga ditangannya.
"Apakah Anda mengenal Naura?"tanyanya membuat Eisha melipat dahinya dan bertanya siapa pria ini.
"Kau!!" suara cempreng menggema dan membuat Eisha tau siapa itu.
"Akhirnya aku menemukan mu, selamat atas kelulusan dan ini dari..." ucap pria itu belum selesai namun dibalas dengan senyum sumringah Naura dan gadis itu segera mengambil bunga nya.
Eisha menyikut sahabatnya itu, meminta jawaban atas pertanyaan nya mengenai pria ini.
Naura yang paham ia hanya cengengesan dan memberikan isyarat akan menjelaskan.
"Perkenalkan dia Vikram, dia ini... kekasih ku!" ucap Naura membuat kedua orang itu melotot dan memandangi nya.
"Sungguh??, apa benar" tanya Eisha pada pria dihadapannya, bukannya ia tak percaya, tapi sahabat nya itu tak pernah bicara apapun.
Pria yang ditanya itu masih shock dan semakin menjadi seolah jantung nya copot karena merasakan lengannya di peluk oleh Naura.
__ADS_1
"Benarkan sayang?, dan ini adalah sahabat ku Eisha" ucap Naura dengan senyum tapi ada maksud lain dari ekspresi itu yang membuat pria bernama Vikram mengangguk.
"Iya, halo kenalkan aku Vikram" ucapnya memandangi Eisha yang yang bergantian memandangi mereka.
"Eisha, ayo jawab kekasih ku ini, ia datang dari jauh loh, memang kau kekasih mu saja seperti itu" ucap Naura membuat Eisha membalas sapaan Vikram
"Maaf, salam kenal aku Eisha" ucap Eisha tersenyum.
"Aku ingin ke kamar mandi dulu ya, jadi tunggu sebentar" Vikram meninggalkan kedua gadis itu dan pergi dari sana membuat Eisha segera mengintograsi sahabatnya itu.
"Jelaskan!" ucap Eisha
"Maksudmu kau menjadikan nya kekasih mu karena selama ini kalian dekat?"tanya Eisha dan dibalas Naura dengan anggukan.
"Kau tidak berbohong kan??, karena aku lihat ia sangat terkejut dan seperti tidak percaya" ucap Eisha pada Naura.
"Aku tidak berbohong kami sangat dekat dan aku tau ia punya perasaan padaku, jadi karena aku merasa begitu jadi aku memutuskan nya" ungkap Naura
"Lagipula kami sangat cocok kan?, ia tampan bukan?, aku hebat kan?" ucap Naura mengangkat alisnya.
"Iya, tapi sepertinya ia benar-benar shock "
__ADS_1
"Tenang saja, ia memang begitu sangat pemalu" ujar Naura
"Ayo sekarang hubungi pria es mu itu, sudah dimana ia sekarang?" tanya Naura dan membuat Eisha segera menghubungi Adnan.
Bersambung......
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️
Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author ceritanya bagus lho!
~ BAD WIFE ~
karya : oktiyan_ghassani.
BLURB.
"Sudahlah, pergi! jangan sok suci kau. Seperti baru di pakai saja." ucap Pria itu yang baru saja melihat tubuh Hanum dengan balutan selimut berdiri, dengan mode kesakitan dan menahan sesuatu seperti mengejan. Ia menatap Hanum berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan.
Hanum masih menangis setelah ingin meraih tas, dan trolly kebersihannya. Menjadi pengganti house keeper di kamar 501 adalah awal kesengsaraan hidupnya, dan Hanum kembali bertemu dengan pria itu. Hanum bagai berada dalam roller coaster yang membuat ia tersanjung tinggi, namun dihempaskan paling terdalam.
'Jika jodoh itu adalah cerminan diri, dari pria baik aķan mendapatkan wanita baik. Mengapa aku tidak termasuk kategori seperti itu?'
__ADS_1