Ikatan Takdir

Ikatan Takdir
Penangkapan dalang teror


__ADS_3

"Papa.. bukannya Dokter Daud itu merupakan suami dari Kakak kandung Mama Nia?? Yang artinya kalau Katrina itu sepupu kamu??" tanya Mama Rani pada Reza yang dijawab keterdiaman papa reza


Bukan ia tidak tau. Hanya saja ia malas membahas masa lalu. Tetapi semua ini menyangkut Kenan dan Bella yang menjadi sasaran Katrina saudara sepupu Papa Reza.


"Hah. Sudahlah Ma. Jangan di ingat lagi tentang masa lalu. Papa malas membahasnya. Membuka tabir masa lalu sama saja dengan membuka aib keluarga kita. Cukup kita saja yang tau. Dan jika Katrina adik sepupu ku itu melakukan kesalahan, itu tidak masalah. Biarkan ia dihukum sesuai dengan hukum yang ada bagi seorang penabrak lari. Katakan pada polisi Mas, tangkap saja Katrina. Papa tidak masalah dengan hal itu. Papa yakin, Dokter Daud tidak akan melarang yang bersalah untuk di tahan apalagi suami Katrina. Hubungi pihak kepolisian dan segera tangkap pelakunya!" tegas Papa Reza tak terbantahkan.


Dimas mengangguk setuju. Dengan segera ia menghubungi pihak kepolisian untuk segera menagkap pelaku penabrakan Kenan dan Bella untuk segera di hukum.


Dengan segera Zidan, Keanu dan kenta mendatangi Kediaman dokter daud untuk mengakap Katrina.


Katrina sudah tertangkap di kediaman nya. Katrina sempat membantah kalau bukan dia pelaku tabarak lari Kenan dan Bella yang membuat zidan begitu geram padanya.


Tetapi karena bukti yang sangat akurat. Disana terlihat jelas jika Katrina dengan sengaja menabrak Kean dan Bella dengan arah berlawanan hingga terjadilah kecelakaan itu.

__ADS_1


Zidan meminta pihak polisi untuk menangani kasus itu dengan adil. Ia juga melaporkan tentang teror yang iadapatkan selam hampir satu bulamn sejak ia menikah bahkan sebelum menikah.


Zidan senagaj mengumpulkan semua bukti itu. Pihak Polisi di jakrta bekerja sama dengan pihak polisis di Medna untuk mengakap pelkau yangs sudah meneror merekamelaui orang lain.


Akhirnya, dua orang pelaku itu tertangkap bersamaan dengan Katrina juga tertangkap.


"Andai kamu tidak gelap mata melakukan kesalahan ini, pastilah papa bisa menolongmu. Tetapi tidak, nak. Papa orang yang patuh hukum sekalipun anak papa sendiri yang melkukan kejahatan tidak peduli jika saat ini kamu sednag hamil, maka kamu tetap harus di tahan. Maafkan Papa Kat." Ucap Dokter Daud saat pihak kepolisisan ingin membawa Katrian dengan bukti yang sudah dikantongi oleh mereka semua.


Katrian di hukum lima belas tahun penajra karena terbukti sudah membunuh mami tirinya sendiri yang merupakan ibu dari Bramasta suaminya.


Yaitu Papa Reza dan mama Rani. Bram selaku suami Katrian meminta maaf padazidan dan keluarga besar tentang kelakuan Katrina yang kelewat batas.


Bram sempat beberapa kali datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Kenan dan Bella yang saat itu belum sadar.

__ADS_1


Bram begitu merasa bersalah karena tidak bisa menolong Kenan dan Bella dari Katrina. Katrina sedang menjalani proses hukuman saat ini.


Walau ia dalam keadaan hamil, tetapi polisi tetap menahannya hingga sampai batas penahanannya di tetapkan.


Dan ya, Katrian sudah mendapatkan hukumannya. Tinggal menunggu Kenan dan Bella sadar saja.


Zidan dan Zee sudah sebulan tidak bertemu. Rasa rindu keduanya begitu menggelora apalagi saat ini zee sedang dalam masalah yang rumit.


Saat masalah rumit menimpanya malah Zidan tidak bersamanya. Zee hanya bisa menangisi kesehariannya tanpa sang suami yang kini masih Di Jakarta mengurus perusahaan Papa Reza yang ada disana dan juga di Bandung.


...****************...


Beberapa Part lagi selesai ye?

__ADS_1


Othor mau lanjut di lapak Kak Tania nanti.


__ADS_2