
Wanita yang sedang hamil dua bulan itu menatap sendu pada Zidan. Zee bisa melihatnya.
Ada apa? Kenapa aku merasa tatapan wanita ini berbeda ketika melihat Bang Zidan?? Ada apa? Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui sama sekali?? Tetapi apa? Batin Zee terus menatap wanita yang bernama Anna itu yang kini tatapan matanya tertuju pada Zidan dan seseorang yang Zidan kenal itu.
"Hiks.. Hiks.. Maaf Bang Zidan.. Aku menyesal.. Aku terlambat memahami persaan ku padamu selama ini. Aku pikir diri ini tidak mencintaimu. Tetapi malah sebaliknya. Maafkan aku Bang Zidan.. Maaf.." Lirih wanita itu dengan berbisik.
Zee yang mendengarnya terkejut bukan main. "Apakah kamu mengenal Bang Zidan, Anna?? Maaf sebelumnya. Mari kita masuk dulu keruangan saya. Ada yang ingin saya tanyakan sama kamu. Penting!"
Deg!
Anna terkesiap.
Ia tidak sadar jika masih bersama Zee saat ini. Dikter spesialis kandungan nya selama ia dinyatakan hamil oleh Zee dua bulan yang lalu.
"Anna!"
Deg!
"I-iya dokter! Maaf, saya melamun. Mari. Akan saya jelaskan semuanya." lirih Anna begitu lesu.
__ADS_1
Ia mengikuti langkah Zee yang kini sudah lebih dulu masuk ke ruangan nya.
Tiba disana, Zee menyuruhnya duduk. Kini keduanya saling tatap deng pemikiran yang berbeda-beda.
Putri tetap setia menemani mereka berdua. Dan kini memilih duduk di dekat Zee karena ungin mendengar apa yang akan wanita itu ceritakan pada Zee tentang Zidan.
"Katakan!" ucap Zee penuh penekanan.
Anna menghela nafas sesak dan mulai bercerita pada Zee.
Awala mula pertemuan keduanya tanpa di sengaja di sebuah majelis pengajian yang ternyata keduanya memang sengaja dipertemukan hari itu oleh Mama Anna yang bernama Wita.
Rekan bisnis Papa Reza. Kedua istri itu saling menjalin komunikassi hingga terjadilah kesepakatan diantara keduanya untuk menjodohkan Anna dan Zidan.
Anna pertama kali melihat Jerry langsung terpana. Karena wajah Jerry sangat mirip dengan aktor Jerry Yan.
Ia yang memang penggemar aktor itu jadilah lebih mendekati Jerry yang pada saat itu tidka tahu jika Anna merupakan jodoh dari saudaranya sendiri.
Kedua orang tua itu sepakat untuk melakukan taaruf dengan Zidan. Anna menerima nya saja. Toh, yang dia ingin kan saat itu Jerry. Bukan Zidan.
__ADS_1
Waktu demi waktu berlalu. Zidan yang memang dalam bertutur kata selalu lemah lembut terhadap wanita, membuat Anna jatuh hati padanya.
Hingga tercetuslah pikiran gila darinya jika ia harus mendapat kan kedua pemuda itu. Yang satu ia kagumi karena parasnya.
Dan yang satu lagi karena hatinya tersentuh dengan perlakuan Zidan. Kedua orang tua Anna pun mendukung.
Mereka sepakat menikahkan Anna dengan Jerry dulu baru setelahnya dengan Zidan. Fakta yang baru saja Anna dan kedua orang tuanya tahu jika Kedua orang itu merupakan teman semasa kecil dan sahabat karib.
Semakin gila lah pemikiran kedua orang tuanya. Apa salah nya mendapatkan dua pria sekaligus. Toh, poliandri bisa saja terjadi. Pikir orang tua Anna.
Awal mula semua itu berjalan lancar. Hubungannya dengan Zidan pun baik-baik saja. Hingga suatu saat, peresmian kantor baru milik Jerry yang dibantu oleh Zidah terbongkar.
Zidan dan Jerry sangat shock kala mengetahui jika Anna wanita yang sama yang dijodohkan untuk Zidan tetapi sudah sah ia nikahi.
Belum lagi fakta yang baru saja Zidan dapatkan. Jika saat pernikahan itu terjadi, Anna sengaja mengirim Zidan ke Bogor hanya untuk membeli manisan demi kedua orang tuanya yang saat itu memang kebetulan sedang sakit.
Anna.
Mencari kesempatan dalam kesempitan agar rencananya itu berjalan mulus. Dan ya, itu terjadi. Tetapi tak lama setelah dua bulan pernikahan mereka berdua, semuanya terbongkar.
__ADS_1
Dan betapa hancurnya hati Zidan dan Jerty yang ia bohongi sekaligus. Kini baru ia sadari, jika lambat laut perhatian yang Zidan berikan padanya sudah menumbuhkan benih-benih cinta untuk nya.
Tetapi sayang, semua itu tidak bisa terwujud alntaran kesalahan yang ia perbuat hingga menghancurkan dua orang lelaki baik itu sekaligus.