Hei!!! Gadis Berkacamata

Hei!!! Gadis Berkacamata
Pura Pura Tidak Tau


__ADS_3

Eisha baru tersadar ternyata Naura belum terlihat saat ia sudah masuk ke studio foto, dan hal itu dilihat oleh Adnan.


"Ada apa??" tanyanya


"Naura, kemana dia?, kenapa belum masuk juga" ujar Eisha.


"Mungkin mereka ada perlu untuk bicara atau gadis itu sedang marah karena tidak dibelikan sepatu baru " ujar Adnan membuat Eisha memukul nya.


"Awww, kenapa memukul ku" tanya Adnan


"Mana ada seperti itu, lagipula aku memukul lengan mu kenapa kau memegang dada mu?" ucap Eisha memperhatikan pria itu.


"Tentu saja hatiku jadi terluka karena dipukul oleh kekasih ku yang galak ini" ucap Adnan membuat wajah Eisha bersemu merah karena kata kekasih.


"Kau ....."


"Iya, sekarang kau adalah kekasih ku" ujar Adnan membuat Eisha malu dan memalingkan wajahnya.


"Kau malu?, bagaimana jika aku katakan..."


"Katakan apa..??" tanya Eisha penasaran.


"Eisha!" panggil suara cempreng itu dan membuat mereka menoleh bersamaan.


"Akhirnya sampai juga, kau habis darimana saja?" tanya Eisha


"Rahasia" ujar Naura membuat Eisha kesal.


"Aku bercanda, jangan cemberut begitu" ujar Naura yang mencubit pipi Eisha, membuat Adnan langsung menarik Eisha ke pelukannya.


"Jangan cubit kekasih ku!" ucap Adnan membuat Naura terdiam mencerna dan wajah Eisha memerah.


"Oh begitu rupanya, sudah jadian ya!, mana PJ nya!" ucap Naura pada Adnan dan mendelikkan matanya.


"Tidak ada, kau kan kaya! apalagi sepertinya k kekayaan mu tak akan pernah habisnya!" ucap Adnan membuat Eisha langsung menoleh padanya.

__ADS_1


"Maksudnya??" tanya Eisha


"Siapa yang kaya??" tanya Eisha lagi yang membuat kedua orang itu terdiam.


"Tentu saja aku!" ucap Vikram yang baru datang dan bergabung.


"Sudah, sekarang ayo kita berfoto bersama!" ajak Naura yang mendapatkan anggukan dari semuanya.


Perlahan mereka masuk dan terlihat perlengkapan pemotretan telah terpasang dan sang fotografer mengarahkan mereka.


Pertama Eisha dan Naura terlihat berfoto bersama dan menampilkan berbagai gaya, yang tak luput dari pandangan kedua pria tampan disana.


Mata Adnan terus melihat ke arah pujaan hatinya itu dan tersenyum manis, sungguh sangat mempesona dan membuat nya tak. bisa lepas darinya, dan sebentar lagi ia akan membuat gadis itu menjadi miliknya.


Begitupun Vikram ia juga sesekali menoleh pada Naura, gadis itu terlihat semakin cantik dan imut, meskipun cerewet namun seketika ia menepis itu dan menoleh pada Adnan.


Vikram memperhatikan Adnan dengan seksama sambil mengingat dimana dan siapa pria ini. Adnan yang sadar diperhatikan langsung menoleh balik dan berkata yang membuat Vikram terbelalak.


"Sebaiknya kau perhatikan saja Nona mudamu itu, atau kau akan mendapatkan amukan dari Eropa Vikram Sahendra" ujar Adnan pada pria itu.


"Sebaiknya kita saling berperan baik daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, bukankah itu lebih baik" Adnan kembali berbisik pada Vikram


Tanpa mereka sadari, Eisha dan Naura melihat interaksi kedua pria itu yang terlihat aneh karena saling berbisik, dan membuat mereka saling menoleh.


"Vikram!" panggil Naura menghentikan pembicaraan itu.


"Sudah selesai ternyata, pasti hasilnya sangat bagus" ucap Adnan menghampiri Eisha


"Apa benar?, itu tidak mungkin ini sudah siang, pasti riasan ku sudah jelek" ujar Eisha.


"Kau tetap cantik" ujar Adnan memang Eisha memandangi nya


"Sungguh, aku tidak bohong" imbuhnya lagi.


"Kau juga tampan, sangat berbeda dari sebelumnya maksud nya.."

__ADS_1


"Iya, aku memang tampan dan kau baru sadar?" tanya Adnan membuat Eisha tersenyum.


"Bagaimana sekarang kalau kalian berfoto bersama, pasti menakjubkan" ucap Naura membuat pasangan itu saling memandang.


Eisha teringat akan penolakan Adnan saat mereka berfoto di pasar malam waktu itu, dan ia yakin Adnan pasti menolaknya lagi. Namun ternyata dugaannya salah ada menarik nya ke tempat pemotretan dan duduk disana.


"Ayo, pasti hasilnya akan menakjubkan" ucap Adnan yang membuat Eisha tak percaya.


"Adnan, ini.."


"Wah pasangan serasi, ayo kita ambil gambar nya berpose lah yang bagus" ujar sang fotografer yang membuat Adnan menarik nya hingga ia terduduk dan tak lama mata itu saling memandang seiring kilatan cahaya yang menangkap nya.


" Nona, ia..." ujar Vikram terhenti


"Aku tau, dan aku rasa kau juga sudah mendapatkan kunci mulutmu darinya" ujar Eisha yang mengerti pembicaraan Vikram.


"Jadi bersikap biasa saja" ucapnya membuat Vikram mengangguk.


Bersambung....


Jangan lupa untuk dukungan nya biar author makin semangat ya ❤️


Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author cerita nya bagus dan seru loh!!


Judul: MAFIA STORY Kemabalinya Anak Tak Berguna


Author: Warnyi


Brurb:


Fitnah telah membuatnya terusir dari rumah dan keluarganya, hingga suatu kejadian mempertemukannya dengan seorang pemimpin mafia terbesar dan menjadikannya sebagai penggantinya.


Agra kembali setelah meraih kesuksesan, dengan tujuan ingin membalas dendam. Diwarnai dengan kisah percintaan dengan gadis masa kecilnya. Akankah Agra bisa membalaskan dendamnya dan mengalahkan para musuhnya?


__ADS_1


__ADS_2