Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Sahabat dan Kebahagiaan


__ADS_3

Wanita itu mendekati Rara yang berada di depannya, saat ini Rara tengah mencerna ajakan wanita asing itu.


"Jadi bagaimana Ramora??" tanyanya membuat Rara terkejut.


"Darimana kau tau??" tanya nya.


"Itu adalah hal yang mudah bagiku, karena itu aku bisa membantumu" ujarnya tersenyum


" Jadi...."


"Aku terima!" ucap Rara membuat wanita itu mengulurkan tangannya tanda sepakat.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Wah, kau luar biasa berada di peringkat 1!" Naura berteriak beberapa kali hingga membuat orang orang memandangi mereka.


Saat ini mereka tengah berada di taman kota, Eisha tersenyum dan bersyukur, ia tak menyangka ia berhasil menduduki peringkat pertama dan besok saat hari kelulusan akan mendapatkan reward.


"Kau juga luar biasa Ra" ucap Eisha melihat Naura yang tengah mengunyah kentang goreng.


"Iya, tapi kau yang terbaik!" ucapnya sambil memberikan kentang goreng itu pada Eisha dan gadis itu menerima nya.


"Aku sangat bersyukur, sungguh aku tidak menyangka akan berada disini, bertemu denganmu dan mendapatkan peringkat pertama" ujar Eisha.


"Aku juga bersyukur mengenal mu kau mengajariku tentang banyak hal yang tidak pernah ku bayangkan" ucap Naura.


"Jadi apa ia sudah bisa dihubungi??" tanya Naura


"Belum juga" jawab Eisha menggeleng

__ADS_1


"Tenang saja, mungkin nanti" ujar Naura membuat Eisha mengangguk sambil menatap ponselnya.


Dan benar saja tak lama terdengar ada notifikasi dari ponsel nya, membuat mata Eisha melirik dan jarinya menekan pesan itu.


💌 Harinya sudah dekat, begitu juga dengan hati kita, aku akan datang, sampai jumpa dan jangan menunggu seperti biasa, walaupun aku tau kau tidak sabar 🌹


Seketika wajah Eisha bahagia, pesan itu adalah hal yang ditunggu nya meskipun hanya satu saja, tapi itu lebih dari cukup hatinya berdisko ria saat ini.


Naura tanpa sadar memperhatikan temannya itu, dan Eisha langsung memeluknya tiba tiba membuat kentang goreng nya terjatuh ke rumput.


"Akhirnya, ia mengabari ku Ra, aku senang sekali!!!" ucap Eisha memeluk erat, membuat Naura kesulitan bergerak.


"Ra kenapa kau diam saja, kau tidak senang??" tanya Eisha yang tidak mendengar sahutan suara cempreng itu.


"Eumhhh" ucap Naura, seketika Eisha sadar pelukannya terlalu erat membuat temannya itu tak dapat bergerak atau bicara dengan jelas.


"Maafkan aku, aku senang sekali" Eisha melepaskan pelukannya dan terlihat wajah itu memerah megambil nafas.


"Hehehe, jangan kau adalah sahabat ku yang terbaik aku tidak mungkin melakukan nya" ujar Eisha.


"Kau bilang apa??" tanya Naura


"Sahabat" ucap Eisha


Mendengar kata itu, hari Naura menghangat dan memeluk Eisha, ia tidak menyangka gadis ini akan menganggap nya sebagai sahabat padahal pertemuan mereka tidak terlalu bagus.


"Akhirnya, kau mengucapkan nya juga aku juga begitu, kau adalah sahabat ku Eisha" ujar Naura


"Terimakasih" ucap mereka bersamaan, Eisha senang ia mendapatkan sahabat terbaik nya dan kabar dari pria hatinya, ia berharap selalu seperti ini. Begitupun juga Naura, gadis konglomerat itu mendapatkan sahabat pertama kali yang tulus padanya, tanpa tau siapa dirinya.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya bagus dan seru loh!


MASA LALU SANG PRESDIR


(21+)


By : Enis Sudrajat


"Aaaaaah ... kamu bikin aku cemas aja sayang!" Richard memeluk Annet dan menyelusupkan wajahnya ke dada Annet yang terbuka.


"Rich sakit! pelan dong bulu di muka kamu baru tumbuh itu." Annet membuka kancing kaos berkerah yang dikenakan Richard.


Richard malah terkekeh, menarik tali pita baju Annet yang tak bertangan lalu membuka melempar pakaiannya sendiri.


"Aku nggak tahan sayang, aku ingat kamu sejak di tempat gym tadi, entah kenapa jagoan ku ini nggak bisa kompromi sama sekali!" Richard menunjuk ke bawah perutnya.


"Memang kenapa?" Annet berlaga pilon.


"Coba lihat buka sendiri!"


Annet turun dari pangkuan Richard dan membuka celana panjang Rich, membuka pelindung terakhirnya yang sudah kelihatan mengembung karena terdorong sesuatu dari dalam.


"Wow ... maksimal banget Rich!" Annet mengelusnya perlahan.


"Habis ikut nge-gym begitu kelakuannya, kamu harus bertanggungjawab, pakaikan sarung pelindungnya, sudah nggak tahan jagoan ku mencari tempat berendam." Annet tersenyum mengambilkan balon pembungkus senjata kesayangan Richard

__ADS_1


Terimakasih banyak atas dukungan nya semua 😍😍😍😍


__ADS_2