Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Berikan!


__ADS_3

Sam kembali ke rumah, ia segera mengeluarkan barang-barang belanjaan nya, agar tak ada yang curiga. Apalagi, pria pelayan itu yang pasti akan memperhatikan nya, sam harus bertindak hati-hati sekarang.


"Sudah kembali?," suara itu sudah dikenali oleh Sam dan dengan segera ia mengatur ekspresi wajah nya.


"Ia, aku sudah kembali." Ujar Sam dengan wajah biasanya.


"Ingin sekali aku memukul dan mencongkel matanya, apa ia tidak lihat aku sudah pulang."


"Kau belanja banyak juga ya." Ucapnya sambil melihat barang belanjaan yang dikeluarkan oleh Sam dari mobil.


"Mau bagaimana lagi, tuan suka semuanya. Jadi, aku beli semuanya saja." Balas Sam.


"Baguslah." Ujarnya.


"Kalau begitu aku masuk dulu," pamit Sam dan pria itu hanya mengangguk.


"Pelayan! susun semuanya dengan baik, aku akan memasaknya nanti." Ucap Sam pada pelayan di dapur.


"Baik." Sahut mereka, dan Sam langsung pergi ke kamarnya. Setelah sampai ia segera mengunci pintu nya dan mengeluarkan ponselnya. Terlihat ada pesan dari Naura mengenai pertemuan mereka, namun sepertinya Sam harus memgundurnya karena ada pria itu.


"Aku harus mencari waktu yang tepat! dan obat ini harus ku minumkan pada Tuan," ujarnya seraya menatap obat yang persis seperti sebelumnya namun memiliki manfaat yang berbeda.


Kabir baru saja terbangun, dan dengan segera ia turun dari ranjangnya dan menuju keluar, ia mencari keberadaan Sam yang belum terlihat olehnya sejak tadi. Sepanjang perjalanan ia turun, hanya terlihat pelayan yang sedang bekerja seperti biasanya dan mereka memberikan hormat pada dirinya, dan pria itu hanya membalas dengan anggukan kepala.


Merasa haus, ia segera pergi ke dapur dan mengambil air yang ternyata di dapur juga terdapat pelayan yang tengah sibuk menata barang belanjaan.


"Siapa yang belanja?," Kabir mengeluarkan suaranya yang membuat kegiatan itu berhenti sejenak.

__ADS_1


"Kepala Sam, tuan Kabir,"jawab salah satu mereka.


"Dimana dia,?"


"A..."


"Ada di kamarnya, tuan Muda." Bukan pelayan itu yang menjawab namun, pria dibelakang nya yang membuat Kabir menoleh ke belakang.


"Kau??," ujarnya.


"Salam Tuan Kabir." Ujarnya memberi salam pada Kabir yang saat ini tengah menatap dirinya.


"Kapan kau datang?," tanya Kabir.


"Baru saja Tuan. Mr meminta saya kemari untuk membantu Tuan." Jawabnya yang membuat Kabir memutar bola matanya dengan malas. Ia tentu paham dengan maksud yang mereka panggil "Mr" itu.


"Baik Tuan," sahut pelayan itu yang langsung menuju kamar Sam.


"Anda, sudah minum obat Tuan? karena Mr mengatakan agar Tuan tidak lupa untuk meminumnya."


"Aku tidak pikun! aku sudah meminumnya!." Balas Kabir.


"Baik Tuan, apa anda butuh sesuatu?.". Tanyanya lagi.


"Aku butuh Sam! kenapa lama sekali!." sentak nya.


Sam langsung turun dan lari terbirit-birit karena pelayan mengatakan ia dipanggil oleh Tuannya dan dipastikan, ia akan mendapatkan amukan karena Tuannya itu sudah bangun dan tak menemukan dirinya.

__ADS_1


"Maaf Tuan, saya terlambat." Ujar Sam sambil menunduk meminta maaf.


"Kau tahu? aku sudah menunggu di sini! dan kau seenaknya terlambat! ap aku perlu menghukum dirimu Sam?," ujarnya membuat Sam menelan ludahnya.


"Tidak Tuan, saya minta maaf!." Sam terus membungkukkan badannya.


"Baiklah! kali ini aku maafkan. Buatkan aku makanan! perutku lapar sekali!." Perintahnya yang membuat Sam langsung mengerjakannya dengan cepat.


"Tuan, anda sepertinya terlalu longgar pada Sam," ujar pria itu.


"Kau tak perlu mengajarkan ku! aku tau bagaimana caranya mengatur!," balas Kabir.


"Maafkan saya Tuan, saya hanya mengingatkan saja," balasnya.


"Sam buatkan aku jus mangga!,"


"Baik Tuan."Jawab Sam cepat.


Saat asyik memasak dan Kabir dengan tatapan mautnya melihat apa yang dilakukan Sam, tiba-tiba saja dikejutkan dengan dering ponsel yang membuat Sam langsung tersentak karena itu adalah bunyi ponselnya.


"Astaga! aku lupa mematikan nada dering nya! bagaimana sekarang? apa itu dari Nona Naura? matilah aku!"


"Sam berikan ponsel mu!"


Bersambung....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2