Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Pesta


__ADS_3

Alice tak menyangka akan mendapatkan hadiah berupa kain saree yang indah yang bercorak warna warni, memang keluarga Berta merupakan keluarga dari gabungan Eropa dan India. Sehingga dalam acara anniversary ini, semuanya diminta menggunakan pakaian tradisional negara itu.


"Indah sekali, aku akan mengirimkan nya pada dokter dan mengatakan ini kejutan yang manis"


Alice langsung mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan kabar dengan stiker ucapan terimakasih.


Veer yang sedang bersantai bersama teman temannya, tersenyum mendapatkan pesan dari wanita itu. Math dan Sid hanya saling beradu pandang melihat temannya yang sedang jatuh cinta itu.


"Veer, bagaimana dengan pria yang digosipkan dekat dengan nya?" tanya Math


"Itu hanya temannya saat berada di Paris" Jawab Veer


"Baguslah, setidaknya hatinya tidak tersangkut dengan pria manapun." ujar Sid


"Iya, aku akan masuk dan menutup hatinya. Karena yang pantas hanya aku kan? kami akan sangat cocok pastinya" ujar Veer tersenyum membayangkan ia akan diterima oleh Alice.


"Tentu saja"


"Tapi kau tak khawatir sewaktu-waktu ia akan kembali?" pertanyaan itu membuat senyum Veer berubah.


"Itu tidak akan terjadi! ia tidak akan mengingat apapun, lagipula ini sudah lama dan tidak ada masalah"


"Aku berharap juga begitu, semoga saja tidak ada orang yang dari masa lalunya yang akan datang dan mempersulit dirimu" ujar Sid


"Itu tidak akan terjadi!" Veer berkata dengan penuh keyakinan.


Hari yang ditunggu pun telah tiba, kediaman keluarga Berta, sudah dihias sebaik mungkin dan para undangan sudah mulai berdatangan begitu juga dengan wartawan yang akan meliput keluarga terkenal di negara ini.

__ADS_1


Terlihat salah satu undangan yang kerepotan dengan pakaiannya dan membuat pria disebelahnya membantunya agar tidak terjatuh.


"Ini semua karena Mommy, aku jadi sedikit kesulitan dengan pakaian ini. Aku kan sudah lama tidak memakainya" gerutunya dengan kesal sambil berusaha berjalan dengan baik.


"Nona terlihat cantik dengan pakaian ini" ujar Vikram membuat Naura perlahan tersenyum senang.



"Kau juga terlihat bagus dengan pakaian itu" ujar Naura yang membuat Vikram langsung berpaling dan mundur sedikit saat kamera meliput Nona mudanya.


Setelah merasa cukup, Naura segera duduk masuk kedalam kediaman besar itu, ia mengantikan Mommy nya yang tak bisa datang. Dengan beralasan bisa mengajak Vikram membuat gadis itu setuju karena kenyataannya ia harus mengurus misteri Alice model yang mirip dengan Eisha.


Naura duduk di meja yang sudah disediakan bersama Vikram, mata itu memandangi seluruh tamu undangan yang datang. Terlihat memang banyak para undangan yang rata rata orang penting dan ada dari publik figur juga yang akan menghiasi acara.


Diluar, para wartawan segera berkumpul saat melihat mobil yang mereka kenali dengan sosok didalamnya. Mereka langsung meliput dan menyoroti sosok itu yang merupakan Alice model yang pernah tertangkap kamera dengan putra keluarga Berta.



Alice langsung mengeluarkan senyum manisnya saat diliput oleh media dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan. Ia ditemani oleh Jane yang tampil cantik dengan pakaian nya.


Setelah dirasa cukup, ia segera masuk dan langsung disambut oleh pelayan dan mengantarkan nya menuju meja miliknya. Alice memperhatikan seluruh dekorasi pesta yang luar biasa begitu elegan dan mewah serta tamu undangan yang bukan orang sembarangan.


Ia langsung mendudukkan bokongnya di kursi yang sudah disediakan dan juga minuman serta makanan yang mengunggah selera terpampang dengan penampilan yang menggiurkan.


"Kau mencari Veer?" ujar Jane yang melihat mata Alice sibuk mencari sesuatu.


"Tidak, aku melihat dekorasi dan tamu undangan, luar biasa sekali dibandingkan aku yang tidak ada apa-apanya."

__ADS_1


"Kau juga punya prestasi Alice, jangan merendah seperti itu"


Sesosok pria dengan pakaian yang berwarna hitam dengan kacamata yang bertengger di hidungnya yang mancung membuat para media langsung menyorot kedatangan nya.


Banyak dari mereka yang bertanya tanya siapa gerangan pria ini, dilihat dari penampilannya sudah tentu bukan orang sembarangan, mereka seperti seolah mengenal sosok ini yang langsung masuk karena tidak suka disorot oleh kamera.



"Mari Tuan" ujar pria disamping nya


"Iya, aku tidak tahan dengan silau dan kilatan ini!" ujarnya


Pria itu langsung masuk dan melangkahkan kakinya menuju mejanya dibantu dengan pelayan seperti yang lainnya. Saat sudah sampai di mejanya matanya langsung menatap sosok yang tak jauh dihadapannya dan senyum itu langsung terbit diwajahnya.



" Aku tidak perlu mencari mu ternyata kau datang sendiri. Tapi ia sangat cantik... ada apa dengan hatiku??? Tidak! lupakan hal itu mari kita pikirkan hal yang menyenangkan dan pembalasan". ujarnya dalam hati


Bersambung......


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya seru lho!!!



Seumur-umur dalam hidupnya, Lisa tidak akan menyangka bahwa dirinya akan dijodohkan oleh keluarganya sendiri, terlebih lagi oleh sang Kakak yang keberadaannya selalu ia sayangi dan kagumi. Tidak pernah dalam bayangan tergila nya bahwa pernikahan paksa akan menjadi salah satu moment hidupnya dan jalan kisah cintanya. Nalisa Rembulan Cakra Wijaya selalu menginginkan cerita layaknya dalam kisah novel romansa yang selalu dibacanya. Seseorang yang ditakdirkan khusus untuknya dalam pertemuan tiba-tiba yang romantis sehingga setidaknya dia bisa menceritakan kisah manis ini pada buah hatinya suatu hari kelak. Bukan ini, bukan perjodohan dengan seorang lelaki maniak aneh yang mengatakan bahwa Lisa adalah cinta pertamanya. Lelaki bernama Noren Agustion Giovano ini sungguh menguji dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2