Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Keributan


__ADS_3

Pria tongkat itu hanya diam dan melanjutkan minumnya yang terganggu akibat pintu yang dibuka keras itu.


"Apa begini cara seorang dari keluarga kita membuka pintu?" tanyanya setelah minum Vodka itu.


"Aku tidak perduli!! aku ingin kau menghubungi para koneksi mu!!" pria itu tidak perduli bajunya yang basah kuyup dan wajah nya sedikit pucat.


"Untuk apa??" tanya nya


"Jangan pura pura tidak tau!!!!, lakukan saja!!" Adnan membanting meja dihadapannya dan membuat makanan disana berserakan.


"Aku tidak mau buang buang waktu dengan hal itu!, lagipula walaupun aku menghubungi mereka, itu tidak akan mengembalikan orang yang sudah tiada" jawabnya enteng.


"Eisha ku tidak mati!!!!" Adnan berteriak dan menuju pria tongkat itu.


"Kau selalu kalah akan amarah mu itu, tidakkah kau lihat? buka matamu lebar lebar!, gadis itu sudah tiada!!"


"TIDAK!!, semuanya bohong!!!"


"Bohong?, lalu siapa yang kau kuburkan itu?, matamu telah tertutup sepertinya" pria itu bangkit dengan bantuan tongkat nya.


"Dia bukan Eisha, hatiku menolak nya!"


"Kalau begitu buang hatimu itu dan gunakan pikiran mu!!"


"Kau hanya menunda pekerjaan dan proyek kita!!, dan lebih memilih gadis itu! aku biarkan dengan syarat, tapi kau tidak menyelesaikan nya! jadi jangan harap kau akan mendapatkan yang kau inginkan!!"


"Kau ingkar janji!!!!"


"Aku tidak ingkar janji, aku hanya melakukan yang mendatangkan keuntungan!"


"Kalau kau sudah sadar, segera datang"

__ADS_1


"Aku akan...."


Buugghhh....


"Aaaaaa!!, kau berani mendorong ku??" pria itu tersungkur dan bangkit dengan bantuan tongkat nya


"Ya, aku bisa menghabisi siapa saja!!"


"Kau memang belum berubah dan tidak bisa mengendalikan amarah mu itu!"


"Baik, kau ingin aku bertindak maka selesaikan dulu yang aku berikan!"


"Jangan bermain-main itu terlalu lama!!, aku ingin sekarang!!" pria tongkat itu terkejut melihat Adnan memegang botol Vodka yang sudah pecah.


"Aku....."


Buugghhh...


"Kau...?"


"Lepaskan aku!!!" Adnan berteriak mencoba melepaskan diri nya.


"Sepertinya kau ingin melihat sisiku yang lain!, kalau kau bisa gila! aku juga bisa!, sepertinya aku harus menghilangkan gadis itu dari pikiranmu!" ujarnya sambil memandangi Adnan yang dipegangi.


"Keluarga gila!!!, aku benci kalian semua!!!" Adnan terus berteriak


"Bawa dia!!" perintah pria tongkat itu.


"Lepaskan aku!!!!" Adnan perlahan dibawa oleh para bodyguard itu ke luar entah kemana.


Sam yang baru saja sampai hanya bisa diam melihat Tuannya dibawa pergi.

__ADS_1


"Apa perlu aku mengganti mu Sam?, sepertinya kau tidak bisa menangani nya" Pria tongkat itu mendekati Sam yang berada dihadapannya.


"Maafkan saya, saya tidak akan mengulangi nya" ujar Sam sambil membungkukkan badannya.


"Jangan gantikan saya, saya pastikan Tuan Muda akan kembali seperti semula" imbuhnya lagi.


"Kalau begitu, buktikan!!, aku tidak butuh ucapan tapi pembuktian!" Pria tongkat itu perlahan menjauh dari Sam.


"Baik" Ujar Sam melihat kepergian pria tongkat itu.


"Tapi Tuan muda dia..."


"Aku akan membawa nya ke kediaman putih, kau atasi disana secepatnya! atau aku yang akan bertindak!" setelah itu ia menghilang ditengah lorong.


Para pelayan hanya menundukkan pandangan mereka, melihat Tuan muda mereka diseret seperti itu, terlihat pria itu terus memberontak sembari berteriak.


"Tuan, tenanglah ikut kami!" ujar salah satu bodyguard itu.


"Diam kau bre*ngsek! "


"Lepaskan aku!!"


"Aku bilang le......" Adnan merasakan seseorang memukul tengkuk nya dan tak lama kesadaran nya mulai menghilang.


"Eisha" gumamnya sebelum tak sadarkan diri.


"Cepat bawa dia!" perintah pria tongkat itu


"Baik!!" mereka sampai di halaman dan segera membuka mobil dan memasukkan Adnan disana tak lama mobil itu melaju ditengah jalan yang basah akibat hujan disertai badai kencang.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️


Terimakasih banyak 😘😘😘


__ADS_2