IkhlasKu TetanggaKu MaduKu

IkhlasKu TetanggaKu MaduKu
TERNYATA..


__ADS_3

PLAAKK !!! Abah dengan geram menampar anaknya yang semakin gila tak mau diam.


"WISNUU !!!"teriak Abah.


"Tenangkan dirimu !! Kita bicarakan ini dengan tenang dan kepala dingin. Kamu sudah bersalah jadi jangan berulah !!" teriaknya lagi.


Wisnu tersungkur pasrah.


"Hiks.. Abah, Wisnu tidak ingin kehilangan Aya. Semua terjadi begitu saja,, hiks..hiks.. sungguh aku tak pernah berniat untuk menduakan nya. Aku harus bagaimana, aku sangat takut kehilangan Aya, abaaah.. hiks..hiks.."


Paman dan bibi Aya yang mendapatkan kabar bahwa Aya ada dirumah pak lurah langsung bergegas untuk menemuinya.


Dan betapa terkejutnya mereka ketika baru sampai sudah disuguhkan dengan pengakuan Wisnu yang telah menduakan Aya.


"WISNUUU !!!!" teriak Paman.


"Paman.." gumam Wisnu.


"Apa yang barusan kamu katakan, HAH !!! Apa yang lakukan kepada ponakan ku!!?" tanya Paman dengan geram sembari menarik kerah bajunya.


Wisnu hanya pasrah. Jika memang dirinya mati, mungkin itu lebih baik. Pikirnya.


"Ujang. Jang, kita bicarakan ini dengan baik-baik. Kita dengarkan seksama apa yang sebenarnya terjadi. Lepaskan Wisnu, biarkan dia menjelaskan kepada kita. Saya akan mencoba mencari jalan keluar yang terbaik untuk kita semua. Saya tidak akan membela anak saya jika memang dia bersalah," ujar Abah sekaligus lurah setempat.


Semua orang duduk ditempatnya. Wisnu dengan terisak-isak menceritakan kronologinya. Bagaimana dia bisa menikahi wanita yang bernama Mora.


"Sungguh aku tak pernah berniat untuk menduakan nya. Semua terjadi begitu saja. Aku hanya berniat menolongnya. Aku juga tak menyangka jika dia menagih janjiku. Padahal aku hanya tak ingin dia mati dengan sia-sia. Aku harus bagaimana,, hiks...hiks..." Derai mata Wisnu benar-benar sangat menyentuh semua orang.


Namun tidak dapat di pungkiri disini tetaplah dia bersalah. Karena dia tak jujur sedari awal kepada Aya dan tak memusyawarahkan kepada keluarga terlebih dahulu.


"Astagfirullah halazim wisnuuu... Bagaimana kamu bisa melakukan itu kepada aya. Hiks..Hiks.. teh, dimana Aya sekarang?" tanya si bibik kepada ibu.


"Ada neng didalam kamar. Coba kamu temani dia dulu, kasihan dari tadi tidak mau makan," ucap si ibu.


"Saya akan temani Aya dulu," ucap Bibik kepada yang lain.


.


"Wisnu. Suruh wanita itu untuk datang kesini," ucap Abah.


"Untuk apa Abah. Rasanya aku tidak ingin melihat dia," jawab Wisnu.


"Wisnu !!! Jaga kata-kata kamu. Mau bagaimana pun dia adalah istri kamu. Kita bicarakan ini bersama-sama untuk kedepannya bagaimana," ucap Abah memaksa.


"Saya akan menyuruh ibu saya untuk membawa wanita itu datang kesini," ucap Rey yang langsung menelfon mama Salamah.


..


Mama Salamah yang mendapatkan kabar dari Rey langsung pergi ke apartemen untuk menjemput Mora.

__ADS_1


Di apartemen, Mora masih menatap bapak pemulung itu yang sedang makan dengan gemetar. Terlihat jika ia telah menahan lapar sejak lama.


Setelah selesai makan. Mora langsung mengambil sebuah foto didalam dompetnya. Itu adalah foto dua bayi kembar yang sedang digendong oleh kedua orang tuanya, yang tidak lain adalah Bibik Gia dan Paman Yonoto.


Paman Yonoto bergetar hebat ketika melihat foto itu. Sudah sejak lama ia meninggal anak istri, dan ini adalah sebuah keajaiban dalam hidupnya.


"Gia .. ini adalah Gia.. hiks..hiks..kamu, apakah kamu Mora !?" tanya Paman Yonoto dengan nada bergetar.


Mora mengangguk dengan derai air mata seolah menjawab itu adalah benar.


Paman Yonoto menangis histeris ketika melihat jawab Mora.


"Oh ya tuhaaaann haaaa aaaaa aaaa anakkuuuuu...." teriak Paman Yonoto yang langsung bersujud di kaki anak. Sungguh ia merasa sangat tidak percaya.


Sikap berlebihan paman Yonoto membuat para pengunjung lainnya menatap mereka dan membuat Mora merasa tidak enak.


"Ayaaahh, sudah ayah,, berdirilah.. hiks..hiks.."


Kini, anak dan bapak yang sudah lama saling berpisah berpelukan hangat untuk melepaskan rindu.


Setelah keadaan mulai tenang. Mora Tersenyum dan memegang tangan ayahnya yang kotor. Namun Mora sama sekali tidak merasa jijik.


"Mora, bagaimana kabar kamu nak. Lalu, dimana ibu kamu sekarang?" tanya Ayah.


Mora menangis dan menceritakan jika ibunya telah meninggal.


"Apa. Bagaimana Gia bisa meninggalkan. Ya tuhan,!?" tanya ayah terkejut.


"Ya tuhan Gia.. malang sekali nasib kamu. Maafkan aku yang tidak dapat kembali pada waktu itu . Hikss ..." Ayah merasa sangat bersalah.


"Ayah, dimana kembaran aku. Bukankah dia pergi bersama dengan ayah? Kemana saja ayah selama ini?"


Paman Yonoto tertunduk merasa sangat bersalah. Ia mulai membayangkan masa lalunya.


FLASHBACK 25 TAHUN YANG LALU.


Terlihat paman Yonoto sedang bermain judi sambil mabuk. Ia berharap akan menang supaya dapat membeli susu untuk anak kembarnya yang baru berusia 1 Minggu. Walaupun kembar, namun mereka tak sama. Yang satu wanita dan yang satu pria. Yang wanita lebih mirip ibunya, dan anak laki lebih mirip ayahnya.


Setelah kalah dari judi. Paman Yonoto pulang dengan nada sedih yang mendalam. Terseok-seok ia melangkah. Ketika sampai depan pintu, suara tangis istrinya terdengar.


"Ahaa haa aaaa,,, Max,, anakkuuuuu... Bertahanlah sayang.." Teriak Bibik Gia.


"Istriku, ada apa?" tanya Paman Yonoto.


"Kamu dari mana saja!! Anak kita badanya panas sekali. Lihatlah, bibirnya membiru !!" teriak bibi Gia panik.


Ini sudah larut malam. Sangat jarang ada kendaraan lewat.


Paman Yonoto langsung menyelimuti anaknya dengan kain tebal lalu membawanya pergi untuk dibawa kerumah sakit.

__ADS_1


"Kamu kemana suamiku!!?" tanya Bibik Gia.


"Aku akan membawa anak kita kerumah sakit. Kamu tunggu dirumah. Aku akan berlari supaya cepat sampai," ucap Paman Yonoto.


Bibik Gia Hanya menangis sambil memeluk putrinya, Mora. Ia berdoa supaya suami dan anaknya lekas kembali.


Ditengah jalan, paman Yonoto tidak sengaja bertemu beberapa preman yang selama ini mencarinya untuk menagih hutang.


"HAY Yonoto !! Berhenti kamu !! Ahh,, kami mencari kamu kemana-mana, akhirnya kamu muncul juga disini," ujar si preman.


"Tuan, tolong biarkan saya pergi. Saya akan membayar hutang saya. Saat ini anak saya sakit. Saya harus membawanya kerumah sakit," ucap paman Yonoto panik.


"Oh, anak kamu sakit. Lebih baik anak kamu buat kami saja. Buat menebus hutang kamu. Ginjalnya cukup untuk membayar hutang-hutangnya kamu," ujar Preman membuat paman Yonoto panik dan ketakutan.


Ketika lawan lengah, ia mencoba untuk melarikan diri menyelamatkan anaknya.


Dari kejauhan, Paman Yonoto melihat ada sorotan mobil yang melaju pelan menuju kearahnya.


Paman Yonoto mencoba melambaikan tangan untuk meminta pertolongan.


Paman Yono sangat bersyukur karena mobil itu mau berhenti untuknya.


Tanpa pikir panjang, paman Yonoto langsung menyodorkan anaknya untuk menyelamatkan hidupnya.


Tidak lama, beberapa preman itu datang menyusul.


"Tuan, nyonya, saya adalah orang baik-baik. Saya mohon jaga anak saya. "


Setelah mengatakan itu, paman Yonoto langsung meninggalkan max dan berlari untuk menyelamatkan diri. Namun sayang, paman Yonoto tertangkap dan dibawa ke sebuah markas. Paman Yonoto di bawa ke negeri sebrang untuk dijadikan sebagai budak atau pekerja paksa.


10 tahun paman Yonoto berada di negeri orang sebagai budak sampai akhirnya ia berhasil kabur. Namun, ketika kembali, ia tidak menemukan anak dan istrinya.


Dan sudah 15 tahun terkahir, paman Yonoto menjadi gelandangan di jalanan sembari mencari anak istrinya yang hilang.


COMEBACK..


Mendengar kisah pilu ayahnya. Mora merasa sedih dan sakit. Ia selama ini berfikir jika ayahnya pergi dan hidup enak diluar sana. Nyatanya, hidupnya lebih menyedihkan dari pada dirinya.


"Ayah, kita harus kuat, kita harus bangkit, kita harus bersama untuk mencari saudaraku, Max. Aku yakin, kita pasti akan dapat menemukan dia," ucap Mora memeluk erat sang ayah baru ia temui.


Meski ia tidak pernah melihat wajah ayahnya dari kecil. Tetapi Mora selalu mengingat wajah ayahnya dari sebuah foto yang ada. Meski sudah bertahun-tahun dan wajah paman Yonoto tidak muda lagi, namun ikatan batinlah yang membuat Mora akhirnya menemukan Ayahnya yang selama ini ia cari.


..


..


..


💞JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR 💞

__ADS_1


💞LIKE, KOMEN DAN VOTE 🥺🙏☺️


__ADS_2