
Pria itu mulai menuju bibir pantai, nyiur angin melambai ditambah dengan ombak yang tenang dan hamparan pasir putih beserta air yang biru sangat menyejukkan mata.
"Wah, luar biasa aku akan sangat mengenang tempat ini" ujarnya sambil mencari tempat yang cocok.
"Sepertinya tidak usah memancing, lebih baik mandi saja atau berenang" ia pun mulai meletakkan alat pancingnya.
"Kau itu lama sekali, lihat lah kita ditinggal oleh nya" keluh pria itu pada pria disamping nya.
"Oh ayolah, dia bukan anak kecil lagi yang akan tenggelam kalau kita biarkan" ujar pria rambut coklat itu.
"Ya sudah sekarang kita susul dia!"
"Iya iya dasar cerewet!"
Kedua pria itu keluar dan saat menuju pantai, mereka dikejutkan oleh kedatangan seseorang.
"Wah mau ke pantai ya" ujar orang itu
"Iya Paman, kami ingin menikmati pantai sebelum pergi" ujar nya
"Wah kalau kalian mau, kalian bisa ikut bergabung bersama yang lain menangkap ikan yang bergerombolan di pesisir pantai setiap tahunnya"
"Maksudnya Paman?"
"Biasanya setiap badai dan hujan deras selama 3 hari akan mendatangkan ikan ke pesisir pantai, dan hal itu kami anggap sebagai rezeki yang baik setiap tahunnya, meskipun hari nya tidak menentu"
"Bagi kami itu adalah sebuah perayaan bagi kami nelayan, mendapatkan ikan tanpa perlu berlayar dan ada setiap tahunnya"
"Paman, itu sangat menarik kami akan kesana nanti, sekarang kami ingin mencari Rama kami dulu"
__ADS_1
"Oh Nak Rama?, baiklah nanti kalian datang saja ya" pria paruh baya itu pergi meninggalkan 2 pemuda tadi.
"Iya Paman"
"Kau dengar, mungkin saja ada putri duyung disana yang terdampar juga" ujar pria rambut coklat itu.
"Dasar gila! itu semua nya untuk dimakan, ayo kita segera cari dia" ujarnya memukul bahu pria itu.
"Tapi tidak perlu juga memukul ku! dasar gila!"
Hingga mereka sampai di pantai dan menyusuri nya, ditemani dengan langkah kaki mereka yang disapu ombak yang jernih.
"Dimana dia?? aku ingin mandi rasanya, seolah ombak dan air jernih itu memanggil diriku" ujar pria rambut coklat itu.
"Kalau begitu sini ku bantu!" pria rambut hitam itu mendorong temannya hingga tersungkur ke air laut.
Byurrtt ....
"Kurang ajar! dasar gila!, sini kau!!!" pria itu bangkit dan segera mengejar pria itu.
"Tangkap aku Math, kalau bisa!!!" pria itu berlarian dikejar oleh temannya sepanjang pantai dengan baju yang sudah basah.
Saat mereka kejar kejaran, mereka tiba terhenti setelah melihat sosok tak jauh dari mereka.
Buugghhh....
"Aduh, kenapa kau berhenti?" tanya Math
"Kau lihat kesana, dia benar benar seperti dewa!" ujar Sid menunjuk ke arah sosok itu.
"Benar, kapan aku punya dada dan lengan seperti itu"
Mereka melihat teman mereka yang sedang mereka cari sejak tadi,
__ADS_1
"Hei, kalian lama sekali!, apa yang kalian lihat?"
ujarnya sambil berdiri memegang pinggang nya.
"Ayo, aku ingin mandi pasti menyegarkan!".ia kembali berucap tapi kedua pria itu masih diam.
"Helloo!!!!!" teriaknya membuat kedua orang itu terkejut.
"Iya, kami mencari mu sejak tadi, dan ternyata kau disini!" ujar Sid
"Aku disini menunggu kalian, kalau tidak aku sudah berenang duluan"
"Hei jangan begitu, kita kesini bersama sama, mandi dan pulang juga begitu" ujar Math
"Ya, ya terserah!" ujarnya.
"Apa kau tau, para penduduk ke bibir pantai menangkap ikan yang setiap tahun selalu datang" ujar Math
"Oh ya?, unik sekali" ujar pria itu
"Iya dan kau tau, aku ingin kesana melihatnya siapa tau dapat putri duyung" imbuhnya lagi
"Sepertinya kau hentikan menonton film fantasi mu itu, otakmu jadi tidak beres" ujarnya membuat Sid terkekeh
"Aku sudah katakan itu padanya, tapi..."
"Ada mayat!!!!!"
Bersambung.....
Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️❤️❤️
__ADS_1
Terimakasih semuanya