Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Pria Mesum dan Wanita Berpikiran Buruk


__ADS_3

Meja itu yang awalnya penuh dengan makanan, langsung tandas dalam beberapa waktu saja. Membuat Alice menatap tak percaya akan hal ini, sedangkan sang pelaku utama malah duduk setelah kekenyangan.


"Aku kenyang sekali!" ujarnya dengan wajah tak peduli akan tatapan Alice.


"Apa kau bukan manusia?" tanya Alice membuat Kabir mengangkat alisnya.


"Apa maksudnya?" tanya Kabir kembali.


"Kau lihat saja! Semuanya kau makan dan hanya menyisakan aku sepiring ini!" tunjuk Alice dengan kesal.


"Aku ini sakit! Tentu saja perlu makan banyak!" ujar Kabir enteng.


"Lagipula seorang model tak perlu makan banyak, itu akan mempengaruhi bentuk tubuh nanti!" ucapan itu membuat Alice kesal dan ia bangkit lalu mengangkat sendok, namun kakinya tersandung dan...


Bruk!!!!


"Aaaaaaaa!" teriak Alice.


Kabir ikut tersungkur ke belakang diikuti oleh Alice yang kehilangan keseimbangan dan mereka jatuh bersama, alice mendarat di dada bidang itu, sedangkan Kabir terjatuh langsung di karpet lembut dan kedua mata itu saling berpandangan satu sama lain.


Baik Alice maupun Kabir terhanyut dan mereka menyelami satu sama lain dan keduanya merasakan jantung mereka berdetak lebih cepat.


Cantik! Benar-benar cantik! Kau sempurna Alice, jantungku berdetak kencang saat bersamamu. Aku seperti terikat denganmu, ada apa ini ?

__ADS_1


Tampan! Ia terlihat tampan dan mata itu membuatku terhanyut kedalamnya. Apa ini? aku merasa berbeda dan seolah pernah bersama dan bertemu dengannya !


Keduanya masih diposisi yang sama beberapa saat, dan adegan romantis itu terhenti saat rambut Alice membuat Kabir bersin dan seketika mengacaukan adegan romantis itu.


"Hachuu!" kabir langsung bersin dan membuat Alice tersadar dan bangkit dari tubuh kekar itu.


"Apa kau sengaja?" tanya Kabir sambil memegang hidungnya yang masih gatal.


"Untuk apa aku melakukannya? kau pikir aku suka?" tanya Alice kembali karena tak mau dituduh oleh Kabir.


"Bilang saja, kau suka menyentuh dan memeluk tubuhku ini!" ujar Kabir dengan pedenya membuat Alice mendelik tajam.


"Aku tidak seperti itu!" alice berteriak dan membuat Kabir berjalan mendekat dan hal itu membuatnya mundur kebelakang.


"Tentu saja!"


"Aku tak percaya!"


"Kenapa kau bilang begitu?"


"Karena..." Alice sudah mentok di dinding dapur dan Kabir saat ini berada dihadapannya sangat dekat, bahkan hembusan nafasnya bisa terdengar.


"A-apa?" tanya Alice menahan kegugupannya dengan keadaan mereka yang terlihat intim.

__ADS_1


"Jantungmu berdetak kencang sekali! kau terpesona oleh ku bukan?" ujar Kabir dengan mendekatkan telinganya ke arah bukit milik Alice membuat wanita itu berfikir buruk dan menatap tajam, namun ia tak bisa bergerak.


"Aku mendengarnya dengan jelas!" ujar Kabir dengan senyuman kecil dan kembali mengangkat wajahnya dan membuat Alice merasa lega.


"Kau juga berfikir buruk rupanya! Dasar!"


"Awww!" ujar Alice saat merasakan sentilan di dahinya, dan seng pelaku langsung pergi meninggalkan dirinya. Alice yang langsung tersadar langsung berteriak dan menghentakkan kakinya membuat Kabir tertawa dan menutup pintu kamar mandi.


"Kau!" wanita itu dengan segera mengejar Kabir dan ia baru tersadar berada di kamar mandi dan pria itu berteriak dari dalam membuat wajah nya memerah.


"Ingin mandi bersama?"


"Aaaaaaaa! Dasar mesum!"


"Hahahaha!" tawa Kabir menggelegar di kamar mandi itu.


Bersambung....


Gimana adegannya? masih kurang romantis ya?


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Dan mohon bantuannya semua, untuk karya author yang sedang ikut lomba ya. Terimakasih banyak 😘

__ADS_1



__ADS_2